Pembekalan KPM Periode I, Ajarkan Keberagaman Berbasis Keislaman 

Processed with VSCO with preset

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, mengadakan Pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) IAIN Metro Periode I Tahun 2022, mengusung tema Mewujudkan Socio-eco-techno-prenership dalam Keberagaman Berbasis Keislaman. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) IAIN Metro, Kamis (13-01-2022).

 

Turut hadir Rektor IAIN Metro, Siti Nurjanah, Ketua LPPM, Aguswan Khotibul Umam, Ketua Panitia Pelaksana, Sainul, Sekretaris Jendral, Ahmad Zumaro, serta mahasiswa perwakilan dari masing-masing kelompok KPM.

 

Pembekalan KPM dilaksanakan selama dua hari, yakni 13–14 Januari. Bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar memiliki wawasan tentang rencana program dan wilayah kerja yang akan dilakukan pada masing-masing daerah yang sudah ditetapkan.

 

Jumlah mahasiswa yang akan mengikuti KPM Periode I ini sebanyak 696 mahasiswa. Peserta KPM merupakan mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam (FEBI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Syariah (FSy). Terbagi ke dalam 3 Kabupaten/Kota, yakni Kota Metro 17 kelompok, Lampung Tengah 16 kelompok, dan Lampung Timur 17 kelompok.

 

Dalam pembekalan tersebut, terdapat 9 narasumber dari luar IAIN Metro, 5 narasumber untuk hari pertama, dan 4 narasumber untuk hari kedua. Narasumber I, Rosita, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro yang memberikan materi tentang Selayang Pandang Metro Menghidupkan Wawasan Kebangsaan di Kota Pendidikan.

 

Kemudian Narasumber II, Adi Sriyono, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat LampungTengah, membawakan materi Menebar Pengabdian Moderasi Beragama. Selanjutnya Narasumber III, Rifian Hadi, Sekretaris Badan Kesbangpol Lampung Timur, menjelaskan materi Harmoni Kebangsaan dalam Pengabdian Masyarakat.

 

Sementara itu, Narasumber IV, Zaki Mubaroq, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Metro, menyampaikan materi Ruang Kampus/mahasiswa dalam Pemberdayaan Masyarakat Bersama Pemerintah Daerah di Kota Metro. Narasumber V, Naimullah, Aktivis Pers Kota Metro, menyampaikan materi Kiat Informatif dengan Publikasi Hasil Pemberdayaan Masyarakat di Media Cetak dan Online.

 

Pada hari kedua terdapat Luqmanul Hakim El Habibie, Dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan Ketua Jamiatul Quro Wal Huffadz (JQH), Muhammad Basri, Dosen Universitas Lampung (Unila), Dwi Nugroho, Sustainable Development Goals (SDGs) Payungi University, dan Aldi Permana, Layouter Journal.

 

Siti Nurjanah dalam sambutanya mengaku, bersyukur karena dapat melaksanakan kegiatan KPM secara luring. Namun, tetap memperhatikan situasi dan kondisi, serta menerapkan protokol kesehatan. Ia berharap kedatangan mahasiswa di lingkungan masyarakat dapat memberi nuansa baru, dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait situasi dan kondisi yang terjadi sekarang ini.

 

Nani Alviani, Pendidikan Agama Islam (PAI’18), menanggapi bahwa acara pembekalan berjalan dengan lancar. Menurutnya, panitia sudah mempersiapkannya dengan baik. Ia berharap, pelaksanaan KPM dapat berlangsung secepatnya dan tidak mengulur waktu.

 

Berbeda dengan Muhammad Najib, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI’18). Ia berharap agar para dosen dapat mendampingi secara penuh, baik sejak awal perizinan, Pra-KPM, ataupun perizinan kepada kecamatan atau lurah yang telah dijadwalkan oleh mahasiswa.

 

(Reporter/Bela/Amel)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *