Oleh (Eli,Munir,Momo)
Muhammad Asamudin Arofi lahir di Magelang 5 April 1983, beliau anak ke 2 dari 4 bersaudara. Beliau dilahirkan dari keluarga yang sederhana, Muhammad Ahkhamuddin Arofi anak dari Muhammad Arifudin dan Siti Zumarah yang memiliki tempat tinggal sederhana didesa terpencil yaitu desa pekalongan lampung timur. Dikatakan sukses ya sebetulnya sukses itu relatif, kata Rasulullah sukses itu kan kalau hidup kita ini lebih baik dari pada hari yang kemarin, itu namanya sukses, “Ujar Muhammad Arofi “.
Istri Beliau yang bernama Nur Laila dan mempunyai anak dua yaitu yang bernama Muhammad Tshq Haidhar Asamudin dan Danin Laika Nazwa Asamudin , beliau mengambil nama asamifudi karena dari nama orang tuanya yaitu ayahnya . agar nama tersebut selalu adaa dalam keluarganya.
Beliau berpendidikan dimulai dari sekolah dasar (SD) SD Negeri 3 kecamatan pekalongan , madrasah tsanawiyah (MTS) Muhammadiyah kecamatan Pekalongan , sekolah menengah atas (SMA) Man 2 Metro yang saat ini menjadi MAN 1 Metro dan pernah melanjutkan perguruan tinggi seterata satu (s1) di Universitas Muhammadiyah Magelang , mahesa institut , Universitas Muhammadiyah yogyakarta , IAIN (Institut agama Islam Negri ) Lampung dan Universitas Bandar Lampung (UBL).saat ini beliau menjadi dosen di IAIN Metro khususnya di fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Agama islam (PAI).
Beliau bercita-cita bahwa ingin terus melanjutkan mencari ilmu sampai kapanpun selagi masih mampu keadaan fisik maupun batinnya dan selian ingin melanjutkan di universitas gajah mada di yogyakarta tetapi tidak sammpai lulus dan tetapi beliau malah melanjutkan di di australia dengan mengambil beasiswa tetapi tidak sampai selesai juga , lalu beliau bekenalan dengan seorang gadis yaitu universitas gajah mada yogyakarta lalu gadis itu dibawa pulang kedesanya untuk di nikahi , beliau berniat karna Allah SWT dan menikahi gadis itu pada tahun 2009 dan saat di bawa di desa kartimulyo yang sangat kecil dan jauh dari pasar yang sangan mencari sinyal handpond pada zaman itu , beliau ingin merubah desa yang kecil itu menjadi desa yang berbau degan kota meskipun desa tersebut kecil dan beliau memulai merubah desa itu melalui kegiatan kelompok tani yang dapat melakukan bantuan terhadap desanya dan melakukan usaha ikan , jamur tiram.
“Saya telah lama tinggal dipulau Jawa, saya dulu sebelum pulang ke lampung pernah berkerja disalah satu Bank Indonesia di Jawa dan bekerja di BMT Karisma Magelang dan saya pernah mendirikan BMT Arta Mukti Syariah di Jawa sana,“Ujar Muhammad Arafi. Beliau memiliki cita-cita yaitu bersekolah itu harus berlanjut terus jangan pernah berhenti mengejar proses kesuksesan.
Ketika ia pulang ke pulai sumatera beliau sudah pernah merintis karir pada saat beliau pindah hijrah pulau jawa ke pulau sumatra, beliau membuka usaha kelompok tani mina warna yang diketuai Muhammad Asamudin Arofi itu sendiri, selanjutnya beliau merintis usaha budidaya jamur tiram. Budidaya jamur tiram waktu itu modal awal 250.000 pada zaman dahulu, dan ketika itu budidaya sangat berkembang pesat lalu hasil budidaya jamur tiram mulai dipasarankan dipasar pekalongan lampung timur. Pada saat itu banyaknya liku-liku yang dirasakan saat merintis budidaya jamur tiram,pada sat itu masyarakat masih belum percaya dengan usaha yang mulai berkembang yang saat itu beliau rintis. Setelah itu beliau membuka usaha usaha steam mobil dan usaha-usaha dirumahnya. Beliau melakukan usaha-usahanya bermotifasi dari mengingat sahabat nabi Rasulullah yang gigih dalam melakukan usahanya yaitu yang bernama Abdurrahman.
Saat ini beliau mulai melebarkan sayap diusaha Bisnis manageman minimarket swalayan, dan saat ini sudah mempunyai toko madinah swalayan yang dipimpin Muhammad Asamudin Arofi itu sendiri. Didirikannya toko madinah swalayan didesa pekalongan lampung timur. Dan selepas lebaran ini akan resmikan toko madinah swalayan tersebut, semboyan kita lebih murah dan lebih hemat Saat ini beliau dalam usahanya mendapatkan hasil sebulan nya yaitu sekisarah dari 30 juta hingga 35 juta per bulan , “Ujarnya saat diwawancarai”`
Harapan buat masahasiwa sekarang yaitu harus terus mencari ilmu dan mencari ilmu itu harus ada extrakulikulernya tidak hanya dalam ruangan akan tetapi harus diluar ruangan pun bisa mencari ilmu karena ilmu sangat penting bagi semua manusia ksusnya bagi bangsa dan negara mahasiswa adalah penerus bangsa yaitu bangsa indonesia sendiri , dan mempunyai motifasi dapat membuka usaha sindiri ,dan bergaul dengan orang baik dan dapat mrncontohnya dengan kebaikanya . manfaatkan masa muda kalian karena masa muda kalian adalah kesempatan kalian untuk mejadi suksses.Dengan kedaan kesibukan beliau selalu menjadwalkan buat aktivitas beliau dari sholat dan kegiatan mengajar ddan beliau sangat sibuk dengan keadaan nya mengajar akan tetapi beliau mmenjadwalkan wakktunya hanya dengan jadwal sholatnya karena sholatlah yang mampu menenangkan keadaan saat kita merasa kesulitan dalam menghadapi keadaan.
Nama : Muhammad Asamudin Arofi
Tempattanggal lahir : Magelang ,5 April 1983
Agama islam : Islam
Nama istri : Nur Laila
Pendidikan :
Sekolah Dasar (SD) : SD Negeri 3 Kecamatan Pekalongan
Sekolah Menengah Pertama (SMP) : MTS Muhammadiyah Kecamatan Pekalongan
Sekolah Menengah Atas (SMA) : MAN 2 Metro/MAN 1 Metro.
Perguruan tinggi : Universitas Muhammadiyah Magelang, Mahesa Institut, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, IAIN (Institut Agama Islam Negri ) Lampung, Universitas Bandar Lampung (UBL)