Bantuan Kuota Internet akan Tiba di Pengujung Semester

Proses pembelajaran daring sudah hampir berlangsung satu semester, akses internet menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi mahasiswa dan dosen. Demi meringankan beban mahasiswa, beberapa perguruan tinggi baik negeri maupun swasta memberikan subsidi kuota internet bagi mahasiswanya.

 

Menjelang berakhirnya semester genap, kampus IAIN Metro baru akan membagikan subsidi kuota internet. Tertanggal 10 Juni lalu, melalui postingan di akun resmi Instagram @iainmetrolampung, mengabarkan perihal pemberian subsidi kuota Internet bagi seluruh mahasiswa IAIN Metro.

 

Mahasiswa diharapkan untuk mengisi data nomor handphone melalui akun Sistem Informasi Akademik (Sismik) masing-masing, pada bagian biodata mahasiswa. Pengisian biodata bisa dilakukan hingga 15 Juni 2020. Melalui data nomor telepon tersebut, kuota internet akan dikirimkan kepada mahasiswa

 

Mukhtar Hadi, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Perencanaan, mengatakan, ketika mahasiswa melakukan pendaftaran dengan nomor telepon, mahasiswa tidak langsung menerima subsidi kuota internet.

 

“Subsidi akan bisa diterima mahasiswa ketika data sudah terkumpul semua, kemudian akan diserahkan ke provider, lalu provider lah yang akan menginjeksi kuota ke nomor tersebut,” ujar Mukhtar saat diwawancarai kronika via WhatsApp, Kamis (11/06).

 

Menurut Sarto Sutik selaku pengundang provider sekaligus kepala Sub Bagian Tata Usaha, Humas, dan Rumah Tangga, menjelaskan, besaran kuota yang akan diberikan belum bisa dipastikan. Karena masih menunggu berapa banyak mahasiswa yang mendaftarkan nomor teleponnya di Sismik.

 

Kouta internet berlaku untuk dua provider yaitu Indosat dan Telkomsel, “Namun diantara dua provider tersebut, baru provider Indosat yang sudah bisa dipastikan yakni dengan diberikan kartu perdana kepada mahasiswa dan registrasi masing-masing,” jelas Sarto via WhatsApp, Jumat (12/06).

 

“Untuk Indosat sudah ada konfirmasi akan diberikan free kartu perdana. Sedangkan untuk provider Telkomsel, masih dikomunikasikan untuk hasil terbaik. Sehingga bisa mendapat kuota Internet yang besar dengan harga normal,” katanya.

 

Sarto menambahkan, alasan pemilihan kedua provider tersebut, karena provider Indosat dan Telkomsel merupakan provider yang paling banyak penggunanya, “Secara teknis, supaya lebih mudah merealisasikan anggaran dan jaringan dua provider ini dianggap paling luas, serta dapat menjangkau ke daerah terpencil,” tambahnya.

 

Mukhtar Hadi, menuturkan, alasan mengapa subsidi kuota internet baru dapat direalisasikan setelah hampir seluruh kegiatan perkuliahan di IAIN Metro usai, “Dikarenakan proses revisi anggaran untuk alokasi kebutuhan kuota internet baru selesai di minggu ini,” tambahnya.

 

Ia berharap, bantuan kuota internet dapat membantu kesulitan mahasiswa di tengah pandemi, “Bantuan ini memang tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan bisa sedikit membantu kesulitan mahasiswa,” harapnya.

 

Baca juga:

http://kronika.id/perkuliahan-tinggal-hitungan-hari-subsidi-internet-tak-berarti/

 

Selain itu, M. Munif Zajuli, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (Dema-I), mengungkapkan, bantuan kuota internet memang seharusnya direalisasikan oleh pimpinan kampus. Karena sudah menjadi hak mahasiswa yang sudah membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) di semester genap, dimana mahasiswa sudah setengah semester tidak menikmati fasilitas kampus.

 

Munif berharap, meskipun ada subsidi internet, tetapi jangan sampai menghalangi adanya pemotongan UKT semester ganjil.

 

(Reporter/Amel/Hesty)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0