Press ESC to close

Sempat Absen Setahun, Youth Islamic Competition UKM LKK Kembali Hadir ‎

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Keagamaan Kampus (LKK) berkolaborasi dengan Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila), menggelar Youth Islamic Competition (YIC) mengusung tema “Satu Cahaya, Empat Karya, Generasi Islam Berjaya” berlangsung di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Kamis (03/09/2026).

‎Dihadiri Wakil Rektor (Warek) III Aria Septi Anggaira, Kepala Bagian Umum dan Akademik (Kabag UA) S. Efendi, Ketua Ma’had Al-Jami’ah Taufik Hidayat Nazar, perwakilan Senat Mahasiswa (Sema) dan Dewan Mahasiswa (Dema) Universitas dan Fakultas, serta tamu undangan lainnya.

‎YIC 2026 menghadirkan sejumlah cabang perlombaan yang menarik minat peserta, khususnya dari kalangan siswa SMA sederajat.

Perlombaan yang digelar meliputi Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Dai/Daiyah, dan Hadroh. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta.

‎Dalam sambutannya, Warek III mengapresiasi pelaksanaan YIC yang dinilai sebagai salah satu kegiatan unggulan Ormawa.

Menurutnya, kegiatan tersebut turut mendukung visi dan misi kampus dalam menanamkan nilai-nilai Islami. “Kegiatan ini sangat mendukung visi dan misi kampus dalam menghadirkan nilai-nilai islami,” ucapnya.

‎Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaingan agar tetap sehat. “Silakan adik-adik berkompetisi dengan sehat,” pesannya.

Sementara itu, ‎Ketua Umum UKM LKK Ikhwan Nurkholil, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan sekaligus salah satu program unggulan UKM LKK.

Setelah terakhir digelar pada 2024, YIC tidak diselenggarakan pada 2025 dan kembali digelar pada 2026 melalui kolaborasi dengan Ma’had Al-Jami’ah UIN Jusila.

‎Ikhwan berharap, kembalinya YIC pada 2026 dapat menjadi awal untuk menghadirkan kegiatan yang lebih besar pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga:  UIN Jusila Gelar Visitasi Akreditasi S2 PAI, Targetkan Predikat Unggul

“Kita akan mengadakan nasional, insyaallah. Kita juga ingin memberdayakan UKM LKK untuk berkolaborasi mengadakan acara yang lebih luar biasa lagi,” tuturnya.

‎Tanggapan positif disampaikan Neyla Putri Salsabila, peserta cabang lomba Hadroh dari Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro. Ia mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah mengasah kemampuan yang dimilikinya. “Di sini kita bisa mengasah kelebihan kita. Seru banget , asyik, dan orang-orangnya keren-keren,” ujarnya.

‎Ia juga berharap bisa menjadi salah satu pemenang dalam perlombaan tersebut. ‎”Semoga keluarga At-Tanwir bisa mendapatkan juara umum dan memenangkan perlombaan,” harapnya.

‎Sementara itu, Nuril Huda, peserta cabang lomba Dai dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Darul Hidayah, menilai pelaksanaan YIC 2026 sudah berjalan cukup baik. Namun, ia menyoroti kendala yang terjadi, terutama dalam hal pengarahan.

‎”Memang ada sedikit kendala, terutama dalam hal pengarahan yang belum kami lihat secara langsung. Namun, dari pembukaan sampai rangkaian awal acara sudah cukup bagus, membuat kami senang dan makin semangat untuk mengikuti lomba,” ujarnya.

‎Ia berharap pelaksanaan YIC selanjutnya dapat berjalan lebih lancar dan meriah. “Semoga lombanya makin lancar dan makin meriah lagi ke depannya,” harapnya.

‎Reporter: Haya/Sasi

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *