3 April 2025
Lembaga Pers Mahasiswa » Blog » LampungDev Sukses Gelar Tech Meetup ke-2, Bahas Dunia Data dan Bisnis Digital
Gambar WhatsApp 2024-09-22 pukul 23.57.45_c82e07e4

Lampung Developer (LampungDev) telah menggelar Tech Meetup ke 2 bertemakan Berkarier di Bidang Data dan Menciptakan Bisnis Digital yang Menghasilkan. Berlangsung di Pasar Yosumulyo Pelangi (Payungi), Ahad (22/09/24).

 

Aara ini menghadirkan pembicara ahli yang inspiratif, Thosan Girisona Suganda, seorang Data Engineer dari Insight Timer, Australia, dan Syarief Hidayat, Chief Executive Officer (CEO) & Founder bisnis digital Cuberaksi.com. Keduanya telah memberikan wawasan mendalam mengenai penggunaan teknologi di bidang sektor.

 

LampungDev, yang semula berfokus pada pengembangan komunitas programmer, kini telah berevolusi menjadi sebuah wadah yang lebih inklusif. Komunitas ini saat ini mencakup berbagai profesi di bidang Teknologi Informasi, mulai dari bisnis hingga desain.”

 

Acara ini berhasil menarik minat peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, pembisnis, akademisi, dan profesional di bidang teknologi. Dengan jumlah peserta mencapai sekitar 36 orang, antusiasme terhadap acara ini sangat tinggi.

 

Arief Adjie Wicaksono, selaku lead program manager LampungDev menyampaikan bahwa tujuan utama dari acara ini adalah untuk memberikan pembaruan pengetahuan kepada para anggota, memperluas relasi profesional, dan memfasilitasi kerja sama antar anggota komunitas.

 

“Dengan kata lain, acara ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para pelaku IT di Lampung untuk saling belajar, berbagi pengetahuan, dan menemukan peluang kerja sama,” ungkapnya

 

Selanjutnya, ia menerangkan bahwa LampungDev telah berhasil menyelenggarakan acara serupa sebanyak dua kali, dengan peserta berasal dari berbagai daerah di Lampung, termasuk Metro, Bandar Lampung, Pringsewu, Pesawaran, dan Menggala.

 

Selain itu, acara ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Payungi, Cuberaksi, dan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Dharma Wacana Metro.

 

Arif berharap acara ini dapat menjadi pelengkap bagi pembelajaran di kampus, terutama bagi mahasiswa IT yang ingin langsung terjun ke dunia kerja.

 

Ia menekankan pentingnya adanya wadah bagi para praktisi untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan para akademisi, sehingga mahasiswa dapat lebih memahami penerapan ilmu yang mereka pelajar.

 

“Komunitas teknologi bukanlah sekadar alat atau sistem. Teknologi hidup karena orang-orang di dalamnya yang memiliki semangat untuk membantu sesama berkembang, baik secara pribadi maupun profesional,” tambahnya.

 

Tanggapan positif datang dari Salah satu peserta, Anatasya mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera),  ia berharap supaya lebih banyak  lagi adanya komunitas dan rangkaian acara seperti ini.

 

“Supaya teman-teman yang masih muda seperti saya bisa tertarik di dunia teknologi yang lebih lanjut, misalnya tadi data  dan bisnis digital jadi nanti belajarnya bisa lebih kompleks lagi, siapa tau ke depan saya bisa membangun sebuah Company juga,” tuturnya.

 

(Reporter/Bela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *