Pemred Jejamo.com: Jadikan Medsos Sebagai Pengasah Keterampilan Menulis

Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Kronika menyelenggarakan Seminar Kepenulisan dan Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (PJMTD), bertempat di Gedung Fakultas Syariah Lt. 3 kampus II IAIN Metro, Minggu (06/10).

Turut hadir Wakil Rektor (Warek) III, Ida Umami yang sekaligus membuka acara, 85 peserta seminar, yang 29 peserta termasuk dalam peserta PJMTD, dilaksanakan tepat setelah Seminar Kepenulisan.

Ida Umami, dalam sambutanya mengatakan, menulis tidak hanya bisa dimuat media, namun menulis itu harus benar, bermanfaat serta bisa mengembangkan potensi diri, “Jangan menulis asal-asalan terus dimuat ke medsosnya,” ujarnya.

Seminar kepenulisan dibuka bagi umum, sementara PJMTD diikuti oleh 5 Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Se-Lampung, yakni LPM Lightteen Politeknik Kesehatan (Poltekes) Tanjungkarang, LPM Persma Raden Intan UIN Raden Intan Lampung, UKPM-F Pilar Universitas Lampung, Karintas STIE Gentiaras Bandar Lampung, dan LPM Kronika.

Seminar kepenulisan kali ini mengundang pemateri dari Pemimpin Redaksi (Pemred) Jejamo.Com, Adian Saputra dengan materi Kiat Menulis  agar dimuat Media.

Adian Saputra, dalam materinya mengatakan Media Sosial (Medsos) jadikan sebagai catatan harian agar menjadi keterampilan dasar dalam menulis, “Jadikan Medsos sebagai diarimu agar menjadi keterampilan dasar dalam menulis,” ujarnya.

Setelah seminar usai, rangkaian acara dilanjutkan dengan PJMTD yang mengusung tema Berliterasi dengan Etika, dengan  menggandeng dua pemateri yang berkompeten, yaitu Juwendra Asdiansyah yang merupakan Pemred DuaJurai.Co dengan materi Teknik Penulisan Feature dan Hendry Sihaloho ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI)  Bandar Lampung dengan materi Undang-undang Pers.

Diah Ayu, peserta PJMTD dari LPM Lightteen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tanjungkarang mengatakan, dengan diadakannya seminar peserta bisa menjadi jurnalistik mahasiswa yang paham kode etik jurnalistik, “Berkompeten, dan yang terpenting menjadi jurnalis kampus yang mampu menyalurkan aspirasi mahasiswa,” katanya saat diwawancarai Kronika.

Ahmad Syukron Tamim, Ketua pelaksana mengatakan, adanya seminar ini supaya para peserta bisa menulis dan dimuat media, “Agar peserta memiliki kemampuan menulis yang layak terbit di sebuah media,” pungkasnya.

(Reporter/Amel/Restina)