6 April 2025
Lembaga Pers Mahasiswa » Blog » Tak Sekedar Berseni

Tak Sekedar Berseni

Sanggar Satu Kata (Sangsaka) merupakan komunitas seni yang ada di kota Metro. Sangsaka bermula dari sebuah gagasan yang muncul dari 2 mahasiswa, Andika Septian yang kerap disapa Gundul dan Muhammad Iqbal Saputra mahasiwa  IAINMetro.Mereka merupakan anggota aktif di UKM IMPAS.

Sangsaka terbentuk di awaltahun 2014,  merekamengawali dengan ikut memeriahkan acara HUTKemerdekaan RIdi Lapangan Samber Kota Metro. Setelah kegiatan itu usai, respon positif mereka dapatkan dari teman-teman pecinta seni lainnya. Setelah itu Sangsaka juga ikut memeriahkan acara promosi ABE Clothing dan kembali menampilkan theaterikalsekaligus  memperkenalkanSangsaka kepada publik khususnya masyarakat Kota Metro.

Sama seperti sanggar seni lainnya, Sangsaka juga membimbing anggotanya untuk belajar kesenian seperti tari, drama, teater, musik dan lain-lain. Sedikit berbeda, Sangsaka pun mengajarkan menjaga alamserta mengajak anggotanya untuk peduli terhadap lingkungan.“Karena biasanya teman-teman pecinta alam juga suka kesenian dan sebaliknya teman-teman kesenian juga cinta alam”, Ujar Gundul, Ketua Sangsaka.

“Sangsaka ini terbuka untuk umum, tidak menutup kemungkinan bagi siswa, mahasiswa, atau siapapun yang berminat untuk gabung”, ujar Gundul. Sangsaka membagikan ilmu secara gratis. Tidak perlu khawatir soal biaya untuk belajar di Sangsaka, cukup memiliki kemauan  belajar jika ingin bergabung dengan Sangsaka.

Tak hanya belajar seni dan menjaga alam, Sangsaka memiliki usaha sablon kaos yang dapat memberikan pengalaman anggota berwirausaha.“Temen-temen yang gabung tidak selalu mahasiswa, jadi ketika ada yang tidak ada kesibukan bisa ikut usaha ini untuk sekedar cari uang makan” Ujar Gundul.Hal tersebut merupakan upaya kreatif Sangsaka untuk meningkatkan kemampuan SDM yang mereka miliki tidak hanya di bidang kesenian namun berwirausaha.

Kegiatan yang diadakanSangsaka tak lepas dari peran pemerintah Kota Metro khususnya Dinas Pariwisata.Peranan pemerintah dengan menyediakan fasilitas seperti gedung untuk pentas. “Dalam hal pemberian bantuan berupa dana belom ada, namun Dinas Pariwisata sangat support di setiap kegiatan yang kami buat, sehingga antara Dinas Pariwisata dan Sangsaka saling take and give”, ujar Gundul. Gundul juga mengatakan Sangsaka sering diundang untuk pentas di acara kampus ataupun sekolah di Kota Metro. “Sangsaka udah pernah pentas sampai ke Palembang”, lugas Gundul di akhir perbincangan. (Reporter/Falah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *