PKBM Ronaa Adakan Kampung Literasi Kota Metro 2021

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKMB) Ronaa Kota Metro, mengadakan Pencanangan Kampung Literasi Kota Metro Tahun 2021, dengan mengusung tema Gerakan Masyarakat Pembelajar Sepanjang Hayat. Bertempat di Bumi Perkemahan Sumbersari Bantul, Metro Selatan, Senin (29-11-2021).

 

Turut hadir Bidang Teknis Fungsi Keaksaraan dan Budaya Baca, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK), Kemendikbud Ristek RI, Andi Gunawan, Wali kota Metro, Wahdi Siradjuddin, Wakil Wali kota Metro, Qomaru Zaman, dan 46 tamu undangan, pegiat literasi, dan masyarakat umum.

 

Wahdi Sirajuddin, dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini Indonesia telah memasuki era 4.0, yang mana sebelumnya adalah era 3.0 dan sebentar lagi akan memasuki era 5.0. Menurutnya, terlambat bila tidak melakukan hal-hal untuk mempersiapkan era tersebut.

 

“Kita adalah bangsa yang besar, kita ingin generasi kita adalah generasi-generasi yang paham tentang literasi,” ujarnya.

 

Amin Budi Utomo, Ketua Pelaksana, menjelaskan, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk meningkatkan literasi dasar yang ada di masyarakat. Seperti literasi finansial, budaya, digital, dan baca tulis. Dalam acara tersebut, juga terdapat bazar UMKM, pojok baca yang diikuti oleh berbagai komunitas pegiat literasi Kota Metro, dan pertunjukan musik untuk menyemarakan acara.

 

Pada rangakaian acara tersebut, terdapat pembagian hadiah kepada pemenang lomba Festival Literasi yang sebelumnya diadakan oleh PKBM Ronaa pada tingkat SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat. Kategori perlombaan meliputi pidato bahasa Lampung, baca puisi, lomba mewarnai, dan lomba desain poster.

 

“Harapannya kampung literasi ini dapat memberikan dampak dan bermanfaat bagi masyarakat. Sesuai dengan tema kami, gerakan masyarakat pembelajar sepanjang hayat,” ungkap Amin.

 

Jihan Azhura Putri Kurniawan, siswi SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, merasa senang berhasil meraih Juara 1 lomba baca puisi Tingkat SMP/sederajat. “Seneng pastinya dan pengen ningkatin kemampuannya lagi,” ujarnya.

 

Ia pun berharap dengan adanya kampung literasi ini dapat terus berjalan dengan lancar dan bisa menginspirasi anak-anak Indonesia dan warga, agar meningkatkan budaya literasi.

 

Hal senada disampaikan juga oleh Fikri Natang Maulana Yusuf, Siswa SD Muhammadiyah Metro Pusat. Dalam lomba pidato bahasa Lampung tingkat SD/MI sederajat, dirinya berhasil menyabet juara 1.

 

Ia pun mengungkapkan bahwa nantinya kampung literasi bisa membawa dampak baik, terutama untuk anak-anak seumurannya. Perlombaan yang diadakan juga dapat melatih mental anak-anak sepertinya. Tak hanya itu, untuk ke depannya acara seperti ini bisa lebih besar jangkauannya.

 

(Reporter/Muthi/Fika)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0