
Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) mengadakan Stadium General Beyond the Degree dengan tema “Menjadi Sarjana yang Siap dan Berdampak”. Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Selasa (22/09/2026).
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Rektor UIN Jusila Ida Umami, didampingi Wakil Rektor (Warek) I Dedi Irwansyah, Dekan FUAD Albarra Sarbaini beserta jajarannya, serta civitas academica di lingkungan FUAD.
Acara tersebut menghadirkan praktisi pendidikan sekaligus motivator asal Lampung, Rudion, yang membawakan materi “Totalitas agar Berkelas”. Dalam sesi tersebut, ia menekankan pentingnya sikap totalitas dalam bekerja.
Sementara itu, Rektor UIN Jusila Ida Umami dalam sambutannya, berharap agar kegiatan tersebut dapat membekali mahasiswa siap menghadapi dunia kerja nantinya.
“Semoga kegiatan ini bisa membekali mahasiswa setelah lulus dari perguruan tinggi, dan kemampuan dalam mencapai ekspektasi untuk lulus tepat waktu itu bisa meningkat,” harapnya.
Di sisi lain, Dekan FUAD Albarra Sarbaini juga menegaskan bahwa soft skill dan hard skill merupakan kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa.
“Hard skill artinya kemampuan kreativitas kita, kemampuan karya kita sendiri. Ke depannya, mahasiswa harus punya kemampuan ini,” tegasnya.
Ia menuturkan bahwa penguasaan hard skill dan soft skill dapat menjadi bekal untuk mencapai kesuksesan ke depannya.
“Soft skill merupakan akhlak dan integritas yang ada pada kita. Kalau dua hal ini sudah kita kuasai, insyaallah ke depannya kita akan bisa sukses,” tuturnya.
Tanggapan positif disampaikan Muhammad Arjun Praditya, mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI ’26). Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi mahasiswa.
”Menurut saya, cukup memotivasi, dan untuk sebagian orang pasti related dengan materi yang disampaikan oleh Pak Rudion tadi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat dikemas lebih menarik agar audiens makin bersemangat memperdalam ilmu yang disampaikan.
”Ke depannya, bisa dibuat materi seperti ini lagi, tetapi suasananya dibuat lebih menarik lagi. Biar orang-orang antusias terhadap materi yang disampaikan,” harapnya.
Berbeda halnya dengan Ulfa Tsamroturrafiqoh, mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI ’25). Ia mengapresiasi panitia dan jajaran lembaga FUAD atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, acara tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan di luar pembelajaran kelas.
”Dengan adanya kuliah umum seperti ini, kita benar-benar bisa membuka pikiran. Materi kita nggak cuma ada di kelas. Jadi, kita bisa belajar bareng-bareng di sini,” ujarnya.
Ia berharap materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi wawasan baru bagi mahasiswa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya juga, Stadium General ini nggak cuma ada di hari ini, tetapi di hari-hari berikutnya tetap diadakan,” harapnya.
Reporter: Mutia/Rafiq
Tinggalkan Balasan