Hikmah Berziarah Kubur

Ziarah kubur merupakan salah satu tradisi yang telah lama digenggam erat dalam masyarakat muslim di Indonesia. Biasanya, tradisi ini dilaksanakan kapan saja bahkan setiap hari.

Sementara sebagian masyarakat yang lain, ziarah kubur dilakukan tiap satu tahun sekali yaitu sebelum datanganya bulan Ramadan atau sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Secara umum, arti dari kata Ziarah adalah menengok. Maka, dapat disimpulkan bahwa ziarah kubur adalah menengok atau mengunjungi makam untuk memohon ampunan bagi si mayit.

Ziarah kubur termasuk sunah Rasulullah Saw. Disyariatkannya ziarah kubur memiliki tujuan agar kita bisa mengambil i’tibar atau pelajaran, seperti mengingatkan kita akan alam akhirat, ketika segala amal perbuatan kita sewaktu di alam dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt.

Zaman dulu, ziarah kubur memang sempat dilarang oleh Nabi Muhammad Saw., karena dianggap bisa mendatangkan kemudaratan. Kemudian ziarah kubur menjadi diperbolehkan dengan beberapa alasan yang dapat memberikan dampak manfaat bagi umat.

Sebagaimana keterangan hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, dari Abu Buraidah: “Aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur, maka berziarahlah (sekarang), karena sesungguhnya ziarah kubur dapat mengingatkan kalian terhadap kematian”.

Yuk simak beberapa hikmah ziarah kubur berikut ini.

1. Mengingatkan akan alam akhirat

Bahwa kelak di alam akhirat manusia yang telah mati itu akan dibangunkan kembali oleh Allah untuk menerima keadilan dan balasan atas segala amal perbuatan manusia semasa hidup di dunia seperti sekarang ini, baik itu berupa amal bagus atau amal soleh yang dibalas dengan pahala, maupun berupa perbuatan manusia yang jelek yang akan dibalas dengan siksa neraka.

Oleh karena itu, sebelum ajal menjemput, manusia seharusnya cepat bertaubat dan mohon ampun atas segala kesalahan-kesalahan yang telah diperbuatnya. Sedangkan tiap-tiap manusia pasti akan ditemui ajal, kalau sudah datang ajal, maka kesempatan untuk beramal telah habis.

2. Untuk dapat berzuhud terhadap dunia

Zuhud terhadap dunia yaitu meninggalkan dunia untuk berbakti kepada Allah Swt. Artinya orang jangan sampai terpikat hati dan pikirannya dengan tipu daya dunia, tetapi ia dapat menggunakan dan menyalurkan harta benda yang diperolehnya dengan jalan yang halal untuk kepentingan amal-amal soleh yang diridai oleh Allah.

Oleh karena itu perlu sekali memanfaatkan harta bendanya untuk amal-amal soleh yang diridhai Allah sebelum ajal mendatanginya.

3. Untuk diambil Suri Tauladan

Bahwa setiap manusia pasti akan mengalami seperti kematian yang waktunya tidak dapat diketahui sebelumnya oleh siapapun, kecuali Allah Swt. Manakala telah datang ajal putuslah segala amalnya, artinya tidak lagi dapat beramal dan ia pun tak dapat mengubah akan kelakuan-kelakuan yang telah dikerjakan semasa hidupnya dan ia pun sudah tidak dapat pula bertaubat, mohon ampun kepada Allah Swt.

Lalu, apa yang harus diperbuat sebelum ajal datang? Tidak lain kecuali memperbanyak amal kebagusan dan meninggalkan amal kejelekan, segera bertaubat mohon ampun kepada Allah.

Diatas adalah beberapa ulasan tentang hikmah ziarah kubur. Jadi ziarah kubur mempunyai tujuan agar manusia mengingat akan kematian yang sudah pasti terjadi pada suatu saat nanti. Disini posisinya orang yang berziarah hanyalah menunggu antrian kematian yang datangnya juga tidak dapat diprediksi. Karena kematian merupakan rahasia illahi.

Oleh karena itu, kita bisa mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya berupa amal kebaikan yang akan menolong kita di hari pembalasan.

Dengan berziarah akan membuat manusia tidak terlena dengan fatamorgana kehidupan dunia yang hanya sementara ini. Bagi orang yang beriman berziarah dapat memperkuat dan menambah keimanan dalam hatinnya.

(Penulis/Linda)

Sumber :
https://www.kompasiana.com/sam_edy/552e06336ea834d0208b45a4/hikmah-dan-manfaat-ziarah-kubur

DOA ZIARAH KUBUR : Tata Cara, Adab, Hukum, Hikmah (Lengkap)


https://informasikabar.blogspot.com/2016/10/hikmah-dan-manfaat-dari-ziarah-kubur.html?m=1