Terapkan Gemar Membaca Supaya Bisa Membuka Jendela Dunia, Berikut Tipsnya

Berbagai penelitian membuktikan bahwa lingkungan, terutama keluarga merupakan faktor penting dalam proses pembentukan kebiasaan membaca. Apakah pembaca setia Kronika sudah tahu bahwa gemar membaca tidak bisa tumbuh begitu saja?

 

Sekolah juga berperan penting dalam pembentukan kebiasaan membaca. Sebuah harian nasional Jepang, Yoshiko Shimbun, memuat tulisan tentang peran sekolah dalam membentuk kebiasaan membaca di Jepang. Para guru mewajibkan siswa untuk membaca selama 10 menit sebelum melakukan kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Kebijakan ini telah berlangsung selama 30 tahun dan diyakini turut mendorong perkembangan peradaban Jepang.

 

Ketika sedang membaca, secara tidak langsung kita berupaya untuk melihat dunia dari sudut pandang orang lain yaitu si penulis. Menurut Karen Amstrong, saat kita berusaha untuk memahami orang lain, maka mau tidak mau kita juga harus melihatnya dari sudut pandang dia.

 

Jika kegiatan membaca dijadikan sebuah kebutuhan, kegiatan tersebut akan terasa menyenangkan bahkan ketagihan setiap harinya. Terutama zaman sekarang yang semuanya serba digital termasuk akses ebook, seharusnya bisa meningkatkan minat baca.

 

Sudah tahukah kamu bagaimana cara menumbuhkan minat baca? Yuk simak ulasan berikut:

 

1. Menentukan Tujuan
Membaca bukanlah aktivitas yang sederhana, dengan membaca kita juga melibatkan pikiran di dalamnya. Jadi pastikan dulu apa tujuan kita membaca, agar kita lebih tepat dalam menemukan informasi.

 

2. Membuat Perencanaan dalam Membaca
Setelah menemukan tujuannya, kita juga harus membuat perencanaan yakni target membaca, lihat kemampuan kita terlebih dahulu, seberapa lama dan seberapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk membaca.

 

3. Memulai dari Topik Bacaan yang Disukai
Biasanya jika dimulai dari yang disukai maka gairah semangat membaca itu lebih tinggi, dengan ini diharapkan akan terbawa ketika membaca buku apapun.

 

3. Aturlah Waktu Anda
Tidak adanya waktu menjadi satu alasan yang sering diungkapkan oleh seseorang ketika ditanya tentang membaca buku. Namun, itu bukan alasan kenapa seseorang enggan membaca buku. Sebenarnya waktu itu banyak, hanya saja seseorang cenderung mengingkarinya. Kenali waktu luang kamu dan gunakanlah untuk membaca, kalau perlu bawalah selalu buku kemana pun kamu berada, sehingga kapan saja ketika ada waktu luang bisa langsung membacanya.

 

5. Bersungguh-sungguhlah
Pernah mendengar pepatah Arab yang berbunyi “Man Jadda Wajada” yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil? Dalam membaca pun dibutuhkan kesungguhan. Siapa orang yang bersungguh-sungguh dalam membaca, maka manfaat besar pun akan diraih. Mulailah mengambil sebuah tanggung jawab besar bahwa dengan membaca, hidup Anda dan hidup orang lain akan lebih bahagia.

 

6. Manfaatkan Sarana yang Ada
Jika di sekolah atau di rumahmu ada perpustakaan, manfaatkanlah sarana tersebut dengan baik. Tentunya tidak semua orang mempunyai koleksi buku bacaan yang banyak dan bermanfaat. Karena itulah sarana yang ada harus dimanfaatkan dengan baik.

 

Mungkin kamu bertanya, “Bagaimana dengan orang yang sudah tidak sekolah atau di rumahnya tidak ada perpustakaan?” Tentu saja masih banyak hal yang bisa dilakukan misalnya dengan membeli buku, atau mencari buku elektronik di internet.

 

7. Sampaikan Apa yang Anda Baca
Ketika seseorang sudah bisa mendapatkan ilmu dari sebuah buku, maka wajib baginya untuk menyampaikan ilmu tersebut kepada orang lain. Seperti yang disabdakan Rasulullah Saw, “Sampaikan yang datang dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari). Dari hadis tersebut terdapat sebuah pelajaran yang dapat kita ambil yaitu kita dituntut untuk mengajar orang lain dari apa yang telah kita pelajari.

 

Hal tersebut memberikan dua manfaat. Pertama, manfaat untuk diri sendiri. Dengan kita berbagi, ilmu akan semakin terpatri di dalam otak, sehingga kita akan semakin memahami apa yang telah kita pelajari. Kedua, manfaat untuk orang lain. Manfaatnya bisa membantu orang lain keluar dari masalahnya, memberikan pengetahuan baru bagi orang lain, membukakan pikiran serta hati orang lain dari kebuntuan, dan lain-lain.

 

Tak perlu membaca terlalu banyak, sedikit pun tak mengapa asalkan istiqomah.

 

(Penulis/Martika)

Sumber:
https://www.kompasiana.com/ikramhagi/553a61656ea834b719da42ce/membaca-adalah-jendela-dunia

Membaca Jadi Jendela Dunia

https://lensaketjeh.blogspot.com/2016/03/membaca-membuka-jendela-dunia.html

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0