Press ESC to close

Masih Tentangmu Mentari

Waktu selalu bergeming meninggalkan kenangan
Meski kenangan masih ingin terpelihara oleh waktu
Aku masih ingin menjatuhcintaimu
Tapi nyatanya, rasa sadar diri segera menjadi alarmku

Aku senang bisa melihatmu tertawa riang
Melihatmu semangat mengejar mimpi
Aku kagum atas keindahanmu
Meski semua berlawanan dengan tipe dan logikaku selama ini

Kau tahu?
Dirimu yang ku maksud adalah dirimu
Dia yang aku maksud adalah dirimu
Dia yang sering kusebut dan kutanyakan kabar
Adalah dirimu

Baca Juga:  Pahlawan Sepanjang Hayat

Kadang aku merasa kecil
Karena hanya bisa menjatuhcintaimu dari kejauhan
Mencuri rekaman senyummu yang terkulai untuk orang lain
Ternyata begini rasanya, punya perasaan yang sama terhadap seseorang

Aku belajar banyak apa yang disebut mengalah
Aku tak menyesal rasa itu tumbuh dan menjadi kerak di hati
Aku tak mengeluh jika dirimu menaruh kagum pada orang lain
Aku berusaha mafhum

Penulis:Ririn Erviana

Total Views: 0

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda sedang menyalin teks. Link halaman ini akan disalin juga!