4 April 2025
Lembaga Pers Mahasiswa » Blog » Embung Klandestin
pexels-photo-1274260

Tertabal malam tanpa rembulan
Rumitnya benang ambarile menguntai
Nada sunyi bertabur bintang di kegelapan
Kau perlu aposterioriku wahai tuan

Bari yang kau tumpangi
Menyebrang dan berbeka kepada arah
Berlantasan hingga tepi haluan
Kau, embung klandestin membingungkan

Kromatis malam tak seindah senja
Lanjaran mejana rindu
Melemping tetesan kukuh mengikis
Menganggar masa kementakan rasa

Arkais kisah berjalan magis
Rasa malam telah bangsai
Remak menanti
Embung masih abstain kaburkan kentara

Oleh : Mey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *