Press ESC to close

Temaram Jingga

Merah beradu dengan jingga
Menyayat keluh yang tengah keruh
Temaram senja menghiasi langit kota
Menyulut gedung-gedung tanpa asa

Nyanyian angin berbual bahasa
Merdam keram yang meremukan
Desir dingin yang semakin terasa
Lapukan hati yang kian meronta

Bendung genangan yang semakin meradang
Merancap belati sayatkan diri
Mengaduh pedih tanpa suara
Berkeluh sedih tanpa bahasa

Remak menanti tenangkan diri
Gaduh yang semakin rapuh
Peluh yang turun mengasuh
Mengadah rasa yang semakin luruh

Baca Juga:  Seminar Pencerahan FUAD Diisi MC Istana Negara

Oleh : Mey

Total Views: 0

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda sedang menyalin teks. Link halaman ini akan disalin juga!