Markas UKK Pindah Lokasi, Rektor: Bagian dari Penataan Kampus

Ilustrasi: Dok.Kronika/Rehan

Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) memiliki sejumlah Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa), di antaranya enam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan tiga Unit Kegiatan Khusus (UKK). Seluruh Ormawa tersebut saat ini berlokasi di Kampus I UIN Jusila.

Saat ini, sebagian besar sekretariat UKM dan UKK masih berada dalam satu gedung, yakni Gedung UKM Salahuddin Al Ayubi. Namun, ke depan, kedudukan UKK—Pramuka, Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI), dan Resimen Mahasiswa (Menwa)—akan dipindahkan.

Sementara itu, ruang sekretariat UKK lama nantinya akan dialihfungsikan dan dikelola oleh Kepala Biro (Kabiro) serta Bagian Umum untuk penataan kembali Barang Milik Negara (BMN).

Pemindahan tersebut merupakan kebijakan langsung Rektor UIN Jusila, Ida Umami, dalam rangka penataan fasilitas kampus.

Menanggapi hal tersebut, Kronika menemui Rektor UIN Jusila pada Sabtu (3/1/2026). Ia menegaskan bahwa perpindahan sekretariat UKK akan dilaksanakan pada awal Januari 2026 setelah rapat koordinasi pascapelantikan.

“Nanti di awal tahun setelah pelantikan akan ada rapat koordinasi, baru dari situ akan ditentukan usai rapat pelantikan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa gedung UKK nantinya akan dipindahkan ke Kampus II. “Nantinya gedung UKK akan bertempat di Gedung Academic Center, Kampus II,” jelasnya.

Sebelumnya, Akla, yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, telah membenarkan rencana perpindahan UKK saat ditemui Kronika pada Senin (15/12/2025).

Ia mengatakan, pemindahan dilakukan karena apabila digabung dengan gedung UKM, ruang yang tersedia tidak memadai.

“UKK saja yang akan dipindahkan. Jika digabung, ruangannya tidak cukup. Rencana ini masih belum final, nanti akan ditentukan di awal bulan,” tegasnya.

Ia juga menerangkan bahwa selain keterbatasan ruang, kebijakan tersebut bertujuan untuk mempermudah koordinasi UKK agar tidak terpencar di beberapa lokasi.

“Keinginannya kan dikumpulkan jadi satu gedung semuanya, tetapi untuk UKM dan UKK tidak bisa. Sementara untuk dijadikan satu tidak cukup karena tidak memadai,” terangnya.

Menanggapi informasi tersebut, Ketua UKK Pramuka Dewan Racana Radin Intan II, Diki Candra Irawan, menyatakan bahwa perpindahan gedung dinilai lebih menguntungkan bagi anggota UKK dalam menjalankan roda organisasi.

“Saya sangat senang mendengar bahwa UKK dipindah ke gedung baru. Saya berharap perpindahan ini akan membawa banyak manfaat dan kemajuan bagi UKK,” ujarnya.

Ia berharap fasilitas baru dapat menghadirkan semangat baru serta meningkatkan kualitas organisasi dalam melaksanakan kegiatan.

“Saya berharap gedung UKK yang baru memiliki fasilitas lebih lengkap dan modern, sehingga anggota organisasi dapat beraktivitas lebih baik, dan meningkatkan kebanggaan serta loyalitas terhadap UKK,” harapnya.

Tanggapan lain juga datang dari Ketua Umum UKM Ikatan Pencinta Seni (Impas), Rishela Fitri Aulia. Ia menekankan bahwa pemindahan gedung UKK harus melibatkan seluruh UKM dan UKK serta dimusyawarahkan bersama demi menjamin keberlangsungan kegiatan.

“Pemindahan gedung ini harus memperhatikan kelangsungan kegiatan UKK maupun UKM, dan pihak kampus perlu memberikan rincian atau alasan terkait pemindahan,” tegasnya.

Rishela juga berharap kenyamanan di lokasi baru dapat diperhatikan dengan penyediaan fasilitas yang memadai.

“Dimohon dapat memberikan tempat yang layak sebagai penunjang kegiatan agar efektif, mengingat UKM dan UKK berfungsi sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa,” harapnya.

Reporter: Rafi/Hilman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *