Press ESC to close

Ibu

blank

 

Tak peduli betapa pelik masalah

Tak peduli betapa lelah

Tak peduli apapun yang terjadi

Engkau bersikeras membahagiakan orang tercintamu

 

Entah seberapa banyak air matamu yang mengalir

Entah seberapa kuat hatimu menjerit

Entah seberaba lelah ragamu bekerja

Demi kami. . .

 

Betapa hina diri ini jika sampai mendurhakai mu

Ingin rasanya membuatmu tersenyum bangga

Ketika melihatku cumlaude mengenakan toga

Seolah terbayar segala kerja raga

Tunggu  aku ibu. . .

 

Aku tengah berusaha membayar setiap keringat mu

Baca Juga:  Ruang Rindu

Meskipun tak terpungkiri semua itu takkan terbayar

Meskipun seluruh dunia ini menjadi milikku

Karena kasihmu tak pernah terbayarkan(Ririn Erviana)

Total Views: 0

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda sedang menyalin teks. Link halaman ini akan disalin juga!