Muhima-J II TBio, Dua Kandidat Ketum Diusulkan

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Biologi (TBio) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, mengadakan Musyawarah Himpunan Mahasiswa Jurusan (Muhima-J) II, dengan tema Membentuk Pemimpin yang Berkarya dan Berintegritas Tinggi demi Kemajuan Program Studi Tadris Biologi. Berlokasi di Gedung Munaqosyah Lt. III IAIN Metro, Senin, (17-01-22).

 

Turut hadir Kuryani, Wakil Dekan III FTIK sekaligus membuka acara, Ketua Jurusan Tbio, Nasrul Hakim, perwakilan Senat Mahasiswa Fakultas (Sema-F) FTIK, dan perwakilan HMJ FTIK, serta 37 peserta.

 

Pelaksanaannya dalam rangka regenarasi kepemimpinan dan ajang silahturahmi antar angkatan TBio. Dalam musyawarah tersebut membahas jadwal persidangan, tata tertib, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART), dan Laporan Pertangungjawaban (Lpj).

 

Kuryani melalui sambutannya, sangat mengapresiasi atas program yang dilaksanakan HMJ. Musyawarh ini merupakan sarana mendidik mahasiswa untuk belajar mengembangkan potensi diri, apa pun itu, sehingga melahirkan generasi-generasi yang kokoh dari sisi keilmuan dan kuat di sisi managerial. “Kuat dari sisi pemikiran yang akan melahirkan generasi-generasi yang baik, unggul, dan berkualitas,” ujarnya.

 

Nasrul Hakim, dalam sambutanya mengatakan bahwa, menunaikan tugas tahun terakhir itu tidak mudah. Banyak tantangan luar biasa bagi institusi pendidikan, baik perguruan tinggi sekolah ataupun yang lain. “Entah itu kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian. Oleh kerena itu, dengan situasi yang sekarang seluruh Ormawa harus bisa menyesuaikan dengan protokol,” pungkasnya.

 

Menurut Nasrul, Ormawa tidak dapat se-ekspresif dulu. Dahulu bisa mengadakan kegiatan dengan mengumpulkan orang atau masa yang sangat besar, “Beberapa tahun terakhir mahasiswa diminta dan dituntut untuk kreatif dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru ini,” ungkapnya.

 

Ayu Novita Sari, Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa terdapat dua kandidat ketua umum. Nomor urut I, Tiur Febrianti sedangkan nomor urut II, Fika Wulandari. Keduanya merupakan mahasiswa TBio 2019. Ia pun berharap, acara ini dapat terlaksana dengan baik karena dukungan dari semua pihak.

 

Akhmad Syaferi, Ketua HMJ TBio, menjelaskan bahwa selama menjadi ketua, banyak sekali rintangan yang sudah ia lalui bersama anggotanya guna mengupayakan HMJ TBio makin inovatif. Ia sangat menyayangkan program kerja yang belum sempat terealisasikan. “Penyebab utamanya, ya tidak ada anggaran DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran., Red) dari fakultas, sehingga membatasi kami untuk mengadakan kegiatan tanpa adanya biaya dari pihak DIPA,” tuturnya.

 

Antusias datang dari Dimas Ario (TBio’20), berharap Muhima-J ini bisa menemukan pemimpin yang berkarya dan berintegritas tinggi demi kemajuan TBio.

“Untuk ketua nanti yang bakal terpilih semoga aja bisa menciptakan inovasi baru dan kebijakan baru, yang sifatnya membangun guna memajukan tadris biologi,” harapnya.

 

Sama halnya dengan Evi Sinta Dewi (TBio’17). Ia juga mengharapkan agar musyawarah kali ini berjalan lancar, tertib, aman, dan tentram, serta kondusif. Pemimpin terpilih dapat lebih baik lagi.

 

(Reporter/Utami)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0