
Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) resmi melepas 209 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode II Tahun 2026. Pada periode kali ini, peserta KKN berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta Fakultas Syariah (FaSya). Pelepasan berlangsung di halaman Gedung Rektorat, Kampus I UIN Jusila, Selasa (21/07/2026).
Pelepasan peserta KKN dilakukan langsung oleh Rektor UIN Jusila Ida Umami, didampingi Wakil Rektor (Warek) I Dedi Irwansyah, Warek II Yudianto, Warek III Aria Septi Anggaira, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Nurkholis beserta jajarannya, dan para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama 40 hari, mulai tanggal 22 Juli hingga 31 Agustus 2026. Peserta terdiri atas 10 mahasiswa FaSya, 164 mahasiswa FEBI, dan 35 mahasiswa FUAD.
Adapun lokasi KKN tersebar di beberapa desa di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Semetara itu, dalam sambutannya, Rektor UIN Jusila Ida Umami menyampaikan pesannya kepada para peserta KKN, agar menjaga penampilan dan etika selama berada di tengah masyarakat.
Selain itu, ia juga mendoakan seluruh peserta KKN agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan pengabdian.
“Semoga Allah melindungi seluruh mahasiswa yang mengikuti KKN UIN Jusila,” imbuhnya.
Di sisi lain, Warek I Dedi Irwansyah, juga menekankan pentingnya menjaga adab dan akhlak saat berada di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan, tetapi juga harus mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang baik.
”Adab dan akhlak sangat penting, masyarakat menganggap kita sebagai penyelesaian masalah. Mahasiswa dianggap pintar, jadi pintar itu harus memiliki adab,” terangnya.
Lebih lanjut, Dedi juga menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam mendengarkan dan membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat. “Dengan pendekatan komunikasi, jadi kalau masyarakat nanti curhat mohon didengar,” ujarnya.
Tanggapan juga datang dari peserta KKN, Nisa Yunita, mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI ’23). Ia menilai pelepasan KKN berjalan lancar, meski masih terdapat beberapa persiapan yang kurang matang. “Pelepasan KKN tadi cukup berjalan dengan lancar dan tertib, cuma sepertinya panitia kurang persiapan karena vest kelompok belum dibagikan saat pelepasan,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa peserta KKN dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat. “Harapan saya, semoga teman-teman yang sedang KKN bisa bermanfaat dan berdampak untuk masyarakat,” harapnya.
Selain itu, tanggapan juga datang dari Fikri Muhammad Hanif, mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (BSA ’23). Ia menyampaikan bahwa kampus telah membersamai rangkaian persiapan hingga pelepasan kegiatan KKN dengan baik.
”KKN ini bagi saya berkesan, Ibu Rektor beserta jajaran dan pihak LPPM turut memberikan arahan serta pembekalan untuk 40 hari ke depan,” ucapnya.
Fikri juga berharap masyarakat dapat menerima hal-hal positif yang diberikan mahasiswa KKN selama masa pengabdian. “Dengan adanya KKN ini, semua desa di Kecamatan Natar bisa merasakan dampak positif selama masa pengabdian,” harapnya.
Reporter: Rafi/Rehan
Tinggalkan Balasan