Press ESC to close

Cerita Malam Yang Ku Suka

 

Desis angin menyisip kata
Samar terdengar telinga
Waktu dan harmoni penghujung senja
Manjakan mu yang sedang berkelana

Lilit pertimbangan karsa
Ego yang tarungi jiwa
Biarkan gelagat yang tak tahu berkata apa
Menyusup pada ruang yang entah dimana

Masa mengarah pada keheningan
Dengarkan lantunan alam
Berangsur tenang meski kelam
Menenangkan rasa yang semakin tenggelam

Astron tertawa sambil melayang disana
Menghibur mata dan para pemujanya
Perlu lewati masa
Hingga detik persis menghantar kita

Baca Juga:  Senjata Terakhir

Sebuah kata pada teka-teki
Memberi tanya dan berusaha bersembunyi
Dari rahasia yang di miliki
Hari tetap menanti untuk menepi

Senyum dan tatapan yang teduhkan
Menguning bercahaya diantara kegelapan
Sayangkan cahaya lain yang menjemukan
Kembali beralih meski tertatih letih

Kelip kawan bundar kemuning menyapa
Dialog bermacam bahasa di katakanya
Akhiri benang kusam ruat miliknya
Mengikis waktu tanpa berkata apa-apa

Oleh : Mey

Total Views: 0

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda sedang menyalin teks. Link halaman ini akan disalin juga!