Menindaklanjuti Musyawarah Organisasi Mahasiswa Institut (MOM-I) yang sudah diadakan 28 Desember lalu, Pemilihan Ketua Senat Mahasiswa Institut (Sema-I) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (Dema-I) periode 2020 akan dilaksanakan esok hari, Minggu 5 Januari.

Pendaftaran calon Ketua Sema-I dan Dema-I telah dibuka sejak Senin, 30 Desember 2019 lalu, dan akan ditutup pada pukul 22.00 WIB, 4 Januari. Namun, hingga malam menjelang pemilihan, tercatat baru dua mahasiswa yang mencalonkan diri. Satu calon untuk Sema-I, dan satu calon untuk Dema-I.

Adapun syarat dan ketentuan untuk mendaftar sebagai Ketua Sema-I dan Dema-I antara lain, calon harus berstatus sebagai mahasiswa aktif semester V-VII, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25, mampu membaca Al-Qur’an, melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari Puskesmas.

Secara tertulis bersedia untuk dicalonkan dan mencalonkan diri, secara tertulis juga bersedia untuk tidak menjadi pengurus dalam organisasi ekstra kampus atau partai politik selama menjabat, menyertakan visi dan misi, serta mendapatkan rekomendasi tertulis dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, juga menjadi syaratnya.

Menanggapi minimnya jumlah pendaftar tersebut, Ketua Sema-I 2019, Andi Kurniawan, mengatakan, hal ini mungkin terjadi karena kurangnya minat mahasiswa untuk berorganisasi, “Kemungkinan ya karena mahasiswa di IAIN ini masih lebih mengutamakan akademisnya daripada belajar berorganisasi,” tuturnya ketika ditemui Kronika.

“Calon yang sudah memenuhi syarat dan ketentuan ialah M. Munif Jazuli, Hukum Tata Negara Islam (HTNI/V) sebagai calon ketua Dema-I 2020. Sedangkan calon ketua Sema I 2020 ialah M. Irfan Rouf Aufa, Pendidikan Bahasa Arab (PBA/VII),” ujar Andi kepada Kronika melalui Whatsapp.

Ia berharap agar di kepengurusan selanjutnya akan lebih baik dari kepengurusan sebelumnya,
“Dan tentunya dapat mengoptimalkan kepengurusan. Karena Sema Dema Institut ini ruangnya luas, jadi pahami dan taati tata tertib, serta aturan yang sudah ditetapkan sebelumnya,” tambahnya

Ketua Pelaksana pemilihan Sema Dema Institut, Moch Daelami Hasan, berharap agar pemimpin yang terpilih dapat menjaga nama baik kampus, amanah dan lapang dada.

“Mereka juga harus adil dalam menghadapi problematika nanti ke depannya, namanya pemimpin suatu saat pasti akan ada kritik, jadi ya harus legowo,” pungkasnya melalui Whatsapp.

Daelami menambahkan, “Besok terdapat pembacaan visi misi calon Sema Dema, dan setelah itu lanjut pemilihannya,” imbuhnya.

 

(Ilustrator/Rani)

(Reporter/Rani/Lusi)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0