KKN Tematik 2021: Moderasi Beragama dan Kearifan Lokal Melayu Serumpun

KKN Tematik Melayu Serumpun se-Sumatra kembali dibuka setelah penundaan pada 2020 lalu. Kali ini mengusung tema Moderasi Beragama dan Kearifan Lokal Melayu Serumpun. Bertempat di Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatra Barat.

 

Dibukanya kembali KKN Tematik melalui hasil pertemuan jaringan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) se-Sumatra di LP2M UIN Sultan Syarif Kasim Riau pada 31 Maret 2021 — 1 April 2021, dan ditetapkan UIN Imam Bonjol Padang sebagai pelaksana kegiatan KKN Tematik Melayu Serumpun.

 

Sebanyak 22 PTKIN yang mengikuti kegiatan ini, di antaranya IAIN Metro Lampung. KKN tematik diperuntukkan untuk empat fakultas dan total mahasiswa yang diutus sebanyak 7 orang, yaitu masing-masing dua mahasiswa dari FTIK, FEBI, dan FSyariah, serta satu mahasiswa FUAD.

 

Sainul, Ketua Lembaga Pengabdian Pengembangan Masyarakat (LPPM) menjelaskan, sebab sosialisasi KKN Tematik hanya sebentar pada pihak mahasiswa, dikarenakan pemberitahuan KKN Tematik baru sampai pada Senin, 14 Juni 2021. Setelah itu langsung diteruskan kepada Dekan tiap fakultas untuk menjaring peserta.

 

Penyerahan berkas peserta KKN Tematik diberikan pada Sabtu, 19 Juni 2021. Selanjutnya, peserta akan berangkat pada 14–15 Juli 2021. Terkait adanya bantuan finansial, Sainul mengungkapkan belum dapat memastikan, “Belum dibahas lebih lanjut dengan pimpinan lembaga, karena terkait peserta pun belum clear,” terangnya.

 

Di akhir wawancara, Sainul berharap bagi mahasiswa yang mengikuti KKN tematik adalah orang yang mempunyai kapasitas. Aktif dalam organisasi dan berpengalaman di masyarakat.

 

“Sehingga ketika terjun ke lapangan pada saat KPM, mereka bisa menganalisa dan menelaah permasalahan yang ada dan mempersiapkan formula agar masalah tersebut dapat teratasi. Sesuai dengan esensi KPM yaitu mengabdi dan menciptakan solusi,” harapnya.

 

(Reporter/Atika/Nurul)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0