
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Latihan Panjat Tebing Tingkat Dasar (LPTTD) bertema “Basic Climbing Techniques and Safety”. Bertempat di Ruang Teater, Gedung Academic Center (GAC), sebagai pengantar materi awal. Serta Wall Climbing, Kampus II, UIN Jusila, sebagai lokasi praktik lapangan, Minggu (17/05/2026).
Dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama (Warek) III Aria Septi Anggaira, Pembina UKM Mapala Supendi, Ketua Umum Ahmad Fauzan, perwakilan Dewan Penasehat dari alumni Aisyah Fitriani, serta tamu undangan UKM dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) UIN Jusila, dan para delegasi perwakilan siswa SMP hingga SMA.
Turut hadir pula Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sebagai pemateri utama yang memberikan pembekalan teori dan praktik kepada para peserta. Kegiatan tersebut diadakan guna menambah wawasan peserta mengenai teknik dasar dan aspek keselamatan dalam panjat tebing, sekaligus mengubah pandangan bahwa panjat tebing bukan hanya sekadar hobi, melainkan juga mampu menjadi potensi dan prestasi yang lebih terarah.
Aria Septi Anggair, dalam sambutannya menuturkan jika peyelenggaraan kegiatan LPTTD bermanfaat sebagai wadah pengembangan olahraga, sekaligus pembinaan kemampuan peserta dalam bidang panjat tebing.
”Ikuti dengan baik semua rangkaian kegiatan ini, sehingga nantinya kalian dapat terbekali dengan ilmu yang mumpuni terkait panjat tebing ini,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, peserta juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti rangkaian kegiatan, ia meminta agar seluruh peserta mengikuti standar operasional dan arahan panitia.
”Karena apa pun itu, keselamatan tetap yang utama. Silakan ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, mulai dari materi indoor hingga praktik outdoor,” pesannya di akhir sebelum membuka acara.
Ia juga mengingatkan peserta untuk tidak ragu menggali ilmu dan pengalaman selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, proses yang dijalani dari tahap dasar merupakan langkah awal menuju kemampuan yang lebih baik di bidang panjat tebing.
”Kepada para peserta untuk tidak ragu dan tidak takut menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Karena dari sinilah pemanjat hebat dimulai, dari pijakan kecil hingga akhirnya mampu mencapai ketinggian,” harapnya.
Di sisi lain, Supendi selaku pembina UKM Mapala, berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tetap mengutamakan keselamatan selama praktik berlangsung. Menurutnya, keberanian dalam panjat tebing harus diimbangi dengan kedisiplinan dan penerapan standar keamanan yang baik.
“Semua yang dilakukan harus mengutamakan keselamatan. Bukan hanya berani, tetapi juga harus hati-hati dan disiplin agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan,” pesanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi wadah pengembangan mahasiswa sekaligus memperkenalkan organisasi Mapala kepada masyarakat dan kalangan pelajar secara lebih luas.
“Saya berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah pengembangan mahasiswa dan memperkenalkan Mapala lebih luas lagi,” harapapnya.
Sementara itu, Ahmad Fauzan turut menyampaikan jika kegiatan tersebut berguna untuk mengenalkan olahraga panjat tebing kepada para peserta, sekaligus menjadi wadah dalam menggali potensi dan bakat yang dimiliki di bidang olahraga tersebut.
”Untuk kegiatan kali ini, kita menyosialisasikan olahraga panjat tebing dan semoga dalam olahraga ini ada bakat terpendam dalam diri kalian sehingga bisa berprestasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik mungkin sebagai sarana menambah wawasan dan pengalaman dalam dunia panjat tebing.
”Jadi, untuk kesempatan kali ini, para peserta silakan gunakan sebaik mungkin. Nanti akan ada pemateri dari Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Metro, dicatat materinya dan diaplikasikan untuk praktiknya,” pesannya.
Ghazialghifari, salah satu siswa SMA Pondok Pesantren Islam Al-Muslim sekaligus peserta kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya karena diberikan kesempatan untuk mengikuti acara tersebut.
”Alhamdulillah, bersyukur diberi waktu untuk datang. Senang karena bisa mengikuti kegiatan pada hari ini,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan lancar hingga usai. “Semoga acara ini berjalan lancar sampai akhir,” harapnya.
Peserta lainnya, Rista Agung Novita Dewi, siswa SMP 1 Batanghari, mengaku saat pertama kali mendengar adanya kegiatan tersebut membuatnya cukup penasaran karena ini merupakan pengalaman baru untuknya.
”Pas denger acara ini kayanya seru, terus pengen juga menggali pengalaman terus potensi diri juga,” ujarnya.
Ia juga menaruh harapan agar setelah acara usai dirinya memiliki potensi yang mumpuni dan relasi pertemanan yang luas. “Aku berharap potensi diriku berkembang dan juga pengalaman berteman dengan banyak orang juga berkembang,” tutupnya.
Reporter: Anggun/Habibila
Tinggalkan Balasan