<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kronika</title>
	<atom:link href="https://kronika.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kronika.id/</link>
	<description>Menjunjung Tinggi Kebenaran</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Aug 2026 15:25:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://kronika.id/wp-content/uploads/2024/01/cropped-cropped-cropped-cropped-cropped-LOGO-UKPM-KRONIKA-32x32.png</url>
	<title>Kronika</title>
	<link>https://kronika.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UIN Jusila Gelar PBAK 2026, 1.127 Mahasiswa Baru Ikuti Pembekalan ‎</title>
		<link>https://kronika.id/uin-jusila-gelar-pbak-2026-1-127-mahasiswa-baru-ikuti-pembekalan/</link>
					<comments>https://kronika.id/uin-jusila-gelar-pbak-2026-1-127-mahasiswa-baru-ikuti-pembekalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 15:25:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PBAK]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jusila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19171</guid>

					<description><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) melaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Religius dan Berdampak”. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Minggu (30/08/2026). ‎ ‎Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dedi Irwansyah, Warek [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-gelar-pbak-2026-1-127-mahasiswa-baru-ikuti-pembekalan/">UIN Jusila Gelar PBAK 2026, 1.127 Mahasiswa Baru Ikuti Pembekalan ‎</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) melaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Religius dan Berdampak”. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Minggu (30/08/2026).<br />
‎<br />
‎Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dedi Irwansyah, Warek II Bidang Keuangan dan Perencanaan Yudiyanto, Warek III sekaligus Ketua Pelaksana Aria Septi Anggaira, dan Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Win Hartan, serta Kepala Bagian Umum dan Akademik S. Efendi.<br />
‎<br />
‎Turut hadir Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Dekan Fakultas Syari’ah (FaSya), Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), civitas academica lainnya, serta diikuti sekitar 1.127 calon mahasiswa baru (camaba).<br />
‎<br />
‎Pembukaan PBAK 2026 hari pertama berlangsung tanpa sidang senat terbuka. Rektor UIN Jusila, Ida Umami, tidak terlihat hadir dalam kegiatan tersebut. Adapun pada hari kedua, Senin 31 Agustus 2026, dijadwalkan agenda sidang senat terbuka dan pengukuhan camaba.<br />
‎<img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-19172" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0239.jpg-scaled.webp" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0239.jpg-scaled.webp 2560w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0239.jpg-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0239.jpg-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0239.jpg-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0239.jpg-1536x1152.webp 1536w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0239.jpg-2048x1536.webp 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><br />
‎Sementara itu, dalam sambutannya, Warek I Dedi Irwansyah, mengucapkan selamat datang kepada seluruh camaba. Ia berpesan agar mahasiswa menjadikan dunia perkuliahan sebagai ruang untuk berpikir kritis sekaligus memperoleh ilmu pengetahuan dengan menyenangkan.<br />
‎<br />
‎“Inilah dunia yang akan mengundang teman-teman untuk belajar tentang intuisi-intuisi kritis, mengasah logika, belajar ilmu pengetahuan yang menyenangkan,” ucapnya.<br />
‎<br />
‎Dedi berharap proses pendidikan yang dijalani mahasiswa dapat membentuk mereka menjadi pribadi yang berguna di masa depan. “Kita harapkan di masa depan kalian bisa menjadi manusia yang berguna, karena kita adalah mahasiswa,” tuturnya.<br />
‎<img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-19173" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0031.jpg-scaled.webp" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0031.jpg-scaled.webp 2560w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0031.jpg-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0031.jpg-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0031.jpg-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0031.jpg-1536x1152.webp 1536w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260830-WA0031.jpg-2048x1536.webp 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><br />
‎Di sisi lain, tanggapan datang dari Atika Nur Janah, camaba Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA ’26). Ia mengaku senang mengikuti PBAK dan menyerap berbagai materi yang disampaikan para narasumber. “Hari ini seru, pematerinya seru, banyak pelajaran yang bisa diambil,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, ia juga menaruh harapan untuk perjalanan akademiknya di UIN Jusila. “Semoga sukses di sini, lebih banyak belajar, dan banyak ilmu yang bisa diambil,” tambahnya.</p>
<p>Kesan serupa disampaikan Muhammad Adzfar, camaba Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT ’26). Ia menilai seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan memberikan banyak pengetahuan baru. “Acara ini berjalan lancar dan memberikan banyak sekali materi-materi yang bermanfaat bagi mahasiswa baru,” ujarnya.</p>
<p>‎Ia juga berharap pelaksanaan kegiatan mendatang dapat terus terencana dengan baik. “Semoga acara ini ke depannya selalu lancar dan berjalan sesuai rencana,” tutupnya.<br />
‎<br />
‎Reporter: Haya/Nadin</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-gelar-pbak-2026-1-127-mahasiswa-baru-ikuti-pembekalan/">UIN Jusila Gelar PBAK 2026, 1.127 Mahasiswa Baru Ikuti Pembekalan ‎</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/uin-jusila-gelar-pbak-2026-1-127-mahasiswa-baru-ikuti-pembekalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PBAK 2026 UIN Jusila Terapkan Sejumlah Perubahan Mekanisme</title>
		<link>https://kronika.id/pbak-2026-uin-jusila-terapkan-sejumlah-perubahan-mekanisme/</link>
					<comments>https://kronika.id/pbak-2026-uin-jusila-terapkan-sejumlah-perubahan-mekanisme/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 13:11:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jurai Siwo Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19168</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memasuki tahun akademik baru, Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) bersiap menyambut calon mahasiswa baru (camaba) melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Kegiatan tersebut nantinya menjadi tahap awal bagi camaba untuk mengenal kehidupan kemahasiswaan, serta budaya kampus sebelum memulai perkuliahan. ‎ ‎PBAK UIN Jusila dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 30 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/pbak-2026-uin-jusila-terapkan-sejumlah-perubahan-mekanisme/">PBAK 2026 UIN Jusila Terapkan Sejumlah Perubahan Mekanisme</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memasuki tahun akademik baru, Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) bersiap menyambut calon mahasiswa baru (camaba) melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).</p>
<p>Kegiatan tersebut nantinya menjadi tahap awal bagi camaba untuk mengenal kehidupan kemahasiswaan, serta budaya kampus sebelum memulai perkuliahan.<br />
‎<br />
‎PBAK UIN Jusila dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 30 hingga 31 Agustus 2026. Pelaksanaan tersebut telah ditetapkan melalui hasil sidang senat dan akan diikuti camaba dari berbagai jalur penerimaan. Tahun ini, pelaksanaan PBAK juga menghadirkan sejumlah penyesuaian dalam rangkaian kegiatannya.</p>
<h5>‎Jumlah Camaba dan Jalur Penerimaan</h5>
<p>Wakil Rektor (Warek) III sekaligus ‎Ketua Pelaksana, Aria Septi Anggaira, mengungkapkan jika terdapat sekitar 1.100 camaba telah melakukan registrasi dengan membayarkan Uang Kuliah Tunggal (UKT).</p>
<p>“Di luar pascasarjana, ya. Kalau Strata 1 saja kurang lebih 1.100. Yang sudah bayar UKT hampir seribu,” ungkapnya saat ditemui di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, Selasa (25/08/2026).<br />
‎<br />
Sementara itu, perubahan jadwal pelaksanaan PBAK yang semula 27 dan 28 Agustus sesuai dengan kalender akademik, di undur mengingat adanya perpanjangan penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri gelombang empat.</p>
<p>Penyesuaian tersebut merupakan hasil keputusan sidang senat untuk memaksimalkan proses penerimaan mahasiswa baru.<br />
‎<br />
‎“Ya, sebelumnya kita itu di tanggal 27 dan 28, tetapi karena kita memperpanjang penerimaan mahasiswa baru, memaksimalkan gelombang empat, maka kita laksanakan di 30 dan 31. Tetapi, itu juga sudah berdasarkan sidang,” ujarnya.</p>
<p>‎Ia juga membenarkan adanya perbedaan pelaksanaan PBAK tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Jika sebelumnya mahasiswa dari jalur mandiri mengikuti PBAK pada tahun berikutnya, tahun ini seluruh mahasiswa baru dari berbagai jalur penerimaan akan mengikuti PBAK secara serempak.<br />
‎<br />
‎“Iya, barengannya jadinya. Tetapi, kita belum punya data pasti karena datanya masih terus berjalan. Setelah pengumuman, mereka harus membayar UKT. Nanti mereka juga menjadi peserta di PBAK,” ujarnya.</p>
<h5>‎Pra-PBAK Tidak Dilakukan Ditingkat Universitas</h5>
<p>‎Terkait pelaksanaan Pra-PBAK, pihak universitas menegaskan tidak menetapkan kegiatan tersebut sebagai rangkaian resmi di tingkat universitas. Namun, fakultas masing-masing dapat menentukan pelaksanaan Pra-PBAK bagi camaba.</p>
<p>&#8220;Tidak ada. Jadi memang pengumuman resmi saja kalau di universitas tidak ada, ya. Jadi hanya PBAK di tanggal 30 dan 31,&#8221; tegasnya.</p>
<h5>‎Perubahan Mekanisme PBAK</h5>
<p>‎Warek III tersebut turut menyebut sejumlah mekanisme PBAK tahun ini turut diubah. Salah satunya sidang senat yang sebelumnya digelar pada hari pertama, kini dipindahkan ke hari terakhir dan dirangkaikan dengan pengukuhan camaba.</p>
<p>&#8220;Ada yang sedikit berubah karena biasanya kita sidang senatnya di awal, di hari pertama. Tapi nanti kita sidang senatnya di akhir ketika pengukuhan,&#8221; ujarnya.<br />
‎<br />
‎Pada hari pertama, camaba akan dibekali ilmu dan adab melalui lima materi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag). &#8220;Kemudian di hari pertama itu nanti ada lima materi yang memang diwajibkan oleh Kemenag pusat. Ada lima materi itu,&#8221; tuturnya.<br />
‎<br />
‎Sementara itu, hari kedua akan diisi dengan rangkaian kegiatan dan pertunjukan oleh seluruh organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan UIN Jusila. &#8220;Kemudian nanti di hari kedua itu dimaksimalkan untuk ormawa,&#8221; terangnya.</p>
<p>Reporter: Habibila/Sasi</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/pbak-2026-uin-jusila-terapkan-sejumlah-perubahan-mekanisme/">PBAK 2026 UIN Jusila Terapkan Sejumlah Perubahan Mekanisme</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/pbak-2026-uin-jusila-terapkan-sejumlah-perubahan-mekanisme/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UIN Jusila Gelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027, Luluskan 544 Mahasiswa</title>
		<link>https://kronika.id/uin-jusila-gelar-sidang-senat-terbuka-wisuda-periode-i-tahun-akademik-2026-2027-luluskan-544-mahasiswa/</link>
					<comments>https://kronika.id/uin-jusila-gelar-sidang-senat-terbuka-wisuda-periode-i-tahun-akademik-2026-2027-luluskan-544-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 14:22:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UIN Jurai Siwo Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19162</guid>

					<description><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 jenjang sarjana Strata (S-1) dan pascasarjana Strata (S-2) dan meluluskan 544 mahasiswa di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Rabu (26/8/2026). ‎Acara tersebut dihadiri Rektor UIN Jusila Ida Umami didampingi Wakil Rektor I, II, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-gelar-sidang-senat-terbuka-wisuda-periode-i-tahun-akademik-2026-2027-luluskan-544-mahasiswa/">UIN Jusila Gelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027, Luluskan 544 Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 jenjang sarjana Strata (S-1) dan pascasarjana Strata (S-2) dan meluluskan 544 mahasiswa di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>‎Acara tersebut dihadiri Rektor UIN Jusila Ida Umami didampingi Wakil Rektor I, II, dan III, Ketua Senat Mukhtar Hadi beserta jajaran, para dekan setiap fakultas serta Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lampung, Thomas Amirico.</p>
<p>Hadir pula tamu undangan lainnya dari instansi di sekitar Kota Metro, serta orang tua atau wali wisudawan/wisudawati yang menyaksikan prosesi wisuda dengan penuh khidmat.</p>
<h5><strong>Rektor UIN Jusila: Jangan Lupa Tingkatkan Iman</strong></h5>
<p>‎‎Sementara itu, Rektor UIN Jusila Ida Umami, dalam sambutannya menekankan bahwa ijazah para wisudawan/wisudawati dibagikan langsung pada hari tersebut.</p>
<p>&#8220;Hari ini wisuda mahasiswa langsung diberi map yang isinya ijazah asli dan juga diberi legalisir,&#8221; tekannya.</p>
<p>‎Ida Umami juga berpesan kepada para wisudawan/wisudawati untuk berkarya sesuai dengan keilmuwannya masing masing. &#8220;Ayo, berkarya profesional sesuai dengan ijazah dan kelimuwan <em>panjenengan</em>, tetapi jangan lupa tingkatkan iman dan <em>birrulwalidain</em>,&#8221; pesannya.</p>
<p>‎Setelah sambutan dari pihak rektorat, acara dilanjutkan dengan arahan Kadisdikbud Lampung, Thomas Amirico. Ia menekankan pentingnya kemampuan lulusan dalam menjawab tantangan zaman.</p>
<p>&#8220;Seorang lulusan tidak berhenti pada seberapa tinggi gelarnya, tetapi juga seberapa mampu ia menggunakan ilmunya untuk memecahkan persoalan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>‎Selain itu, Thomas Amirico turut berpesan bahwa institusi pendidikan memiliki peran krusial dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.</p>
<p>&#8220;Membangun peradaban bukan di kantor presiden, bukan di kantor gubernur, bukan di kantor wali kota dan bupati, tetapi di ruang-ruang kampus,&#8221; tambahnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-19164" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0140.jpg-scaled.webp" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0140.jpg-scaled.webp 2560w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0140.jpg-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0140.jpg-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0140.jpg-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0140.jpg-1536x1152.webp 1536w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0140.jpg-2048x1536.webp 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<h5><strong>Predikat yang Diraih Wisudawati</strong></h5>
<p>‎‎Tersemat beberapa predikat bagi para lulusan. Wisudawati terbaik Program Pascasarjana diraih oleh Izna Nur Rahmah, Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI ’24), dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,77. Sementara itu, wisudawati tercepat diraih oleh Reka Widiawati, Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA ’24), dengan masa studi 1 tahun 7 bulan 22 hari.</p>
<p>‎Sementara itu, pada program sarjana, predikat wisudawati terbaik diraih oleh mahasiswa dari 4 fakultas di lingkungan UIN Jusila.</p>
<p>Predikat tersebut diraih oleh Nurbaiti, Prodi Akuntansi Syariah (AKS ’22), dengan IPK 3,95; Dwi Alya Aqeela, Prodi Hukum Tata Negara (HTN ’22), dengan IPK 3,95; Arista Cahya Anggraini, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD ’22), dengan IPK 3,95.</p>
<p>‎Selanjutnya Ula Salma Nabila, Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI ’22), dengan IPK 3,93. Adapun predikat wisudawati tercepat diraih oleh Della Marchelina S. Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI ’22), dengan masa studi 3 tahun 5 bulan 18 hari.</p>
<h5><strong>Pesan dari Wisudawan/Wisudawati </strong></h5>
<p>‎‎Momen kelulusan meninggalkan kesan bagi para lulusan, salah satunya Shobuha Hanna Auliya, wisudawati Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI ’19).</p>
<p>Ia menyampaikan rasa syukur dan pesannya kepada mahasiswa yang masih menempuh studi. &#8220;Seru, bangga <em>udah</em> di gedung ini. Untuk mahasiswa yang masih berjuang, tetap semangat, jalani saja,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>‎Selaras dengan hal tersebut, Habibah, wisudawati Tadris Biologi (TBIO ’22), juga menyampaikan kebahagiaannya usai resmi merampungkan masa studi. &#8220;Alhamdulillah, saya senang akhirnya setelah empat tahun lulus juga,&#8221; syukurnya.</p>
<p>‎Ia tidak lupa memberikan semangat kepada rekan-rekan seperjuangannya. &#8220;Semangat, kalian pasti bisa, dan setiap proses orang itu berbeda-beda,&#8221; tutupnya.</p>
<p>‎Reporter: Alfya/Nadin</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-gelar-sidang-senat-terbuka-wisuda-periode-i-tahun-akademik-2026-2027-luluskan-544-mahasiswa/">UIN Jusila Gelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027, Luluskan 544 Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/uin-jusila-gelar-sidang-senat-terbuka-wisuda-periode-i-tahun-akademik-2026-2027-luluskan-544-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UIN Jusila Matangkan Wisuda Periode I dan Terapkan Skema Penghargaan Baru</title>
		<link>https://kronika.id/uin-jusila-matangkan-wisuda-periode-i-dan-terapkan-skema-penghargaan-baru/</link>
					<comments>https://kronika.id/uin-jusila-matangkan-wisuda-periode-i-dan-terapkan-skema-penghargaan-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 13:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jurai Siwo Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19158</guid>

					<description><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang direncanakan akan diikuti 720 calon wisudawan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026 di auditorium Gedung Academic Center (GAC). ‎Menjelang pelaksanaan, sejumlah aspek teknis mulai dimatangkan, meliputi pembentukan panitia, penetapan kuota wisudawan, serta pengaturan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-matangkan-wisuda-periode-i-dan-terapkan-skema-penghargaan-baru/">UIN Jusila Matangkan Wisuda Periode I dan Terapkan Skema Penghargaan Baru</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang direncanakan akan diikuti 720 calon wisudawan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026 di auditorium Gedung Academic Center (GAC).</p>
<p>‎Menjelang pelaksanaan, sejumlah aspek teknis mulai dimatangkan, meliputi pembentukan panitia, penetapan kuota wisudawan, serta pengaturan lokasi dan fasilitas pendukung.</p>
<p>Selain itu, tim keamanan dan tim kesehatan turut disiapkan untuk memastikan rangkaian prosesi wisuda berjalan tertib, aman, dan lancar.</p>
<h5><strong>Persiapan Awal Menjelang Pelaksanaan</strong></h5>
<p>‎Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dedi Irwansyah, mengungkapkan bahwa UIN Jusila telah menetapkan kuota wisudawan untuk jenjang Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), dan Strata 3 (S3).</p>
<p>“Kuota kita untuk wisuda periode kali ini, Periode I Tahun Akademik 2026/2027, kita mengalokasikan kuota 720 wisudawan untuk jenjang S1, S2, dan S3,” ungkapnya saat diwawancarai pada Kamis (13/8/2026).</p>
<p>‎Guna memastikan acara berjalan optimal, pihak kampus membentuk panitia pada Senin, 10 Agustus 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan koordinasi perdana melalui rapat pada Rabu, 12 Agustus 2026. “Panitia sudah kita bentuk sekitar tiga hari yang lalu dan kita sudah rapat kemarin,” tuturnya.</p>
<p>‎Dedi juga menyampaikan bahwa tahap awal persiapan wisuda kini telah berjalan. Panitia pelaksana telah resmi dibentuk dan melangsungkan rapat koordinasi bersama seluruh anggota panitia untuk mematangkan konsep serta teknis acara.</p>
<p>‎&#8221;Persiapannya, kita sudah bentuk panitia tahap pertama. Kita juga sudah rapat koordinator dan anggota panitia kemarin,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia memastikan pelaksanaan wisuda akan tetap berjalan sesuai jadwal yang tertera di kalender akademik. “Wisuda tetap akan dilaksanakan sesuai dengan kalender akademik, tanggal 26 Agustus 2026,&#8221; jelas Dedi.</p>
<p>‎Ditanya mengenai kendala dalam persiapan wisuda, Dedi optimis pelaksanaan acara akan berjalan lancar. Menurutnya, wisuda merupakan agenda rutin tahunan sehingga panitia telah memiliki pengalaman untuk mengantisipasi dan mengatasi kendala yang mungkin terjadi.</p>
<p>‎&#8221;Mudah-mudahan tidak ada. Kalau kendala yang kecil-kecil sana-sini pasti ada, tetapi kalau kendala yang mengakibatkan wisuda tidak <em>running</em>, saya kira mudah-mudahan tidak, ya, karena ini acara rutin,” tuturnya.</p>
<h5>‎<strong>Keamanan dan Kesehatan Disiapkan</strong></h5>
<p>‎Pihak kampus mengonfirmasi kesiapan pengamanan serta fasilitas kesehatan demi mendukung kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan wisuda mendatang. Dedi menegaskan, personel keamanan dipastikan hadir untuk mengawal seluruh rangkaian acara dari awal hingga selesai.</p>
<p>‎Selain tim pengamanan, pihak kampus juga telah menyiapkan tim medis guna mengantisipasi potensi gangguan kesehatan pada peserta maupun tamu undangan selama prosesi berlangsung.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, kampus bekerja sama dengan Puskesmas setempat untuk menangani keluhan kesehatan ringan yang mungkin muncul selama acara.</p>
<p>‎“Iya, biasanya kita bekerja sama dengan Puskesmas. Insyaallah selalu ada untuk jaga-jaga, tetapi lebih ke sakit-sakit ringan, pusing atau lainnya,” jelas Dedi.</p>
<h5>‎<strong>Evaluasi Penghargaan Wisudawan</strong></h5>
<p>‎Selain itu, pihak kampus tengah merencanakan pemberian penghargaan bagi lulusan berprestasi dalam gelaran wisuda mendatang. Kampus berencana menetapkan wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas agar apresiasi lebih merata.</p>
<p>&#8220;Sekarang kita belajar dari kemarin bahwa dinamika setiap fakultas itu tidak sama. Jadi, kita ambil terbaik dari setiap fakultas, sehingga setiap fakultas ada perwakilan,&#8221; terang Dedi.</p>
<p>‎Ia menuturkan, evaluasi tersebut dilakukan atas dasar belajar dari pelaksanaan wisuda sebelumnya, ketika kategori penghargaan seperti wisudawan terbaik, termuda, dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sering kali hanya didominasi oleh satu fakultas.</p>
<p>&#8220;Berbeda dari kemarin kalau kemarin kita termuda, terbaik, tertinggi IPK ternyata hanya mengerucut pada satu fakultas,&#8221; tuturnya.</p>
<h5>‎<strong>Pesan untuk Para Wisudawan</strong></h5>
<p>‎Warek I tersebut turut mengingatkan agar momen wisuda tidak dipandang sebagai titik akhir dari proses belajar dan pengabdian kepada masyarakat, melainkan sebagai momentum bersejarah yang menandai dimulainya perjalanan baru bagi para lulusan.</p>
<p>‎&#8221;Saya sendiri telah menulis sebuah essay Surat Cinta untuk Para Wisudawan. Jadi, untuk mengingatkan mahasiswa bahwa kita punya hak untuk bersenang-senang hari ini, ya, setelah rangkaian perjalanan panjang, usaha yang mungkin berdarah-darah, banyak pengorbanan, kita layak senang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain berharap agar prosesi wisuda berlangsung lancar dan khidmat, Dedi juga mengingatkan para wisudawan agar menjadikan kelulusan sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.</p>
<p>“Kita jangan berhenti di titik yang senang ini. Ada hal-hal yang lebih realistis yang membutuhkan lebih banyak keterampilan, kompetensi, dan kita harus siap memasuki itu,” harapnya.</p>
<h5>‎<strong>Respons Calon Wisudawan</strong></h5>
<p>‎Di tengah persiapan pelaksanaan wisuda yang terus dimatangkan oleh pihak kampus, sejumlah calon wisudawan mengaku masih belum memperoleh informasi secara lengkap mengenai rangkaian kegiatan.</p>
<p>‎Sementara itu, salah satu calon lulusan menjelaskan bahwa pihak kampus hanya memberikan informasi mengenai jadwal pelaksanaan wisuda, sedangkan jadwal geladi bersih, belum disampaikan secara pasti oleh pihak kampus.</p>
<p>&#8220;Seharusnya memang harus ada kepastian jadwal wisudanya, jadwal geladi pun harusnya sudah ada, agar para mahasiswa tidak bingung menunggu kapan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>‎Ia juga berharap pelaksanaan wisuda nantinya dapat berjalan lancar tanpa kendala. Ia meminta panitia tidak melakukan perubahan tanggal atau hari pelaksanaan secara mendadak agar tidak menimbulkan keluhan dari mahasiswa.</p>
<p>&#8220;Saya sendiri berharap acara wisuda tahun ini dapat berjalan lancar tanpa halangan apa pun, dan jangan sampai ganti tanggal atau hari karena nanti mahasiswa banyak komplain,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>‎Senada dengan tanggapan tersebut, Yusuf Amrullah, calon wisudawan Pendidikan Agama Islam (PAI&#8217;22) turut menyoroti kesiapan pelaksanaan wisuda, khususnya kapasitas Gedung Academic Center (GAC) dan kepastian jadwal geladi.</p>
<p>&#8220;Pertama, Gedung GAC mampu menampung mahasiswa yang akan diwisuda. Kedua, pelaksanaan geladi persiapan jangan sampai sifatnya dadakan karena kita tidak mengetahui keadaan mahasiswa masing-masing di lokasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>‎Ia juga berharap seluruh fasilitas pendukung dapat berfungsi secara optimal serta pihak kampus menyediakan konsumsi bagi para wisudawan selama kegiatan berlangsung.</p>
<p>&#8220;Saya berharap semoga ketika acara berlangsung semua fasilitas dapat berfungsi dengan baik, baik itu pendingin ruangan maupun kebersihan gedung. Saya juga berharap ada konsumsi yang disediakan oleh kampus untuk para wisudawan,&#8221; harapnya.</p>
<p>‎<strong>Reporter:</strong> Alfya/Humai</p>
<p><strong>Ilustrasi</strong>: Dok.Kronika/Rehan</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-matangkan-wisuda-periode-i-dan-terapkan-skema-penghargaan-baru/">UIN Jusila Matangkan Wisuda Periode I dan Terapkan Skema Penghargaan Baru</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/uin-jusila-matangkan-wisuda-periode-i-dan-terapkan-skema-penghargaan-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Terapkan Kurikulum OBE, Kesiapan Dosen Susun RPS Jadi Kendala</title>
		<link>https://kronika.id/mulai-terapkan-kurikulum-obe-kesiapan-dosen-susun-rps-jadi-kendala/</link>
					<comments>https://kronika.id/mulai-terapkan-kurikulum-obe-kesiapan-dosen-susun-rps-jadi-kendala/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 06:54:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jurai Siwo Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19154</guid>

					<description><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) secara resmi mulai menerapkan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) sejak pertengahan 2025. Kurikulum tersebut diterapkan secara menyeluruh di 22 program studi (prodi) yang tersebar di empat fakultas. Kurikulum OBE merupakan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada capaian atau kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah menempuh proses pendidikan. ‎Dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/mulai-terapkan-kurikulum-obe-kesiapan-dosen-susun-rps-jadi-kendala/">Mulai Terapkan Kurikulum OBE, Kesiapan Dosen Susun RPS Jadi Kendala</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) secara resmi mulai menerapkan Kurikulum <em>Outcome Based Education</em> (OBE) sejak pertengahan 2025. Kurikulum tersebut diterapkan secara menyeluruh di 22 program studi (prodi) yang tersebar di empat fakultas.</p>
<p>Kurikulum OBE merupakan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada capaian atau kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah menempuh proses pendidikan.</p>
<p>‎Dalam perencanaannya, Kurikulum OBE mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang menyederhanakan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).</p>
<p>UIN Jusila juga mengolaborasikan peraturan tersebut dengan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.</p>
<p>‎Tim Kronika menemui Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran (Puspakar), Kisno, yang bertugas di Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) guna menelusuri sejauh mana Kurikulum OBE di terapkan.</p>
<p>‎Kisno menerangkan bahwa proses transformasi kurikulum di UIN Jusila terus berkembang, mulai dari Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), hingga kini mengarah pada Kurikulum OBE yang lebih berorientasi pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), salah satunya melalui metode <em>Project Based Learning</em> (PJBL).</p>
<p>‎&#8221;Basisnya KKNI tidak kita tinggalkan, MBKM juga tidak kita tinggalkan, tetapi sekarang lebih kepada <em>outcome</em> atau luaran. Saya melihat teman-teman dosen dan mahasiswa orientasinya sekarang sudah ke PJBL,&#8221; terangnya saat diwawancarai di Gedung LPM, Senin, (03/08/2026).</p>
<h5>‎‎<strong>OBE untuk Keberlangsungan Mahasiswa</strong></h5>
<p>‎Lebih lanjut, Kisno menjelaskan bahwa penerapan Kurikulum OBE dirancang berdasarkan profil lulusan yang kemudian diturunkan menjadi capaian pembelajaran.</p>
<p>&#8220;Kita betul-betul ingin melihat profil program studi. Dari profil itulah nanti akan diturunkan capaian-capaian pembelajaran,&#8221; ujarnya.</p>
<p>‎Ia juga menekankan bahwa keberhasilan kurikulum ini tidak dapat diukur secara langsung selama proses perkuliahan, tetapi dievaluasi setelah mahasiswa menjadi alumni melalui <em>tracer study</em>.</p>
<p>Evaluasi tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana kesesuaian profil lulusan dengan dunia kerja nantinya.</p>
<p>&#8220;Memang tidak bisa diukur langsung, tetapi nanti diukur setelah dilakukan <em>tracer study</em> terhadap alumni, apakah sesuai dengan profil lulusan yang ditulis dan pekerjaan yang mereka dapatkan,&#8221; tekannya.</p>
<h5>‎<strong>Kendala Keterlambatan Penyusunan RPS</strong></h5>
<p>‎‎Kisno mengungkapkan bahwa penerapan OBE masih menghadapi kendala dalam kesiapan dosen menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS).</p>
<p>Selain keterlambatan penyusunan, terdapat perbedaan dalam penyusunan RPS sehingga capaian pembelajaran belum sepenuhnya seragam.</p>
<p>&#8220;Sangat disayangkan ketika ada dosen yang tidak membuat RPS, padahal secara teknologi pendidikan RPS harus dirancang sebelum pembelajaran dilaksanakan. Kasihan mahasiswa ketika dosen mengajar tanpa memiliki rancangan pembelajaran,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>‎Mengatasi persoalan tersebut, Puspakar kampus tengah menyusun RPS bersama agar seluruh dosen pengampu menggunakan CPL dan Sub-Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (Sub-CPMK) yang sama.</p>
<p>Langkah ini juga diterapkan pada mata kuliah seperti kecerdasan buatan (AI) dengan menyusun satu rancangan pembelajaran yang dapat digunakan oleh seluruh dosen pengampu agar lebih seragam.</p>
<p>‎Menurut Kisno, tantangan utama penerapan OBE bukan pada penyusunan dokumen kurikulum, melainkan pemahaman dosen terhadap konsep OBE yang penting untuk mendukung akreditasi unggul prodi.</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/mulai-terapkan-kurikulum-obe-kesiapan-dosen-susun-rps-jadi-kendala/">Mulai Terapkan Kurikulum OBE, Kesiapan Dosen Susun RPS Jadi Kendala</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/mulai-terapkan-kurikulum-obe-kesiapan-dosen-susun-rps-jadi-kendala/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT ke-81 RI, UIN Jusila Gelar Upacara dan Anugerah Satyalancana</title>
		<link>https://kronika.id/hut-ke-81-ri-uin-jusila-gelar-upacara-dan-anugerah-satyalancana/</link>
					<comments>https://kronika.id/hut-ke-81-ri-uin-jusila-gelar-upacara-dan-anugerah-satyalancana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jurai Siwo Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19146</guid>

					<description><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung Rektorat, Kampus I, UIN Jusila pada Senin (17/08/2026). ‎ ‎Hadir sebagai inspektur upacara, Rektor UIN Jusila Ida Umami, didampingi Wakil Rektor (Warek) I Bidang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/hut-ke-81-ri-uin-jusila-gelar-upacara-dan-anugerah-satyalancana/">HUT ke-81 RI, UIN Jusila Gelar Upacara dan Anugerah Satyalancana</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung Rektorat, Kampus I, UIN Jusila pada Senin (17/08/2026).<br />
‎<br />
‎Hadir sebagai inspektur upacara, Rektor UIN Jusila Ida Umami, didampingi Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dedi Irwansyah, Warek II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Yudiyanto, dan Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Aria Septi Anggaira, serta Kepala Biro (Kabiro) Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Win Hartan.<br />
‎<br />
‎Turut hadir dalam barisan peserta upacara seluruh Dosen dari setiap Fakultas, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga honorer di lingkungan UIN Jusila, Duta Kampus, serta perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK).<br />
‎<br />
‎​Upacara tersebut dirangkaikan dengan pemberian Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 53 Tanda Kehormatan (TK) Tahun 2026, kepada 11 pegawai di bawah naungan UIN Jusila yang telah mengabdi selama 20 hingga 30 tahun.<br />
‎<img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-19147" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-17.37.27.webp" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-17.37.27.webp 1600w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-17.37.27-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-17.37.27-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-17.37.27-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-17.37.27-1536x1152.webp 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><br />
‎​Dalam amanatnya, Ida Umami membacakan amanat tertulis Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar. Melalui pidato tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga keselarasan etika serta akhlak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.</p>
<p>​&#8221;AI (<em>Artificial Intelligence</em>) boleh semakin cerdas, tetapi manusia harus tetap bijaksana. Teknologi boleh semakin maju, tapi akhlak tidak boleh tertinggal,&#8221; tegasnya saat membacakan amanat.<br />
‎<br />
‎​Sementara itu, ia turut berpesan kepada seluruh elemen kampus untuk memperkuat sinergi demi mendorong kemajuan instansi. &#8220;Mari kita berjuang bersama-sama menjadikan kampus kita sebagai kampus pilihan, unggulan, dan berakhlak mulia,&#8221; tambahnya.<br />
‎<br />
‎Dalam sesi wawancara selepas upacara, Ida Umami turut menerangkan bahwa kemerdekaan yang telah diraih tentu perlu diisi dengan menjaga kedaulatan dan mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini dengan tidak ada tekanan dari bangsa lain, kita merdeka, berdaulat, dan juga adil dalam arti memperlakukan semua masyarakat sesuai Undang-Undang Dasar 1945,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, ‎Dedi Irwansyah sebagai salah satu penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya.</p>
<p>&#8220;Bahagia, bersyukur karena sudah berjalan sejauh ini tanpa ada masalah yang berarti dan yang paling penting tidak ada masalah yang sifatnya indisipliner,&#8221; ungkapnya.<br />
‎<br />
‎Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi dan dorongan untuk terus berkarya dan mencari ruang yang lebih luas dalam pengabdian di UIN Jusila.</p>
<p>&#8220;Harapannya, mencoba mencari ruang yang lebih besar. Selain pengakuan, juga semacam dorongan berkarya,&#8221; harapnya.<br />
‎<br />
‎Tanggapan lain datang dari peserta upacara. Marsya, sebagai Duta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan upacara HUT RI ke-81 di kampus. Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar dari awal hingga akhir.</p>
<p>&#8220;Upacara kemerdekaan 17 Agustus yg ke-81 di UIN Jusila ini alhamdulillah berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir,&#8221; ucapnya.<br />
‎<br />
‎Ia berharap ke depannya kampus dapat terus meningkatkan kualitas, berkembang, dan makin maju sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Indonesia. &#8220;Lebih bisa meningkat untuk <em>civitas akademica</em>, kemudian akhlak diperbaiki, dan untuk ke depannya semoga lebih maju untuk Indonesia,&#8221; ungkapnya,&#8221; harapanya.<br />
‎<br />
‎Reporter: Haya/Nadin</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/hut-ke-81-ri-uin-jusila-gelar-upacara-dan-anugerah-satyalancana/">HUT ke-81 RI, UIN Jusila Gelar Upacara dan Anugerah Satyalancana</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/hut-ke-81-ri-uin-jusila-gelar-upacara-dan-anugerah-satyalancana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Budaya Malam Mingguan di Kalangan Generasi Muda</title>
		<link>https://kronika.id/budaya-malam-mingguan-di-kalangan-generasi-muda/</link>
					<comments>https://kronika.id/budaya-malam-mingguan-di-kalangan-generasi-muda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 13:55:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[malming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19141</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malam Minggu merupakan salah satu momen yang lekat dengan kehidupan generasi muda. Setelah menjalani berbagai aktivitas selama satu pekan, momen tersebut kerap dimanfaatkan untuk berkumpul, berjalan-jalan, nongkrong, atau sekadar menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. Kebiasaan tersebut menjadikan malam Minggu tidak hanya dipandang sebagai malam menjelang hari libur, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial anak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/budaya-malam-mingguan-di-kalangan-generasi-muda/">Budaya Malam Mingguan di Kalangan Generasi Muda</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Malam Minggu merupakan salah satu momen yang lekat dengan kehidupan generasi muda. Setelah menjalani berbagai aktivitas selama satu pekan, momen tersebut kerap dimanfaatkan untuk berkumpul, berjalan-jalan, nongkrong, atau sekadar menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.</p>
<p>Kebiasaan tersebut menjadikan malam Minggu tidak hanya dipandang sebagai malam menjelang hari libur, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial anak muda.<br />
‎<br />
‎Fenomena malam Minggu sebenarnya telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Bagi generasi muda, malam Minggu menjadi momen untuk sejenak melepas penat setelah menjalani rutinitas. Bentuk kegiatannya pun beragam, seperti berkumpul bersama teman.</p>
<p>Mengunjungi tempat hiburan, atau sekadar menghabiskan waktu di ruang-ruang publik. Berbagai aktivitas tersebut menjadikan malam Minggu sebagai salah satu momen penting bagi anak muda untuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.<br />
‎<br />
‎<strong>Nongkrong sebagai Bagian dari Budaya</strong><br />
‎<br />
‎Salah satu kegiatan yang identik dengan malam Minggu adalah nongkrong. Kafe, tempat makan, taman, hingga berbagai ruang publik sering menjadi pilihan generasi muda untuk berkumpul.</p>
<p>Aktivitas ini tidak hanya sekadar cara untuk mengisi waktu luang, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bertukar cerita, mempererat hubungan antarteman, serta berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.<br />
‎<br />
‎Bagi generasi muda, nongkrong dapat menjadi ruang untuk membangun relasi sosial sekaligus menunjukkan dan mengekspresikan diri. Oleh karena itu, ramainya berbagai tempat berkumpul disaat malam Minggu mencerminkan cara generasi muda memanfaatkan waktu luang sekaligus memenuhi kebutuhan sosial mereka.<br />
‎<br />
<strong>‎Antara Kebebasan dan Pilihan</strong><br />
‎<br />
‎Malam Minggu memberikan ruang bagi generasi muda untuk menentukan sendiri bagaimana mereka ingin menghabiskan waktu luang. Waktu tersebut dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, baik yang bersifat menghibur maupun yang memberikan manfaat.</p>
<p>Kehidupan generasi muda pada malam Minggu tidak hanya berkaitan dengan kebebasan untuk bersenang-senang, tetapi juga memerlukan kebijaksanaan dalam memilih aktivitas agar terhindar dari dampak negatif.<br />
‎<br />
‎Dengan demikian, budaya malam Minggu tidak hanya dapat diukur dari seberapa ramai tempat yang didatangi atau seberapa lama seseorang menghabiskan waktu di luar rumah.</p>
<p>Lebih dari itu, malam Minggu dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan sosial, menikmati kebersamaan, sekaligus memilih aktivitas yang sesuai dengan nilai, kebutuhan, serta kondisi masing-masing.<br />
‎<br />
‎<strong>Malam Minggu sebagai Bagian dari Budaya Generasi Muda</strong><br />
<strong>‎</strong><br />
‎Budaya malam Minggu merupakan bagian dari kehidupan sosial generasi muda yang terus mengalami perkembangan seiring perubahan zaman. Berbagai aktivitas, mulai dari nongkrong, berkumpul, hingga menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.</p>
<p>menunjukkan bahwa malam Minggu bukan sekadar waktu untuk bersantai. Momen tersebut juga menjadi ruang bagi anak muda untuk berinteraksi, membangun hubungan, dan menikmati kehidupan sosial.<br />
‎<br />
‎Pada akhirnya, makna malam Minggu bukan hanya terletak pada tempat yang dikunjungi atau kegiatan yang dilakukan. Hal yang lebih penting adalah bagaimana generasi muda memanfaatkan waktu tersebut untuk berinteraksi dengan orang lain, menjaga hubungan sosial, dan menikmati waktu luang dengan cara yang sesuai dengan pilihan serta kebutuhan mereka.<br />
‎<br />
‎Sumber Rujukan:<br />
‎https://www.kompasiana.com/fitriapril/5517a1a4a33311af07b65ee6/malam-minggu-malam-sakral-kaum-muda</p>
<p>‎https://solokini.com/read/kenapa-malam-minggu-identik-dengan-anak-muda-alasan-di-balik-ritual-nongkrong-secara-sosiologis-dan-psikologis/<br />
‎<br />
‎https://porosmedia.com/malam-mingguan-tradisi-sosial-remaja-indonesia-yang-terus-berkembang/<br />
‎<br />
‎<strong>Sumber Gambar:</strong> Magnific.com<br />
‎<strong>Penulis:</strong> Nihayatuzzahroh</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/budaya-malam-mingguan-di-kalangan-generasi-muda/">Budaya Malam Mingguan di Kalangan Generasi Muda</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/budaya-malam-mingguan-di-kalangan-generasi-muda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Musim Kemarau: Siasat Cerdas Hemat Air Bersih</title>
		<link>https://kronika.id/waspada-musim-kemarau-siasat-cerdas-hemat-air-bersih/</link>
					<comments>https://kronika.id/waspada-musim-kemarau-siasat-cerdas-hemat-air-bersih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 13:43:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[kemarau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19136</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indonesia saat ini mulai memasuki fase kekeringan hidrologis seiring berlanjutnya musim kemarau yang diperkuat oleh fenomena El Nino. Sebagian besar musim kemarau di Indonesia diprediksi berlangsung selama 10 hingga 21 dasarian, atau sekitar 100 hingga 210 hari. ‎Musim kemarau merupakan musim yang dipengaruhi oleh sistem muson. Di Indonesia, musim kemarau disebabkan oleh angin muson yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/waspada-musim-kemarau-siasat-cerdas-hemat-air-bersih/">Waspada Musim Kemarau: Siasat Cerdas Hemat Air Bersih</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia saat ini mulai memasuki fase kekeringan hidrologis seiring berlanjutnya musim kemarau yang diperkuat oleh fenomena El Nino. Sebagian besar musim kemarau di Indonesia diprediksi berlangsung selama 10 hingga 21 dasarian, atau sekitar 100 hingga 210 hari.</p>
<p>‎Musim kemarau merupakan musim yang dipengaruhi oleh sistem muson. Di Indonesia, musim kemarau disebabkan oleh angin muson yang bertiup dari Benua Australia.</p>
<p>Dalam kondisi ini, angin muson timur membawa hawa panas yang berasal dari Gurun Australia. Angin tersebut kemudian bergerak melintasi Indonesia sehingga wilayah Nusantara mengalami musim kemarau.</p>
<p>‎Kondisi ini menyebabkan cuaca menjadi panas dengan sinar matahari yang terik pada siang hari. Selain itu, musim kemarau yang berkepanjangan juga berpotensi menimbulkan kekeringan, sehingga mengurangi cadangan air di sumber-sumber alami dan mengganggu pasokan air bersih.</p>
<p>‎Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia akan terjadi pada Juli hingga September 2026. Oleh karena itu, hal yang perlu diwaspadai selama musim kemarau adalah menipisnya pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi ini adalah menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari agar pasokan air dapat bertahan lebih lama selama musim kemarau. Lantas, bagaimana cara menghemat air dalam kehidupan sehari-hari?</p>
<h5>‎<strong>Cara Menghemat Penggunaan Air saat Musim Kemarau</strong></h5>
<p>‎Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kebiasaan sederhana hingga menerapkan perilaku adaptif selama musim kemarau. Berikut diantaranya.</p>
<ol>
<li>‎<strong>Pakai air secukupnya saat beraktivitas</strong></li>
</ol>
<p>‎Penggunaan air dapat dikendalikan dengan mematikan keran saat tidak digunakan. Gunakan air secukupnya agar ketersediaan air bersih tetap bertahan selama musim kemarau berkepanjangan.</p>
<ol start="2">
<li>‎<strong>Segera perbaiki pipa air yang bocor</strong></li>
</ol>
<p>‎Di tengah musim kemarau, hentikan kebiasaan mengabaikan pipa air yang bocor. Ketika pipa air bocor, air yang seharusnya mengalir ke tempat tujuan akan terbuang percuma. Memperbaiki pipa air yang bocor dapat membantu mencegah pemborosan air.</p>
<ol start="3">
<li>‎<strong>Kurangi pemborosan makanan</strong></li>
</ol>
<p>‎Proses produksi makanan yang kita konsumsi menggunakan air. Mulai dari menanam hingga proses pengolahannya untuk dapat dikonsumsi. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan secukupnya dan tidak membuang makanan merupakan salah satu tindakan bijak menghemat air.</p>
<ol start="4">
<li>‎<strong>Siram tanaman pada waktu yang tepat</strong></li>
</ol>
<p>‎Sirami tanaman pada pagi atau sore hari agar air tidak langsung menguap akibat paparan sinar matahari. Siram tanaman langsung pada bagian akar atau tanah agar air terserap ke area yang membutuhkan dan hindari menyiram tanaman dari bagian atas.</p>
<ol start="5">
<li><strong>Tampung air bekas</strong></li>
</ol>
<p>‎Menampung air bekas dapat dilakukan, misalnya, setelah mencuci pakaian, mencuci beras, atau kegiatan lainnya. Air bekas yang masih layak digunakan dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.</p>
<ol start="6">
<li>‎<strong>Atur penggunaan mesin cuci</strong></li>
</ol>
<p>‎Cuci pakaian saat sudah terkumpul hingga memenuhi kapasitas mesin cuci. Dengan cara ini, penggunaan air dan listrik menjadi lebih efisien. Sebaliknya, mencuci pakaian sedikit demi sedikit menggunakan mesin cuci cenderung lebih  membuang-buang air.</p>
<p>‎Musim kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan kekeringan sehingga pasokan air bersih menjadi berkurang. Oleh karena itu, kita perlu menghemat penggunaan air selama musim kemarau, seperti menggunakan air secukupnya saat beraktivitas, segera memperbaiki pipa yang bocor, mengurangi pemborosan makanan, menyiram tanaman pada waktu yang tepat, menampung air bekas cucian untuk dimanfaatkan kembali, serta mengatur penggunaan mesin cuci.</p>
<p>‎Dengan menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau berlangsung.</p>
<p><strong>Sumber:</strong></p>
<p><a href="https://www.kompas.com/tren/read/2026/07/30/190000065/kemarau-makin-panjang-indonesia-mulai-masuk-fase-kekeringan-hidrologis-ini">https://www.kompas.com/tren/read/2026/07/30/190000065/kemarau-makin-panjang-indonesia-mulai-masuk-fase-kekeringan-hidrologis-ini</a></p>
<p><a href="https://news.detik.com/berita/d-6759696/apa-penyebab-musim-kemarau-simak-penjelasan-dan-dampaknya">https://news.detik.com/berita/d-6759696/apa-penyebab-musim-kemarau-simak-penjelasan-dan-dampaknya</a></p>
<p><a href="https://nasional.kompas.com/read/2026/06/11/08233421/waspada-musim-kemarau-panjang-2026-apa-yang-perlu-dipersiapkan">https://nasional.kompas.com/read/2026/06/11/08233421/waspada-musim-kemarau-panjang-2026-apa-yang-perlu-dipersiapkan</a></p>
<p><a href="https://tirto.id/bagaimana-cara-menghemat-air-pada-musim-kemarau-gRzg">https://tirto.id/bagaimana-cara-menghemat-air-pada-musim-kemarau-gRzg</a></p>
<p><strong>Sumber foto:</strong> Pixabay.com</p>
<p><strong>Penulis:</strong> Alfya Zahra Zakia</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/waspada-musim-kemarau-siasat-cerdas-hemat-air-bersih/">Waspada Musim Kemarau: Siasat Cerdas Hemat Air Bersih</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/waspada-musim-kemarau-siasat-cerdas-hemat-air-bersih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>‎Kemetro Fest Season III Hadirkan 30 Tenant, Jadi Ruang Promosi UMKM Kota Metro</title>
		<link>https://kronika.id/kemetro-fest-season-iii-hadirkan-30-tenant-jadi-ruang-promosi-umkm-kota-metro/</link>
					<comments>https://kronika.id/kemetro-fest-season-iii-hadirkan-30-tenant-jadi-ruang-promosi-umkm-kota-metro/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:29:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kotametro]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19129</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kreatif Event Metro Festival (Kemetro Fest) Season III kembali digelar di Kota Metro dengan mengusung nuansa “Layar Lebar”. Berlangsung di halaman Bioskop BES Cinema, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, festival tersebut digelar pada 7 hingga 17 Agustus 2026. ‎ ‎Mengusung konsep festival kuliner, Kemetro Fest Season III tak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, melainkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/kemetro-fest-season-iii-hadirkan-30-tenant-jadi-ruang-promosi-umkm-kota-metro/">‎Kemetro Fest Season III Hadirkan 30 Tenant, Jadi Ruang Promosi UMKM Kota Metro</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kreatif <em>Event</em> Metro Festival (Kemetro <em>Fest</em>) <em>Season</em> III kembali digelar di Kota Metro dengan mengusung nuansa “Layar Lebar”. Berlangsung di halaman Bioskop BES Cinema, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, festival tersebut digelar pada 7 hingga 17 Agustus 2026.<br />
‎<br />
‎Mengusung konsep festival kuliner, Kemetro <em>Fest Season</em> III tak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, melainkan memberikan kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan penjualan.<br />
‎<br />
‎Sebanyak 30 tenant kuliner turut berpartisipasi dengan menawarkan beragam makanan dan minuman, mulai dari makanan berat hingga makanan ringan. Festival ini berlangsung setiap hari dengan waktu operasional yang berbeda, yakni pukul 16.00–21.00 WIB pada hari kerja dan pukul 16.00–22.00 WIB pada akhir pekan.<br />
‎<br />
‎Dalam pelaksanaannya, Kemetro <em>Fest Season</em> III diinisiasi oleh tim Metrofest bersama BES Cinema Metro. Metrofest berperan dalam menggagas ide dan konsep kegiatan, sementara BES Cinema Metro mendukung dari sisi tempat dan fasilitas.</p>
<p>Salah satu tim Kemetro<em> Fest</em>, Daniel Mahendra, menyebut antusiasme masyarakat terhadap Kemetro <em>Fest Season</em> III cukup tinggi. Ramainya pengunjung menjadi salah satu indikator bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut.<img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-19130" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0158.jpg-scaled.webp" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0158.jpg-scaled.webp 2560w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0158.jpg-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0158.jpg-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0158.jpg-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0158.jpg-1536x1152.webp 1536w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0158.jpg-2048x1536.webp 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p style="padding-left: 40px;">&#8220;Tanggapannya luar biasa. Antusias pengunjung sangat <em>full</em> <em>banget</em>. Ini sudah sangat luar biasa,&#8221; ungkapnya.<br />
‎<br />
‎Ia berharap masyarakat Kota Metro turut mendukung pelaku UMKM dengan membeli produk yang ditawarkan selama festival berlangsung. &#8220;Harapannya masyarakat Kota Metro banyak jajan, jadi bisa support UMKM dan masyarakat juga senang,&#8221; harapnya.</p>
<p>‎<br />
‎Salah satu pelaku UMKM dari Kedai Zura, Arya Setiawan, mengakui jika Kemetro <em>Fest</em> memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dengan membuka kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. &#8220;Bagus, <em>sih</em>, mengadakan kegiatan seperti ini, karena membantu UMKM kita juga,&#8221; akunya.</p>
<p>‎Arya berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi pelaku UMKM. &#8220;Harapannya semoga ke depannya UMKM makin maju dan ramai,&#8221; ucapnya.<br />
‎<br />
‎Sementara itu, Venty Melia Sari, penjaga tenant Emmenak, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dengan membuka peluang penjualan. &#8220;Cukup ramai dan sangat memuaskan. Sangat menambah UMKM makin lancar di Kota Metro,” ungkapnya.</p>
<p>‎<br />
‎Venty berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin untuk mendukung perkembangan UMKM di Kota Metro. &#8220;Harapannya semoga berlangsung tiap bulan atau tiap tahun agar UMKM Metro makin berkembang dan jaya,&#8221; katanya.</p>
<p>‎Salah satu pengunjung, Rupmiati, menyambut positif festival kuliner tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi hiburan sekaligus meramaikan suasana Kota Metro pada akhir pekan. &#8220;Maju terus kuliner-kuliner hari ini, terkhusus malam Minggu. Senang ada acara yang meriah, malam Minggu ada kuliner. Sering-sering diadakan,&#8221; ujarnya.<br />
‎<br />
‎Rupmiati berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan berkembang pada kesempatan berikutnya. &#8220;Harapannya bisa maju terus acara ini dan lancar,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Reporter: Rafi/Riska</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/kemetro-fest-season-iii-hadirkan-30-tenant-jadi-ruang-promosi-umkm-kota-metro/">‎Kemetro Fest Season III Hadirkan 30 Tenant, Jadi Ruang Promosi UMKM Kota Metro</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/kemetro-fest-season-iii-hadirkan-30-tenant-jadi-ruang-promosi-umkm-kota-metro/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dihadiri Menag RI, UIN Jusila Kukuhkan Lima Profesor dan Resmikan Lab Terintegritas</title>
		<link>https://kronika.id/dihadiri-menag-ri-uin-jusila-kukuhkan-lima-profesor-dan-resmikan-lab-terintegritas/</link>
					<comments>https://kronika.id/dihadiri-menag-ri-uin-jusila-kukuhkan-lima-profesor-dan-resmikan-lab-terintegritas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 15:12:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[pengukuhan]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jurai Siwo Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=19121</guid>

					<description><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan lima guru besar, pelantikan Pengurus Pusat Kajian Pesantren, dan peresmian Laboratorium Terintegrasi. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Nasaruddin Umar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/dihadiri-menag-ri-uin-jusila-kukuhkan-lima-profesor-dan-resmikan-lab-terintegritas/">Dihadiri Menag RI, UIN Jusila Kukuhkan Lima Profesor dan Resmikan Lab Terintegritas</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan lima guru besar, pelantikan Pengurus Pusat Kajian Pesantren, dan peresmian Laboratorium Terintegrasi. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Sabtu (8/8/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Nasaruddin Umar dan rombongan, serta Rektor UIN Jusila Ida Umami beserta jajarannya. Turut hadir Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, serta tamu undangan lainnya.</p>
<p>Acara diawali dengan pembukaan Sidang Senat Terbuka oleh Ketua Senat UIN Jusila, Mukhtar Hadi. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Wakil Rektor (Warek) I Dedi Irwansyah, yang menetapkan pengukuhan lima guru besar UIN Jusila.</p>
<p>Adapun lima guru besar tersebut, yakni Prof. Dr. Siti Zulaikha, S.Ag., M.H. dengan kepakaran Ilmu Hukum Perkawinan dan Prof. Dr. Dri Santoso, M.H. dengan kepakaran Pemikiran Hukum Keluarga Islam.</p>
<p>Disusul Prof. Dr. Mukhtar Hadi, M.Si. dengan kepakaran Manajemen Lembaga Pendidikan Islam; Prof. Husnul Fatarib, Ph.D. dengan kepakaran Ushul Fikih.</p>
<p>Selanjutnya, Prof. Dr. Imam Mustofa, M.H. dengan kepakaran Hukum Ekonomi Syariah Kontemporer. Pengukuhan tersebut ditandai dengan pemukulan beduk sebagai tanda sahnya pengukuhan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-19124" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.26.webp" alt="" width="1350" height="1080" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.26.webp 1350w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.26-300x240.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.26-1024x819.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.26-768x614.webp 768w" sizes="(max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /></p>
<h5><strong>Menag RI Apresiasi UIN Jusila, Rektor Titip Harapan Pembangunan Gedung Ma&#8217;had</strong></h5>
<p>Menag RI Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasinya atas pengukuhan lima guru besar yang dinilai akan berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan kampus ke depan.</p>
<p>&#8220;Tentu ada kebahagiaan hari ini, atas lima orang luar biasa yang kita saksikan di atas panggung tadi, karena mereka sebagai pendorong dalam ilmu pengetahuan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga menekankan peran UIN Jusila yang tidak hanya berfokus pada bidang akademik, tetapi turut memberikan kontribusi bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;UIN tidak hanya menciptakan ilmuwan sebagai lembaga akademis yang punya persyaratan tertentu, tetapi UIN juga diharapkan menjadi lembaga kemasyarakatan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Rektor UIN Jusila Ida Umami dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Menag Nasaruddin Umar atas kehadirannya di UIN Jusila.</p>
<p>&#8220;Bapak, Ibu sekalian, tentu alhamdulillah keberkahan yang luar biasa meliputi kita semua, seluruh keluarga besar UIN Jusila, dan juga hari ini Bapak Menteri Agama akhirnya datang mengunjungi kita,” ujarnya.</p>
<p>Sebelum menutup sambutannya, Rektor UIN Jusila tersebut turut meminta bantuan kepada pihak Menag dan Wali Kota Metro guna mewujudkan cita-cita kampus dalam membangun Ma’had Al-Jami’ah di UIN Jusila yang telah diwacanakan sejak silam.</p>
<p>&#8220;Bapak Menteri dan Wali Kota, kami mohon bantuan untuk pendirian Ma’had Al-Jami’ah,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menag RI Nasaruddin Umar di UIN Jusila. Ia menyebut kedatangan Menag menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut.</p>
<p>“Atas nama <em>civitas academica</em> UIN Jusila, saya menyampaikan selamat datang, khususnya kepada Bapak Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Nasaruddin Umar di UIN Jusila,” ujarnya.</p>
<p>Bambang juga memberikan apresiasi atas pengukuhan lima guru besar UIN Jusila. Menurutnya, pengukuhan tersebut menjadi capaian penting bagi <em>civitas academica</em> dan perkembangan UIN Jusila.</p>
<p>“Saya juga menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para akademisi yang hari ini dikukuhkan sebagai guru besar,” tambahnya.</p>
<p>Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan peluncuran UIN Jusila dan peresmian Gedung Laboratorium Terintegrasi yang ditandai dengan pembunyian sirene dan penandatanganan prasasti.</p>
<p>Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan 23 Pengurus Pusat Kajian Pesantren dan ditutup dengan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Menag RI Nasaruddin Umar.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-19123" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.27.webp" alt="" width="1040" height="694" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.27.webp 1040w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.27-300x200.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.27-1024x683.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.27-768x512.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-08-at-22.03.27-550x367.webp 550w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></p>
<h5><strong>Bukan Menara Gading: Refleksi dan Komitmen Pengabdian Guru Besar Baru</strong></h5>
<p>Salah satu guru besar yang dikukuhkan, Husnul Fatarib, dengan kepakaran Ushul Fikih, menyebut pengukuhan tersebut sebagai momentum baru dalam perjalanan akademiknya. Ia menilai gelar guru besar bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan awal untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>“Ini adalah lembaran baru untuk memulai karier yang lebih menantang lagi, yang lebih bermanfaat lagi, yang lebih berguna lagi bagi bangsa, agama, dan negara,” ungkapnya.</p>
<p>Husnul mengatakan perjalanan menuju Guru Besar telah dilaluinya dalam waktu panjang. Ia meraih gelar doktor pada 2006 dan baru memperoleh jabatan fungsional guru besar pada 2026.</p>
<p>“Setelah 20 tahun menyandang gelar doktor, pada hari ini bisa alhamdulillah dikaruniai gelar jabatan fungsional Guru Besar di lingkungan Kementerian Agama,” tuturnya.</p>
<p>Ia berharap keilmuannya setelah dikukuhkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
<p>“Guru Besar itu tidaklah kemudian menjadi menara gading di kampus dengan gagahnya, tetapi kemudian harus lebih bermanfaat, lebih berdaya guna, dan dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, guru besar lainnya, Imam Mustofa, mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari guru besar yang dikukuhkan langsung oleh Menag Nasaruddin Umar. Ia menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi.</p>
<p>“Alhamdulillah luar biasa, mungkin kami angkatan satu-satunya periode ini yang dikukuhkan oleh Menteri Agama langsung. Biasanya dikukuhkan oleh Rektor,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Imam, jabatan Guru Besar bukan merupakan tujuan akhir, melainkan sarana untuk memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya bagi mahasiswa.</p>
<p>“Saya mempunyai komitmen untuk tidak egois. Guru Besar itu bukan capaian tertinggi dalam konteks sosial, tetapi sekadar wasilah untuk bisa lebih bermanfaat, khususnya bagi para mahasiswa,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Imam juga berpesan kepada mahasiswa untuk memperbanyak membaca sebagai bagian dari pengembangan wawasan dan kemampuan berpikir.</p>
<p>&#8220;Banyaklah membaca, bukan hanya banyak menonton, karena khazanah berpikir kita akan berbeda. Buku dan bahan bacaan belum bisa digantikan dengan yang lain,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>‎Reporter: Alfya/Humai</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/dihadiri-menag-ri-uin-jusila-kukuhkan-lima-profesor-dan-resmikan-lab-terintegritas/">Dihadiri Menag RI, UIN Jusila Kukuhkan Lima Profesor dan Resmikan Lab Terintegritas</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/dihadiri-menag-ri-uin-jusila-kukuhkan-lima-profesor-dan-resmikan-lab-terintegritas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
