Backpacker Teater III, Gandeng Puluhan Seniman Meriahkan Begawi Teater

Kolaborasi  Backpacker Teater III bersama kelompok penggagas seni, mengadakan Begawi Teater dengan mengusung tema Bersama Saling Menguatkan. Bertempat di Bumi Perkemahan Kiara Payung Kwarcab kota Metro, Sabtu (20/03).

Turut hadir Wakil Walikota Metro, Komaru Zaman, perwakilan Polres Metro, Polsek Metro, jajaran Dewan Kesenian metro (DKM), serta 115 peserta para penggiat seni. Selain dilaksanakan secara luring, acara ini disiarkan via YouTube forum Teater Metro. Kegiatan ini dilaksanakan dari 19 – 20 Maret 2021.

Acara ini dimeriahkan oleh Dewan Kesenian Metro (DKM), Teater Satu, Teater jabal,Teater malam, UKM BS Unila, UKM Impas, Klasika, Sanggar Sangsaka, Sanggar Sangkar Mahmud, Grilia, UKM Senior Umitra, Komunitas berkat yakin (Kober), UKMF KSS Unila.

Teater Mentari, Teater Bohlam, Tetaer Kapook, Teater Senja, Teater Meraki, Sanggar Seni Gauri, UKM BS Komunitas Biru, UKM Impasi, Komunitas Ruang Pojok, dan di bawah dukungan Dinas Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro.

Terdapat berbagai rangkaian acara, seperti pementasan teater, musikalisasi puisi, pagelaran tari, wirid teater, workshop teater, dan diskusi panel kesenian yang diisi oleh 11 narasumber dari seniman-seniman profesional Lampung.

Riko Bagus Fernando, Ketua Pelaksana menjelaskan, acara Backpacker Teater III Lampung merupakan rangkaian acara yang berkelanjutan. Sebelumnya sudah digelar di Tanggamus serta di Sumber Jaya, “Pementasannya keren tidak mengecewakan, karena yang pentas sudah berkompeten dibidangnya masing-masing,” ujarnya.

Muadin Eufari, ketua DKM menuturkan, Inisiator dari Backpacker Teater III Lampung adalah DKM. Selain itu inisiator lainnya yaitu Iswadi Pratama dari Teater Satu dan Ari Pahala Hutabarat dari Kober, serta kontribusi dari forum silaturahmi Teater Metro untuk menggagas acara ini secara bersama.

Muadin menambahkan pandemi tidak dijadikan sebagai masalah, tetapi sebagai tantangan, “Karena tag line kita bersama kita saling menguatkan, ya kita kerjain bersama, kita obrolin bersama semaksimal mungkin, sebisa mungkin karena konsep dasar dari ini no complain,” tuturnya.

Baginya simbol Backpacker III adalah no complain, “Makan seadanya, tidur seadanya. Walaupun tempat perempuan dan laki-laki dipisah, moralitas tetap kita jaga. Tempat pertunjukan seadanya dengan kita tata semaksimal mungkin sesuai standar pertunjukan,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia berpesan agar para seniman bisa saling menguatkan dan tidak berjalan sendiri. Membangun dan menguatkan kesenian di Lampung dan  Indonesia pada umumnya, “Karena acara kali ini akan memberikan kesan positif untuk teater Indonesia, karena dihadiri oleh teater yang sudah berkualitas Internasional seperti Teater Satu dan 16 kelompok lainnya se-Lampung,” tutupnya.

Larno, salah satu peserta Backpacker III Teater Lampung menyampaikan, acara ini menurutnya keren. Bisa menampung semua seni wadah di Lampung. Ia  berharap acara seperti ini dapat diadakan lagi, supaya dapat berkumpul menjadi satu.

(Reporter/Firu/Maya)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0