Press ESC to close

Plafon Belum Juga Dibenahi, Mahasiswa: Itu UKT Kami

Ia menyayangkan belum maksimalnya perbaikan fasilitas kampus. Menurutnya, mahasiswa telah membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang salah satunya diperuntukkan bagi pemeliharaan dan perbaikan fasilitas, sehingga kerusakan yang ada seharusnya dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kampus.

“Saya sangat menyayangkan akan hal itu, karena kami telah membayar UKT sebagai salah satu dana untuk membenarkan fasilitas kampus, akan tetapi sampai saat ini pihak kampus belum membenarkan fasilitas-fasilitas yang rusak,” ucapnya.

‎Ia juga menambahkan bahwa kampus selama ini terus mendorong mahasiswa untuk meningkatkan capaian akademik. Namun, menurutnya, upaya tersebut perlu diimbangi dengan penyediaan fasilitas dan sarana pembelajaran yang memadai agar mahasiswa dapat belajar secara lebih optimal dan nyaman.

“Menurut saya kampus sudah mendorong mahasiswa untuk memperbaiki nilai akademik. Akan tetapi, saat ini kampus sudah selayaknya memberikan fasilitas yang layak, agar kami mahasiswa dapat belajar dengan nyaman tentunya,” ujarnya.

‎Rangga berharap pihak kampus dapat lebih serius dalam menindaklanjuti kerusakan fasilitas yang telah berlangsung cukup lama, khususnya pada atap GKT, agar mahasiswa dapat menjalankan aktivitas perkuliahan dengan lebih nyaman dan aman.

Baca Juga:  Penelitian Pelaksanaan PLP dan KPM FTIK IAIN Metro

“Kampus ini kampus yang besar, jadinya ada yang perhatian kecil contohnya atap yang bocor dampaknya cukup merugikan mahasiswa, lantainya jadi becek motor dan mahasiswa bisa terpleset,” ujarnya.

‎Hal senada disampaikan, Izzatun Nadia Rahma (KPI’25) juga memberikan tanggapan. Ia mengatakan bahwa atap GKT yang bocor sangat merugikan dan membahayakan.

Selain itu, hal tersebut menjadikan bangunan tampak kumuh dan kotor. “Tentunya itu sangat merugikan dan bisa saja membahayakan, karena banyaknya kabel-kabel yang menjulur, dan juga rembesan air yang bisa menyebabkan noda permanen di lantai, bisa menyebabkan mahasiswa terpeleset,” ucapnya.

‎Ia juga memberikan harapan agar fasilitas yang rusak segera diperbaiki dan diperbagus demi kenyamanan mahasiswa. “Atap GKT yang bocor ini segera diperbaiki oleh pihak kampus, karena sudah tidak enak dilihat, karena banyak kabel menjulur dan lantai yang terkena bocoran atap yang jebol,” harapnya.

‎Reporter: Mutia/Rafi.

Redaksi Kronika

Kronika kini menjadi media mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menyajikan informasi, analisis, dan opini mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, politik, dan budaya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *