
Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar FUAD Islamic Creativity Festival (FUADIC’FEST) Jilid II dengan mengusung tema “Membangun Potensi, Kreativitas, dan Mentalitas Juara”. Kegiatan tersebut bertempat di Aula Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Kamis (29/10/2026).
Dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jusila Ida Umami, Wakil Rektor (Warek) II Yudianto, Warek III Aria Septi Anggaira, Kepala Biro (Kabiro) Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Win Hartan, serta Kepala Bagian Umum dan Akademik (Kabag UA) S. Efendi.
Hadir pula Dekan FUAD Albarra Sarbaini beserta jajarannya, Dekan Fakultas Syariah (FaSya) Husnul Fatarib, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi) Dri Santoso, jajaran Kepala Program Studi (Kaprodi) di lingkungan FUAD, tamu undangan lainnya, serta diikuti 238 peserta lomba.
FUADIC’FEST Jilid II menghadirkan sejumlah cabang perlombaan yang terbuka bagi peserta umum dan siswa SMA sederajat se-Lampung. Perlombaan kategori umum yaitu hadroh, sedangkan kategori siswa mencakup fashion show, solo song, film pendek, puisi, da’i dan da’iyah, Musabaqah Hifzhil Qur’an, storytelling sirah nabawiyah, Musabaqah Syarhil Qur’an, serta FUAD Expo.
Rektor UIN Jusila, Ida Umami, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peserta yang nantinya ingin melanjutkan pendidikan di UIN Jusila berpeluang mendapatkan rekomendasi beasiswa, baik beasiswa prestasi, Kartu Indonesia Pintar (KIP), maupun beasiswa tahfiz.
Ia menegaskan bahwa kesempatan tersebut terbuka bagi peserta lomba, baik yang meraih kemenangan maupun yang belum berhasil memperoleh juara, selama mereka melanjutkan pendidikan di UIN Jusila. “Adik-adik yang ikut lomba, sekali lagi, menang atau kalah bisa direkomendasikan dapat beasiswa,” ujarnya.
Selain itu, ia turut memperkenalkan peluang pendidikan di UIN Jusila kepada peserta dan pendamping. Ia menyampaikan bahwa minat mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan di UIN Jusila cukup tinggi.
”Dua minggu kita buka pendaftaran mahasiswa dari luar negeri, alhamdulillah selama dua minggu itu pendaftarnya 157 dari 25 negara,” ujarnya.
Sementara itu, Albarra Sarbaini dalam sambutannya menuturkan bahwa kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi pelajar untuk mengenal UIN Jusila sekaligus mempertimbangkannya sebagai pilihan melanjutkan pendidikan tinggi.
Ia juga mengajak para pelajar untuk bergabung dengan FUAD, yang menjadi salah satu dari empat fakultas di UIN Jusila.
”Kita punya empat fakultas, dan khususnya pada hari ini, perlombaan ini diadakan oleh Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Yang ingin bergabung di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah silakan, kami menerima dengan senang hati,” tuturnya.

Ia turut menyampaikan harapannya agar para peserta dapat meraih kesuksesan melalui pendidikan yang ditempuh. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut perlu diupayakan melalui usaha, dengan tetap memohon pertolongan Allah Swt.
“Insyaallah ke depannya kita tidak menjanjikan kesusahan, tetapi kita berusaha untuk menjadikan ananda semua sukses dengan izin Allah Swt.,” tuturnya.
Selain itu, Muhajir selaku Ketua Pelaksana (Ketuplak) menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UIN Jusila, sponsor, mitra media, serta guru dan pendamping yang telah mendukung penyelenggaraan FUADIC’FEST Jilid II.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
”Dari kegiatan ini, mudah-mudahan anak-anak kita akan terus mengasah diri mereka untuk mengukir prestasi yang lebih baik di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.
Andres Fadil Akbar, peserta lomba hadroh dari Pondok Pesantren Darul A’mal, menilai FUADIC’FEST Jilid II berlangsung meriah dengan tempat pelaksanaan yang luas dan megah. Meski sempat gugup saat tampil, ia mengaku tetap menikmati perlombaan.
”Pertama tempatnya besar terus mewah terus seru, ramai, ya, ngincer prestasi aja deh, biar bisa membanggakan orang tua juga,” ujarnya.
Ia berharap dapat meraih kemenangan dan FUADIC’FEST dapat diselenggarakan setiap tahun. “Semoga bisa menang dan acaranya diadakan setiap tahun,” tutup Andres.
Tanggapan serupa disampaikan Salwa Khalisa Athaillah, peserta lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dari SMA Cendekia Madani Metro. Ia menilai kegiatan tersebut menarik dan menyenangkan. “Berjalan cukup bagus dan lumayan menarik, seru,” ujar Salwa.
Ia berharap penyelenggaraan berikutnya lebih meriah dengan cabang perlombaan yang lebih beragam. “Semoga lebih bagus ke depannya, lebih seru lagi, dan cabang lombanya juga lebih banyak,” ungkapnya.
Reporter: Anan/Sasi
Tinggalkan Balasan