
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Kuliah Umum dengan tema “Membangun Karier dan Pengabdian dalam Ekosistem Penyelenggaraan Haji dan Umurah”. Kegiatan berlangsung di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Senin (26/10/2026).
Dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jusila Ida Umami, didampingi Wakil Rektor (Warek) I Dedi Irwansyah, Warek II Yudianto, Warek III Aria Septi Anggaira, Kepala Biro (KaBiro) Administrasi Umum, Akademik, dan Kelembagaan (AUAK) Win Hartan, serta Ketua Senat Mukhtar Hadi.
Hadir pula Kepala Bagian (Kabag) Akademik dan Umum (AU) S. Efendi, Dekan FEBI Dri Santoso beserta jajarannya, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Rahardjo sekaligus pemateri, serta seluruh peserta kuliah umum yang merupakan mahasiswa FEBI.
Dalam sambutannya, Ida Umami berharap kuliah umum tersebut dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai penyelenggaraan haji dan umrah.
Menurutnya, tema yang diangkat tidak hanya relevan bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Haji dan Umrah (MHU), tetapi juga bagi mahasiswa dari prodi lainnya.
”Saya yakin ini tidak hanya untuk Prodi MHU saja, tetapi karena haji adalah fardu yang kita bersama-sama bisa tunaikan selagi kita mampu. Maka tema ini menjadi luar biasa, agar kita bisa menyempurnakan rukun Islam kita semua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk mulai mempersiapkan diri sejak masa perkuliahan, termasuk merencanakan tabungan, untuk melaksanakan ibadah umrah. “Kawan-kawan, baik dari MHU maupun dari yang lainnya, sebagai mahasiswa nanti paling tidak menabung untuk umrah,” pesannya.
Sementara itu, Dekan FEBI Dri Santoso, menjelaskan bahwa ekosistem penyelenggaraan haji dan umrah mencakup berbagai bidang, mulai dari pelayanan, birokrasi, regulasi, hingga bisnis.
Menurutnya, hal tersebut membuka peluang bagi lulusan FEBI untuk berkontribusi sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari. “Kami menyediakan satu program studi, yaitu Manajemen Haji dan Umrah. Kita arahkan secara khusus untuk mengisi ekosistem haji dan umrah itu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Prodi MHU diarahkan untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia dalam ekosistem tersebut. “Ekosistem penyelenggaraan haji itu menyangkut pelayanan, menyangkut birokrasi, menyangkut regulasi, dan menyangkut bisnisnya,” ujarnya
Pada sesi penyampaian materi, Puji Rahardjo memperkenalkan beberapa bidang penyelenggaraan haji dan umrah yang dapat menjadi peluang bagi mahasiswa, yaitu Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Ia juga menjelaskan bahwa ekosistem penyelenggaraan haji dan umrah memiliki peluang luas untuk dikembangkan, termasuk sebagai pilihan karier bagi mahasiswa setelah lulus kuliah. “Saya harap apa yang saya sampaikan ini bisa membuka mata kita, wawasan kita, terkait dengan dunia di luar sana yang sebenarnya tidak suram-suram sekali,” kata Puji.
Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga memahami peluang dan tantangan di dunia kerja. “Tetapi ada tantangan, ada peluang dan ada masa depan yang bisa ditempuh oleh kita semua mahasiswa-mahasiswi yang sekarang sedang tekun belajar di UIN Jurai Siwo,” ingatnya.
Setelah mengikuti kuliah umum, Ahmad Gufron Khariri, mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah (AkS’23), menilai kegiatan tersebut bermanfaat sebagai bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja setelah lulus kuliah.
”Ya, menurut saya, kegiatan kuliah umum pada hari ini sangat-sangat bermanfaat, terutama untuk ke depannya. Kuliah umum ini membahas bagaimana kita nanti setelah lulus kuliah melamar kerja,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya portofolio dan performa kerja sebagai bekal mahasiswa memasuki dunia kerja, sebab nilai akademik yang baik perlu diimbangi dengan kemampuan menunjukkan kinerja yang optimal.
”Nah, itu juga di- spill , salah satunya tentang portofolio. Di situ kita diamanahi, ya, untuk di dunia kerja itu tidak hanya nilai saja yang bagus, tapi juga tentang performa kerja begitu,” tambahnya.
Sementara itu, Dzakiya Salma (AkS’26), berharap ilmu yang diperoleh dari kuliah umum tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia perkuliahan.
“Harapan saya, ilmu yang didapat dari kuliah umum ini bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia perkuliahan sehingga mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas lagi,” ungkapnya.
Reporter: Syifa/Vita
Tinggalkan Balasan