Press ESC to close

Salam Kita

 

Tabik pun.
Salam Lampung yang tercurah dari salah satu bibir suku Sumatera.
Mengena dihati pendengar dipucuk khatulistiwa.
Jadi kekhasan bahasa jiwa keanekaragaman budaya bangsa.
Kadang ada yang tak tau artinya tapi mereka faham maknanya.
Tabik pun.
Jadi seruan kala pembuka dan penuntas acara.
Rasanya kurang lengkap tanpanya jika hanya salam biasa.
Tabik pun.
Jadi kebanggaan warga etniknya.
Ungkapan sederhana yang menyebar ke nusantara.
Lampung daerahnya.
Tabikpun salamnya.

Karya : Asep Yudianto, PGMI/V

Total Views: 0

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda sedang menyalin teks. Link halaman ini akan disalin juga!