Press ESC to close

UKM Renov UIN Jusila Kukuhkan 92 Anggota Baru Melalui Diklatsar 2026

‎Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Riset dan Inovasi (Renov) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) 2026 dengan tema “Dari Pemikiran Menjadi Penelitian, Dari Penelitian Menjadi Perubahan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Munaqosah, Lantai III, Kampus I, UIN Jusila, Minggu (25/10/2026).
‎
‎Dihadiri Pembina UKM Renov Endah Wulantina, Ketua Umum (Ketum) UKM Renov Anisa Dwi Hanita Putri, Ketua Pelaksana (Ketuplak) Muhammad Zaki Mubarok, seluruh panitia, tamu undangan dari Unit Kegiatan Khusus (UKK) Resimen Mahasiswa (Menwa), serta 92 peserta yang merupakan anggota baru UKM Renov.
‎
‎Kegiatan tersebut menghadirkan dua pemateri, yaitu Faizal Anwara yang membawakan materi Keorganisasian dan Iva Faizah yang memaparkan materi Penelitian. Berlangsung selama satu hari penuh, kegiatan ditutup dengan pengukuhan 92 anggota baru melalui pembacaan ikrar UKM Renov.
‎
‎Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Endah Wulantina menegaskan bahwa keikutsertaan dalam organisasi tidak seharusnya hanya sebatas terdaftar secara administratif, tetapi juga harus disertai dengan partisipasi aktif. “Saya berharap para anggota dapat menghasilkan karya yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun institusi,” tegasnya.
‎
‎Endah juga mengingatkan peserta agar mahasiswa mampu menyeimbangkan kegiatan organisasi dengan kewajiban akademik, menjaga Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) agar tetap stabil, serta lulus tepat waktu.

“Harus bisa menyeimbangkan antara berorganisasi dan perkuliahan, menjaga IPK agar tidak di bawah tiga, serta menyelesaikan studi tepat waktu, maksimal pada semester delapan,” pesannya.
‎
‎Anisa Dwi Hanita Putri dalam sambutannya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mempertahankan semangat dalam berbagai kegiatan UKM Renov ke depannya. “Saya berharap melalui kegiatan ini teman-teman tidak hanya semangat di awal saja, tetapi semangat sampai akhir,” ujar Anisa.
‎
‎Ia juga mendorong para peserta untuk terus berpikir kritis dan inovatif serta berkontribusi dalam memajukan nama kampus. “Teman-teman tetap terus berpikir inovatif, kritis, dan bisa memajukan UIN Jurai Siwo Lampung,” tambahnya.
‎
‎Sementara itu, Muhammad Zaki Mubarok menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi langkah awal bagi anggota baru untuk mengenal UKM Renov. Ia berharap peserta dapat memperoleh pengalaman, pengetahuan, dan relasi baru selama mengikuti kegiatan.
‎
‎”Karena itu, semoga melalui Diklatsar Renov 2026 ini kita bersama-sama membangun semangat riset dan inovasi serta menjadi mahasiswa yang tidak hanya mampu berpikir kritis, tetapi juga berani menciptakan perubahan melalui karya dan gagasan-gagasan kita,” tuturnya.
‎
‎Tanggapan kritis disampaikan salah satu peserta, Muhammad Rifa’i Fakih, mahasiswa Program Studi (Prodi) Tadris Biologi (TBIO’25). Ia menilai pelaksanaan kegiatan masih perlu dievaluasi, terutama terkait kondisi peserta yang dinilai kurang kondusif selama acara berlangsung.
‎
‎”Mungkin bisa dikondusifkan lagi soal peserta, ya, karena saya rasa tadi masih kurang kondusif karena masih banyak keributan dan juga fasilitas sound yang kurang memadai,” ujarnya
‎
‎Ia berharap keikutsertaannya dalam Diklatsar dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan potensi diri dan memperoleh pengetahuan yang bermanfaat melalui UKM Renov.

Baca Juga:  UKM Renov Gelar Renov Competition IV 2026, Akselerasikan Inovasi untuk SDGs

“Saya juga berharap mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan bisa mencapai tujuan saya bergabung dengan UKM Renov,” ungkapnya.
‎
‎Berbeda dengan Rifa’i, peserta lainnya, Dimas Ardi Pradana, mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah (ESY’25), menilai pelaksanaan Diklatsar UKM Renov berlangsung menyenangkan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan dengan lebih meriah pada tahun mendatang. “Kegiatannya asyik, semoga tahun depan lebih meriah lagi,” ujarnya.
‎
‎Ia juga berharap UKM Renov makin diminati mahasiswa dan mampu mendorong anggotanya untuk berpikir lebih kritis. “Semoga makin banyak yang bergabung dan lebih kritis lagi,” tuturnya.
‎
‎Reporter: Rafi/Rian
Sumber Foto: Ist.

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *