Compasmart gelar Aksi Donor Darah

Compasmart (Comunitas Pemuda Sosiyati Margototo) adakan Bakti Sosial (Baksos) II dengan aksi Donor Darah, bertempat di Pasar Metro Kibang Dusun Margototo, Senin (25/02).
Acara ini di hadiri oleh Ketua Komunitas Donor Darah Gratis (Monitor Artis), Sucipto, Kepala Dusun VI Margototo, Dardiri, Perwakilan Polisi Sektor (Polsek) Metro Kibang, Arif Wibowo Handoko, dan masyarakat sekitarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta, yakni 33 laki-laki dan 17 perempuan, serta di meriah oleh Group Live Musik Comunitas Pemuda Akustik Margototo (Compastik).
Agenda Baksos ini sudah pernah dilakukan sebelumnya dengan aksi bazar dan hasilnya disumbangkan kepada saudara yang terkena musibah tsunami, selanjutnya Aksi Donor Darah Gratis akan di laksanakan kembali 3 bulan sekali pada bulan Mei mendatang.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah yang selalu terkadang kosong dengan wadah ini hasil dari pendonor di tampung di Palang Merah Indonesia (PMI) sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkanya.
Riski Ana Nuansa Antasari, Ketua Pelaksana berharap semoga Anggota dan masyarakat kompak selalu, acara dapat berkelanjutan agar pemuda aktif, mempunyai jiwa sosial dan dapat teroganisir pemuda-pemudanya, “Kompak selalu, sukses, tetap rendah hati dan kegiatan yang kami buat bisa menolong orang banyak,” ujarnya.
Sucipto, Ketua Monitor Artis mengatakan acara ini positif, hal ini karena di buat untuk memotivasi pemuda membuat hidup sehat itu dengan donor darah, “Semoga ke depanya kegiatan donor darah ini dapat di jadikan sebagai pola hidup sehat di desa ini,” pungkasnya.
Arif Wibowo Handoko, mengatakan positif sekali acara ini karena bulan ini 2 kali kegiatan donor darah yang sudah di laksanakan, pertama di Polsek Metro Kibang dan kedua pasar margototo, tambahanya “Semoga banyak pemuda tidak hanya pemuda Margototo saja melainkan 7 Dusun yang ada dalam Kecamatan Metro Kibang ini turut mengadakan”, jelasnya saat wawancara.
Dardiri, mengatakan acara ini positif sekali saya bangga melihat anak yang beraktifitas menolong diri sendiri dan orang lain dengan setetes darah, “Semoga acara ini bisa continue (berlanjut,. Red) dan dapat sebagai contoh pemuda pemuda lain,” tambahnya.
Deni Sucipto, salah satu peserta donor darah mengatakan awalnya was-was walaupun gak kerasa sakit dan sudah mencoba donor berulang ulang tetapi saya merasa senang juga bisa berbagi kepada sesama, “Acara ini mudah-mudahan bisa di kembangkan, berlanjut dan saya sebagai kaum muda siap membantu sesama donor dan hal ini bisa membantu layaknya masyarakat daerah Mesuji yang telah di temui memerlukan darah,” katanya saat wawancarai Kronika.
(Reporter/Rahmad)