
Balai Bahasa Provinsi Lampung bersama Duta Bahasa Provinsi Lampung menggelar kegiatan sosialisasi pendaftaran calon Duta Bahasa bertajuk “Dubas Menyapa” yang dilaksanakan di Gedung Munaqosah, UIN Jurai Siwo Lampung, Jumat (13/2/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan (Wadek) III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Rina El Maza, Duta Bahasa Provinsi Lampung, para Duta Kampus UIN Jusila, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya dari lingkungan UIN Jusila.
Kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi kepada generasi muda terutama mahasiswa di lingkungan kampus UIN Jusila, terkait proses seleksi dan tahapan pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung tahun 2026.
Selain itu, kegiatan ini juga menyosialisasikan pentingnya kesadaran akan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, pelestarian bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan komunikasi dan literasi bahasa, serta termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam program kebahasaan di tingkat provinsi hingga nasional.
Kegiatan sosialisasi ini diagendakan dilaksanakan secara luring sejak 12 Februari lalu hingga menjelang penutupan pendaftaran pada 18 Februari 2026. Selain itu, rangkaian kegiatan daring turut dilaksanakan melalui program Ngobrol Bareng (Ngobras) duta bahasa di media sosial serta kolaborasi siaran radio.
Dalam sambutannya, Rina El Maza menilai kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan keterampilan berbahasa dan kemampuan public speaking mahasiswa.
“Bahasa memiliki peran penting dalam dunia akademik. Namun, masih terdapat mahasiswa yang belum memahami penggunaan struktur bahasa Indonesia secara tepat” ungkapnya.
Tanggapan positif disampaikan oleh Siti Maisaroh, mahasiswa Tadris Bahasa Inggris (TBI’23). Ia menilai kegiatan sosialisasi ini efektif karena langsung menyasar mahasiswa dan memberikan pemahaman nyata tentang peran bahasa dalam kehidupan akademik.
Hal senada juga diungkapkan Muhammad Syifa Arosi, Duta Kampus UIN Jusila. Ia menyebut kegiatan ini membantu mahasiswa memahami penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta meningkatkan kesadaran literasi bahasa di lingkungan kampus.
Tinggalkan Balasan