Press ESC to close

Rindu

blank

 

 

Aku bediri dijalan gelap ini

Menyaksikan  hujan yang mulai turun kebumi

Menari-nari di bawah derasnya rindu

Menikmati satu-persatu air penuh  sendu

 

Aku, Tidak menyadari bahwa sudah sejauh ini aku merindu

Sepi terasa mencengkam  jiwa

Tapi nada-nada rindu tetap bernyanyi merdu

Dan apakah kau tahu? Semenjak pertemuan  sabtu lalu

Rindu semakin menjadi

 

Dan apakah kau tahu? Semenjak pertemuan  sabtu lalu

Wajahmu  semakin menguasai fikiranku

Akupun tak mampu  menahan rindu seorang diri

Baca Juga:  Pena

Ya. Lagi-lagi seorang diri

 

Dan apakah  kau  tahu?

Semenjak pertemuan  sabtu lalu

Aku mengerti, Aku harus menanti kau kembali

Menanti pujaan hati mengais rezeki

Untuk niat menghalalkan daku

Untukmu….. Ku simpan rindu ini hingga kau kembali (Eva Nurul Fadilah/PAI/II)

Total Views: 0

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda sedang menyalin teks. Link halaman ini akan disalin juga!