Press ESC to close

Diksar UKK KSR-PMI, Bekali Calon Anggota Peduli Sesama

‎Unit Kegiatan Khusus (UKK) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) unit Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) selama dua hari, 26 dan 27 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang E5, Gedung Muhammad Rasyidi, Kampus I, UIN Jusila, Sabtu (26/09/2026).
‎
‎Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Relawan PMI yang Disiplin, Profesional, dan Berjiwa Kemanusiaan serta Siap Mengabdi dengan Ketangguhan dan Kepemimpinan di Segala Kondisi” tersebut menjadi wadah bagi calon anggota untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan kepalangmerahan.

Dihadiri Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Aria Septi Anggaira, Kepala Subbagian (Kasubbag) Akademik Rofiah, Pembina KSR Primadatu Deswara, serta Ketua Umum Khoirudin.

Turut hadir Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Dema-U) Satrio Setiawan, serta tamu undangan lainnya dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan 25 calon anggota baru UKK KSR-PMI UIN Jusila.
‎
‎Sejumlah materi turut diberikan, di antaranya Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga (PK), manajemen organisasi dan kemahasiswaan, donor darah, serta pembelajaran seputar kepalangmerahan.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menunjang kemampuan mahasiswa dalam berorganisasi sekaligus menjalankan peran sebagai anggota UKK KSR PMI.

‎Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Aria Septi Anggaira mengapresiasi peningkatan peminat di UKK tersebut.

Ia berpesan kepada para peserta agar selalu konsisten dalam berorganisasi dan dapat mengabdi kepada kampus.
‎
‎”Harapannya, ke depan bisa lebih berkontribusi dan lebih berdampak lagi, juga memberikan dampak bagi seluruh mahasiswa dan civitas academica yang ada di UIN Jurai Siwo Lampung,” harapannya.
‎
‎Ia juga berpesan agar kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut berjalan dengan baik.
‎
‎”Semoga kegiatan dua hari ini berjalan dengan lancar. Ada delapan narasumber luar biasa. Belum pernah kalian berkegiatan dengan delapan narasumber, ya. Luar biasa, baru ini,” harapnya.
‎
Sementara itu, ‎Primadatu Deswara menyampaikan agar calon anggota memegang nilai integritas dalam berorganisasi.

Baca Juga:  Penginputan KRS Molor, Kampus Dinilai Teledor

“Yang pertama, integritas seorang mahasiswa dalam berorganisasi, khususnya di UKK KSR-PMI, itu harus dijaga,” ujarnya.
‎
‎Menutup sambutannya, Primadatu mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik organisasi sebagai bagian dari tanggung jawab.
‎
‎”Ketika kalian sudah masuk ke dalam organisasi, berarti kalian sudah mengabdikan diri menjadi bagian dari organisasi tersebut. Mau tidak mau, kalian harus menjaga nama baik organisasi, karena selain integritas, hal itu juga sangat penting,” tuturnya.
‎
Di sisi lain, ‎Khoirudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.

‎”Terima kasih kepada teman-teman dan para anggota yang sudah menyempatkan hadir pagi hari ini. Terima kasih juga kepada bidang akademik yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ungkapnya.
‎
Senada dengan hal tersebut, ‎Ketua Pelaksana Novi Lisda Yanti, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus mengajak peserta untuk menjaga kekompakan selama kegiatan berlangsung.
‎
‎”Sebagai Ketua Pelaksana, saya juga memohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan. Mari kita ikuti kegiatan ini dengan tetap menjaga kekompakan,” ujarnya.
‎
‎Salah satu peserta Diksar KSR, Indah Sari, berharap keikutsertaannya dapat menambah pengetahuan tentang KSR-PMI sekaligus mengembangkan jiwa kemanusiaannya.

“Bisa berkembang, jadi lebih tahu tentang KSR-PMI dan menjadi mahasiswa yang mempunyai jiwa kemanusiaan,” ungkapnya.
‎
‎Ia juga berharap nantinya agar dapat memperluas relasi. “Harapannya ke depan punya banyak teman dan membangun jiwa kemanusiaan,” harapnya.
‎
‎Sama halnya dengan Muhammad Ibnu Pangestu, peserta Diksar lainnya. Ia mengatakan ketertarikannya bergabung dalam organisasi tersebut berawal dari pengalaman mengikuti PMI saat di bangku sekolah.

“Karena suka saja, dari SMA pernah ikut PMI, jadi melanjutkan saja,” singkatnya.
‎
‎Ia berharap dapat mengembangkan pengalaman tersebut dan menjadi pribadi yang dapat diandalkan. “Harapannya ingin jadi orang yang bisa diandalkan,” harapnya.
‎
‎Reporter: Habibila/Levia/Syifa

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *