
Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Grand Final Duta Kampus 2026 dengan mengusung tema “Let’s Shine, Inspire, and Make an Impact”. Bertempat di Aula Gedung Academic Center (GAC), Kampus II UIN Jusila, pada Minggu (18/10/2026).
Dihadiri Wakil Rektor (Warek) I Dedi Irwansyah, Warek III Aria Septi Anggaira, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kelembagaan (AUAK) Win Hartan, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Siti Mustagfiroh, Kepala Unit Perpustakaan Aan Gufroni, serta Kepala Subbagian Pelayanan Umum dan Kemahasiswaan Rofi’ah, dan mudir Ma’had Al-Jami’ah Taufid Hidayat Nazar.
Turut hadir tamu undangan lainnya di antaranya perwakilan Muli Mekhanai Kota Metro dan Lampung Timur, Duta Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Duta Putra Lampung, Duta UIN Raden Intan Lampung (RIL), Duta Bahasa Provinsi Lampung, para sponsor, serta dewan juri.
Dalam sambutannya, Aria Septi Anggaira menegaskan bahwa Duta Kampus yang terpilih akan menjadi garda terdepan dalam mempromosikan nilai-nilai kebaikan, prestasi, dan identitas universitas.
”Menjadi Duta Kampus tidak sebatas soal penampilan, tetapi juga perpaduan antara kecerdasan intelektual, kematangan emosional, serta pengutamaan akhlakul karimah dan nilai-nilai keislaman,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar Duta Kampus terpilih dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diberikan dengan sebaik-baiknya. “Sekali lagi, pesan saya untuk para duta, semoga semuanya yang terpilih hari ini bisa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Sementara itu, rangkaian acara diwarnai dengan fashion show oleh model cilik Kartika Budaya, dilanjutkan dengan penampilan koreografi oleh 18 finalis Duta Kampus 2026, serta perkenalkan diri di hadapan dewan juri dan penonton.
Memasuki babak penyisihan, enam finalis yang lolos ke tahap Top 3 mengikuti sesi Questions and Answers (QnA). Setiap finalis mendapat pertanyaan berdasarkan nomor yang dipilih dan diberi waktu satu menit untuk menjawab.
Acara turut dimeriahkan dengan penampilan menyanyi oleh Gusti Maharani, peraih predikat Terbaik III Duta Bahasa Provinsi Lampung. Sembilan Duta Kampus masa bakti 2025 juga menyampaikan kesan dan pesan menjelang berakhirnya masa tugas.
Pada puncak acara, Rifki Ahmad Afandi dari Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN’25) dan Siti Wahidatun Muazah dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI’25) dinobatkan sebagai Winner Duta Kampus UIN Jusila 2026.
Sementara itu, gelar Runner-up I diraih Babul Huda dari Prodi Ilmu Hadis (ILHA’25) dan Salwa Hanina Arrosi dari Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI’25). Adapun gelar Runner-up II diraih Muhammad Rasyid Dakhilullah (HKI’25) dan Kharisma Gita Praphastuti (PGMI’25).
Pemenang Duta Kampus UIN Jusila 2026, Rifki Ahmad Afandi, mengaku tidak menyangka dirinya terpilih sebagai pemenang. Ia menilai seluruh peserta memiliki kemampuan dan keunggulan masing-masing. “Senang, tapi kayak kaget gak sangka. Aslinya semua peserta itu pemenang, tapi hanya ada satu gelar (Duta Kampus, red.), tapi semua terbaik,” jelasnya.
Rifki berharap Duta Kampus UIN Jusila ke depannya dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi universitas. “Ke depan semoga Duta UIN Jusila bisa lebih berkontribusi untuk kampus dan harapannya kampus lebih baik dan luar biasa,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Siti Wahidatun Muazah. Ia mengaku senang dapat mengikuti pemilihan tersebut dengan dukungan orang tua dan teman-temannya. “Tanggapan saya tentang Duta UIN ini sangat-sangat keren, bagus, benar-benar bikin saya belajar ilmu banyak,” ungkapnya.
Siti berharap UIN Jusila makin maju dan berprestasi, serta menjadi perguruan tinggi yang unggul. “Semoga ke depannya UIN tambah maju, anak-anaknya tambah berprestasi lagi dan menjadi UIN yang unggul,” tutupnya.
Sementara itu, salah satu penonton yang hadir, Nur Aulia Fitri Oktaviani (HKI’25) mengungkapkan kebanggaannya terhadap salah satu finalis mahasiswa dari Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS’25) yang mengikuti pemilihan Duta Kampus UIN Jusila 2026.
“Tanggapannya sangat senang, karena di depan sana ada teman saya yaitu Dewi Wulandari, salah satu dari prodi Tadris IPS. Tentunya kami sangat bangga terhadap Wulan karena dia sudah mengikuti Duta Kampus,” ucapnya.
Ia berharap Dewi dapat terus mengembangkan diri dan memperoleh pengalaman lebih luas ke depannya. “Harapannya semoga ke depannya Wulan bisa lebih berkembang di luar sana dan lebih berkembang lagi,” pungkasnya.
Reporter: Eka/Humai
Tinggalkan Balasan