OCM I UKPM Kronika, Bekal Calon Magang Menjadi Jurnalis Kampus

Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Kronika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro melaksanakan Orientasi Calon Magang (OCM) I, mengusung tema Menumbuhkan Jiwa Jurnalisme Kampus yang Kritis dan Berwawasan Global. Bertempat di Aula Kecamatan Metro Timur, Sabtu (24-9-2022).

 

Turut hadir Rektor IAIN Metro, Siti Nurjanah, tamu undangan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan diikuti sebanyak 14 peserta. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni 24—25 September 2022.

 

Semua Peserta merupakan mahasiswa aktif IAIN Metro semester I dan III. Terdapat lima materi dalam OCM I kali ini, yaitu sejarah Kronika oleh Eka Syafrianto, sepuluh elemen jurnalistik oleh Edi Purnomo, teknik menembus narasumber oleh Umaratun Fauziah, dan Kronika TV disampaikan oleh Wahid Syaifudin.

 

Siti Nurjanah, melalui sambutanya, menyampaikan bahwa peran pers saat ini sangat krusial, banyak sekali masyarakat yang mudah menerima berita-berita hoaks. Hal tersebut menunjukan adanya perubahan dunia digitalisasi yang semakin pesat. Pers sebagai pilar ke empat demokrasi menjadi sumbangsih dan pembaharuan yang cukup signifikan.

 

Ia mengatakan bahwa perubahan zaman harus diimbangi dengan pers. “Pers perlu melakukan beberapa perlakuan baru di antaranya, menguasai ekosistem digital, bentuk jurnalis yang etis, dan moralis, memahami kode etik jurnalistik, serta bekali anggota dengan pembinaan akhlak dan moral,” paparnya.

 

Viki Nur Azizah, Ketua Pelaksana, menuturkan bahwa tujuan dari OCM I kali ini yaitu menumbuhkan jiwa jurnalis kampus pada peserta, yang kritis dan berwawasan luas. “Para peserta OCM yang kritis dan tidak hanya pengetahuan yang itu-itu saja tetapi juga pengetahuan yang mereka belum tau,” jelasnya.

 

Ia pun berharap, para peserta bisa saling mengenal satu sama lain dan menumbuhkan rasa kekeluargaan. “Tidak hanya yang satu angkatan tetapi juga dengan angkatan yang di atasnya maupun di bawahnya,” ujarnya.

 

Tanggapan baik datang dari Ahmad Habib Alwi, Ekonomi Syariah (Esy’22). Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bagus. “Karena seperti yang dikatakan Bu Rektor, dunia digital semakin mendunia, maka harus diimbangi dengan ilmu digital seorang jurnalis,” pungkasnya.

 

Ia pun berharap, ke depannya perjalanan pers semakin maju dan keren. “Belajar menjadi jurnalis yang kompeten dan baik sangat menguntungkan bagi kita yang mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

 

Sama halnya dengan Sundari Okta Pratiwi, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI’22). Menurutnya kegiatan tersebut sangat bagus dan seru. Oleh karena itu, ia sangat mengharapkan kronika dapat mengembangkan strategi pengaderan agar lebih banyak teman-teman yang tertarik pada Kronika.

 

(Reporter/Utami)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0