Tuan Rumah GVMN, Dema-I Tegaskan Vaksinasi Hanya untuk Mahasiswa

Perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) PTKIN se-Indonesia, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), mengadakan rapat terkait tindak lanjut terlaksananya Giat Vaksin Mahasiswa Nasional (GVMN). Bertempat di Warung Kopi Hati Kita dan Polda Lampung, Kamis (09-09-2021).

 

Salah satu pembahasan rapat tersebut terkait pemilihan tempat pelaksanaan GVMN. Terdapat tiga perguruan tinggi di Lampung yang masuk dalam kategori. Di antaranya Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Universitas Malahayati, dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro.

 

Ahmad Rifaldi Mustamim, Sekretaris Pusat Dema PTKIN se-Indonesia, mengatakan, terdapat beberapa kriteria dalam pemilihan tempat pelaksanaan GVMN, “Setelah melihat kesiapan, kesanggupan, dan persiapan jauh lebih matang. Makanya kita memilih tuan rumah adalah IAIN Metro. Meskipun target vaksinasi ini mahasiswa se-Lampung,” ujarnya.

 

Ia melanjutkan, adanya GVMN merupakan langkah baik menuju Herd Immunity dan berharap perkuliahan tatap muka dapat dilanjutkan, “Ketika ini terlaksana di IAIN Metro, kami berharap terlaksana dengan lancar. Semua mahasiswa yang kemudian membutuhkan dosis vaksin bisa terakomodir,” harapnya.

 

Didi Pranata, Ketua Dema-I IAIN Metro, menjelaskan, jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac dan tersedia untuk 3000 mahasiswa. Ia menegaskan GVMN hanya diperuntukkan bagi mahasiswa tidak untuk masyarakat umum. Namun, GVMN dapat diikuti oleh mahasiswa luar Metro yang berdomisili di Kota Metro.

 

“Kita sudah sebarkan khususnya untuk mahasiswa IAIN dan juga Mahasiswa umum berada sekitar IAIN Metro, dalam arti melibatkan Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, Institut Agama Islam Ma’arif (IAIM) Metro, Dharma Wacana, STKIP, STO, UNU (Universitas Nahdlatul Ulama,. red) Lampung. Juga berlaku untuk Mahasiswa luar Metro yang sekarang berdomisili Metro,” terangnya.

 

Didi menambahkan bahwa GVMN sudah memberikan konfirmasi kepada Polres Metro, “Nanti Polres akan menginstruksikan kepada Dinkes agar menyiapkan petugas kurang lebih 45 tenaga kesehatan. Baik itu tim screening, vaksinator, dan tim tensi,” tambahnya.

 

(Reporter/Irsyad)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0