<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kronika</title>
	<atom:link href="https://kronika.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kronika.id/</link>
	<description>Menjunjung Tinggi Kebenaran</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 15:20:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kronika.id/wp-content/uploads/2024/01/cropped-cropped-cropped-cropped-cropped-LOGO-UKPM-KRONIKA-32x32.png</url>
	<title>Kronika</title>
	<link>https://kronika.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kuliner Lampung Festival 2026 Suguhkan Cita Rasa Thailand</title>
		<link>https://kronika.id/kuliner-lampung-festival-2026-suguhkan-cita-rasa-thailand/</link>
					<comments>https://kronika.id/kuliner-lampung-festival-2026-suguhkan-cita-rasa-thailand/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 15:20:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Metro]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[#Festivalkuliner]]></category>
		<category><![CDATA[#kulinerkotametro]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKMMetro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18889</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuliner Lampung menggelar Festival Kuliner bertema “From Bangkok to Metro” di Cagar Budaya Rumah Asisten Wedana, Kota Metro. Acara yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 7 Juni 2026 tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 15.00–22.00 WIB. Kegiatan yang digagas oleh dua founder, yakni Ale Janes dari Kuliner Lampung dan A. Sani Kalim dari DOmin tersebut, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/kuliner-lampung-festival-2026-suguhkan-cita-rasa-thailand/">Kuliner Lampung Festival 2026 Suguhkan Cita Rasa Thailand</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuliner Lampung menggelar Festival Kuliner bertema “<em>From Bangkok to Metro</em>” di Cagar Budaya Rumah Asisten Wedana, Kota Metro. Acara yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 7 Juni 2026 tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 15.00–22.00 WIB.</p>
<p>Kegiatan yang digagas oleh dua founder, yakni Ale Janes dari Kuliner Lampung dan A. Sani Kalim dari DOmin tersebut, menyuguhkan kuliner bernuansa Thailand yang menghadirkan kurang lebih 50 <em>tenant</em>. Pemilihan tema Bangkok dipilih karena masih minimnya pengenalan kuliner khas Thailand di kalangan masyarakat Kota Metro.</p>
<p>Berbagai pilihan makanan tersedia mulai dari hidangan berat hingga camilan ringan, seperti telur gulung, dimsum, dan nasi kulit Thailand. Selain menikmati aneka kuliner, pengunjung juga dihibur dengan penampilan <em>live music</em> dari sejumlah band lokal Kota Metro selama acara berlangsung.</p>
<p>Selain sebagai ajang wisata kuliner, kegiatan tersebut juga bertujuan mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan ruang promosi bagi para pelaku usaha.</p>
<figure id="attachment_18892" aria-describedby="caption-attachment-18892" style="width: 1440px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-18892 size-full" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/festival-e1780326842984.webp" alt="Festival Kuliner Lampung, Wedana Space, Kota Metro, Senin (11/6/2026)." width="1440" height="1075" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/festival-e1780326842984.webp 1440w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/festival-e1780326842984-300x224.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/festival-e1780326842984-1024x764.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/festival-e1780326842984-768x573.webp 768w" sizes="(max-width: 1440px) 100vw, 1440px" /><figcaption id="caption-attachment-18892" class="wp-caption-text">Festival Kuliner Lampung, Wedana Space, Kota Metro, Senin (11/6/2026).</figcaption></figure>
<p>Koordinator acara, Febri Daraz, menjelaskan bahwa Cagar Budaya Rumah Asisten Wedana Metro dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki rekam jejak yang baik sebagai tempat berlangsungnya festival kuliner tersebut sejak 2024.</p>
<p>“Memilih tempat ini karena sudah dua kali di sini, terakhir tahun 2024, jadinya kita di sini lagi,” jelasnya.</p>
<p>Ia menilai festival tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Kota Metro. Menurutnya, antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama pelaksanaan hingga saat ini, terutama dari masyarakat yang ingin mencoba beragam kuliner bernuansa Thailand.</p>
<p>“Warga Kota Metro antusias dari hari pertama sampai hari ini, pokoknya ke depannya kita setiap tahun bisa mengadakan event ini,” ungkapnya.</p>
<p>Tanggapan juga datang dari salah satu <em>tenant</em> Sale Drink, Sinta Mispan. Menurutnya, Festival Kuliner Lampung menjadi ajang yang menarik bagi para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat sekaligus mendorong inovasi dalam konsep penjualan yang mengusung nuansa luar negeri.</p>
<p>“Sangat seru. Yang pasti buat acara-acara ini sering-sering. Banyak mengembangkan UMKM seperti makanan dan minuman. Bagi yang tidak mempunyai <em>offline store</em> bisa berkembang di acara-acara ini,” jelasnya.</p>
<p>Ia berharap festival kuliner tersebut dapat lebih sering diselenggarakan dan menjangkau berbagai daerah. “Lebih sering untuk <em>event-event</em> ini karena membantu UMKM, juga bisa diadakan di lain daerah, sehingga bisa merasakan kuliner khas Thailand,” harapnya.</p>
<p>Tanggapan serupa disampaikan oleh salah satu pengunjung, Arimbi Salsabila Ramadhani. Menurutnya, festival tersebut berlangsung meriah dan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan kuliner khas Thailand kepada masyarakat.</p>
<p>“Menurut saya event ini merupakan langkah positif dan memberikan dampak positif terutama bagi kelompok usaha UMKM, terkhususnya di Kota Metro. Jadi, UMKM bisa mengenalkan produk-produk mereka ke masyarakat yang lebih luas,” ungkapnya.</p>
<p>Arimbi berharap festival kuliner serupa dapat terus diselenggarakan setiap tahun. “Tahun kemarin, kan sudah ada, ya, di Wedana ini, <em>cuma</em> bedanya dia mungkin bukan Bangkok, tapi <em>cuma</em> kuliner biasa. Harapannya, ke depannya ada lagi setiap tahun, sehingga UMKM dapat berkembang,” harapnya.</p>
<p>Reporter: Rafi</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/kuliner-lampung-festival-2026-suguhkan-cita-rasa-thailand/">Kuliner Lampung Festival 2026 Suguhkan Cita Rasa Thailand</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/kuliner-lampung-festival-2026-suguhkan-cita-rasa-thailand/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UIN Jusila Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026</title>
		<link>https://kronika.id/uin-jusila-laksanakan-upacara-peringatan-hari-lahir-pancasila-1-juni-2026/</link>
					<comments>https://kronika.id/uin-jusila-laksanakan-upacara-peringatan-hari-lahir-pancasila-1-juni-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:33:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceremony]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jurai Siwo Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[ceremony]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18881</guid>

					<description><![CDATA[<p>‎Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Mengusung tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung Rektorat, Kampus I, UIN Jusila pada Senin (01/06/2026). ‎ ‎Hadir sebagai inspektur upacara, Rektor UIN Jusila Ida Umami, didampingi oleh Wakil Rektor (Warek) [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-laksanakan-upacara-peringatan-hari-lahir-pancasila-1-juni-2026/">UIN Jusila Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>‎Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Mengusung tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung Rektorat, Kampus I, UIN Jusila pada Senin (01/06/2026).<br />
‎<br />
‎Hadir sebagai inspektur upacara, Rektor UIN Jusila Ida Umami, didampingi oleh Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dedi Irwansyah, Warek II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Yudiyanto, Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Aria Septi Anggaira, serta Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Win Hartan.<br />
‎<br />
‎Selain itu, hadir pula dekan beserta jajarannya dari setiap fakultas, tenaga kependidikan, serta perwakilan organisasi mahasiswa (ormawa) Senat Mahasiswa (Sema) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) tingkat universitas dan fakultas, serta sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) di lingkungan UIN Jusila.<br />
‎<br />
‎Dalam amanatnya, Rektor UIN Jusila Ida Umami, menyampaikan bahwa dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945, terdapat tanggung jawab seluruh elemen bangsa untuk turut serta dalam mewujudkan ketertiban dunia.<br />
‎<br />
‎”Kita mengemban tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ujarnya.<br />
‎<br />
‎Ia juga menyinggung komitmen UIN Jusila dalam mendukung program UI GreenMetric melalui pembangunan pedestrian dan penghijauan di lingkungan kampus. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya melestarikan ekopolitik kampus sekaligus mendukung peningkatan kualitas dan reputasi institusi.<br />
‎<br />
‎”Kalau kita membuat pedestrian kemudian penghijauan, itu bukan karena ada tamu yang datang, tetapi karena kita ingin melestarikan ekopolitik kampus yang diamanatkan oleh Menteri,” ungkapnya.<br />
‎<br />
‎Ia menambahkan bahwa upaya tersebut juga menjadi bagian dari pemenuhan indikator penilaian UI GreenMetric guna meningkatkan peringkat kampus. “Semoga tahun depan bisa dinaikkan peringkat menjadi tiga. Jadi ini adalah hal yang bagus,” tambahnya.<br />
‎</p>
<figure id="attachment_18883" aria-describedby="caption-attachment-18883" style="width: 3145px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-18883 size-full" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/1-juni-2026-e1780317097777.webp" alt="" width="3145" height="2722" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/1-juni-2026-e1780317097777.webp 3145w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/1-juni-2026-e1780317097777-300x260.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/1-juni-2026-e1780317097777-1024x886.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/1-juni-2026-e1780317097777-768x665.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/1-juni-2026-e1780317097777-1536x1329.webp 1536w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/06/1-juni-2026-e1780317097777-2048x1773.webp 2048w" sizes="(max-width: 3145px) 100vw, 3145px" /><figcaption id="caption-attachment-18883" class="wp-caption-text">UIN Jusila laksanakan upcara memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di halaman Gedung Rektorat, Kampus 1, Senin (1/6/2026).</figcaption></figure>
<p>‎Tanggapan datang dari Warek I Dedi Irwansyah. Ia menuturkan bahwa peserta upacara kali ini merupakan cerminkan semangat kebersamaan yang kuat, terutama di lingkup UIN Jusila.</p>
<p>“Acara ini memang harus diadakan dengan semangat. Kita lihat bahwa teman-teman libur nasional, tapi tetap datang, dan itu mencerminkan bahwa semangat itu masih terus membara,” tuturnya.<br />
‎<br />
Selain itu, ‎ia berharap nilai-nilai mulia yang terkandung dalam Pancasila dapat dijiwai oleh seluruh elemen masyarakat. ‎”Kita ingin selalu mengenang bahwa Pancasila adalah fondasi negara dan fondasi kehidupan berbangsa. Di situ ada nilai ketuhanan, musyawarah, keadilan sosial, dan lain sebagainya,” ujarnya.<br />
‎<br />
Sementara itu, ‎Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Siti Anisah, berharap peringatan hari lahir Pancasila ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh <em>civitas academica</em> untuk kembali memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.<br />
‎<br />
‎”Melalui kegiatan ini, peringatan hari lahirnya Pancasila dapat menjadi refleksi bagi kita semua. Pancasila sebagai dasar negara mengandung banyak nilai karakter bangsa yang harus kita tanamkan dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.<br />
‎<br />
Tanggapan serupa datang dari ‎perwakilan SEMA-U, Kanaya Syifa. Ia memandang momentum upcara kali ini bermanfaat untuk mempererat kebersamaan dan menjaga keutuhan seluruh elemen kampus.</p>
<p>“Upacara ini bisa lebih meningkatkan integritas dan rasa bangga kita kepada negara, karena Pancasila yang menyatukan Indonesia dari Sabang hingga Merauke,” ujarnyanya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia juga berharap tradisi memperingati hari bersejarah ini terus dipertahankan di lingkungan kampus pada masa-masa yang akan datang.</p>
<p>“Kedepannya, kita harus bersama-sama selalu memperingati hari besar lainnya karena itu merupakan momentum penting untuk meningkatkan rasa patriotisme dalam diri kita sendiri,” pungkasnya.</p>
<p>Reporter: Anggi/ Rafi/ Riska</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-laksanakan-upacara-peringatan-hari-lahir-pancasila-1-juni-2026/">UIN Jusila Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/uin-jusila-laksanakan-upacara-peringatan-hari-lahir-pancasila-1-juni-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Lagu Galau terhadap Kondisi Psikologis Pendengar</title>
		<link>https://kronika.id/pengaruh-lagu-galau-terhadap-kondisi-psikologis-pendengar/</link>
					<comments>https://kronika.id/pengaruh-lagu-galau-terhadap-kondisi-psikologis-pendengar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 12:07:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18877</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika sedang murung atau merasa sedih, mayoritas dari kita biasanya akan mendengarkan lagu-lagu bernada mellow. Namun, sebenarnya apa yang membuat kita senang mendengarkan lagu “galau” ini? ‎Secara psikologis, lagu galau dapat menjadi media untuk mengungkapkan perasaan. Bagi pendengar, lagu galau dapat membantu melepaskan emosi dengan cara yang lebih baik dibandingkan melakukan hal negatif. Apa Dampak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/pengaruh-lagu-galau-terhadap-kondisi-psikologis-pendengar/">Pengaruh Lagu Galau terhadap Kondisi Psikologis Pendengar</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika sedang murung atau merasa sedih, mayoritas dari kita biasanya akan mendengarkan lagu-lagu bernada <em>mellow</em>. Namun, sebenarnya apa yang membuat kita senang mendengarkan lagu “galau” ini?</p>
<p>‎Secara psikologis, lagu galau dapat menjadi media untuk mengungkapkan perasaan. Bagi pendengar, lagu galau dapat membantu melepaskan emosi dengan cara yang lebih baik dibandingkan melakukan hal negatif.</p>
<p><strong>Apa Dampak Mendengarkan Musik Galau?</strong></p>
<p>‎Pada tahun 2014, seorang pakar musik Kay Norton pernah melakukan penelitian dan mengemukakan bahwa musik memiliki bentuk dan aliran yang sama seperti emosi manusia. Ia menjelaskan jika beberapa jenis musik tertentu mampu memengaruhi perasaan seseorang, bahkan dapat mendorong individu yang sedang berduka untuk menangis atau mengekspresikan emosinya.</p>
<p>‎Sementara itu, ilmuwan dari sebuah universitas di Jerman pernah melakukan penelitian terhadap 770 orang. Hasilnya menunjukkan jika mendengarkan lagu galau berpotensi mengatur <em>mood</em> dan emosi negatif, sehingga memunculkan perasaan positif seperti ketenangan.</p>
<p>‎Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dari Universitas Illinois, Amerika Serikat, yang dirilis dalam Jo<em>urnal of Aesthetic Education</em> bertajuk “<em>On The Value Of Sad Music</em>” mengungkapkan bahwa mendengarkan musik sedih dapat memberikan dampak positif pada suasana hati seseorang, berkat rasa keterhubungan makna dan suasana musik tersebut yang dihidupkan kembali.</p>
<p>‎<strong>Manfaat Mendengarkan Lagu Galau bagi Kesehatan Psikologis</strong></p>
<p>‎Beberapa orang mengaku, setelah mendengarkan musik sedih, perasaan mereka menjadi lebih baik. Adapun beberapa manfaat mendengarkan lagu sedih, antara lain:</p>
<p>‎1. Membantu mengungkapkan perasaan</p>
<p>‎Lagu dengan nuansa melankolis yang indah dapat menjadi perantara yang baik untuk mengungkapkan ekspresi sedih. Sebuah teori mengungkapkan ketika emosi negatif muncul, ada sebuah mekanisme dalam otak yang memicu untuk menghambat reaksi dari perasaan tersebut sehingga perasaan sedih tidak akan berlarut-larut.</p>
<p>‎2. Menghindari tindakan impulsif yang merugikan</p>
<p>‎Pendengar musik mampu menyadari perbedaan antara kenyataan dan apa yang digambarkan dalam lagu. Perbedaan ini memungkinkan pendengar untuk merasakan emosi negatif dalam pikirannya tanpa harus berperilaku negatif. Ketika mendengarkan lagu sedih, pendengarnya akan mengungkapkan ekspresinya dengan melepaskan kesedihan yang dirasakan.</p>
<p>‎3. Mengubah pola pikir tentang masalah yang dihadapi</p>
<p>Lagu galau atau sedih dapat memengaruhi pendengar dan membantunya untuk keluar dari masalah atau kesulitan yang dihadapi. Mendengarkan lagu galau sering kali membangkitkan kembali perasaan sedih atau trauma. Namun, hal tersebut dapat menjadi pengingat bahwa seseorang pernah melalui kondisi yang lebih sulit dan tetap mampu bertahan hingga saat ini.</p>
<p>4. Membantu refleksi diri</p>
<p>Mendengarkan lagu galau dapat mendorong seseorang untuk melakukan refleksi terhadap diri sendiri. Dengan cara ini, lagu sedih bisa membantu untuk melakukan penilaian positif dan memecahkan masalah.</p>
<p>‎Oleh karena itu, dengan mendengarkan lagu galau, seseorang bisa terdorong untuk melakukan refleksi diri melalui nilai-nilai positif yang diambil dari lagu yang didengarkan. ‎Selain itu, mendengarkan lagu galau dinilai bisa membantu memberikan solusi permasalahan.</p>
<p>Meski begitu, tak ada salahnya untuk segera berpaling dari musik galau saat perasaan mulai membaik. Karena berlarut-larut dalam nuansa kesedihan akan membuat perasaan <em>move on</em> menjadi lebih sulit.</p>
<p>‎Penulis: Febrian</p>
<p>‎‎Sumber rujukan:‎</p>
<p><a href="https://nationalgeographic.grid.id/read/131647048/mengapa-kita-cenderung-ingin-mendengarkan-lagu-galau-ketika-sedih">https://nationalgeographic.grid.id/read/131647048/mengapa-kita-cenderung-ingin-mendengarkan-lagu-galau-ketika-sedih</a></p>
<p><a href="https://hellosehat.com/mental/stres/suka-mendengarkan-lagu-galau-ini-dampaknya-bagi-anda/#google_vignette">https://hellosehat.com/mental/stres/suka-mendengarkan-lagu-galau-ini-dampaknya-bagi-anda/#google_vignette</a></p>
<p><a href="https://www.liputan6.com/citizen6/read/5600351/studi-mendengarkan-lagu-galau-berdampak-positif-pada-kesehatan-mental">https://www.liputan6.com/citizen6/read/5600351/studi-mendengarkan-lagu-galau-berdampak-positif-pada-kesehatan-mental</a></p>
<p>‎‎Sumber Foto:</p>
<p>Magnific.com</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/pengaruh-lagu-galau-terhadap-kondisi-psikologis-pendengar/">Pengaruh Lagu Galau terhadap Kondisi Psikologis Pendengar</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/pengaruh-lagu-galau-terhadap-kondisi-psikologis-pendengar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UIN Jusila Sembelih 9 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H</title>
		<link>https://kronika.id/uin-jusila-sembelih-9-ekor-sapi-kurban-pada-iduladha-1447-h/</link>
					<comments>https://kronika.id/uin-jusila-sembelih-9-ekor-sapi-kurban-pada-iduladha-1447-h/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 11:20:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jusila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18869</guid>

					<description><![CDATA[<p>UIN Jusila Sembelih 9 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) melaksanakan pemotongan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman parkir depan Gedung Fakultas Syariah (FaSya) pada Kamis (28/05/2026), mulai pukul 06.30 WIB hingga menjelang siang. ‎ ‎Sebanyak sembilan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-sembelih-9-ekor-sapi-kurban-pada-iduladha-1447-h/">UIN Jusila Sembelih 9 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UIN Jusila Sembelih 9 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H</p>
<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) melaksanakan pemotongan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman parkir depan Gedung Fakultas Syariah (FaSya) pada Kamis (28/05/2026), mulai pukul 06.30 WIB hingga menjelang siang.<br />
‎<br />
‎Sebanyak sembilan ekor sapi disembelih dalam kegiatan tersebut. Delapan ekor sapi berasal dari kurban dosen dan karyawan UIN Jusila, sementara satu ekor lainnya merupakan pemberian dari Bank Syariah Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan kepanitiaan dari berbagai unsur di lingkungan kampus, mulai dari Rektor, Dosen, Karyawan, Satpam, hingga santri Ma’had UIN Jusila.<br />
‎<br />
‎Basri selaku Ketua Pelaksana (Ketuplak), menerangkan bahwa sumber pendanaan pembelian hewan kurban dilakukan melalui dua metode: sebagian dosen dan karyawan menabung secara rutin setiap bulan, sedangkan sebagian lainnya ditawarkan untuk bergabung menjelang pelaksanaan kurban.<br />
‎<br />
‎”Setiap bulan ada yang menyisihkan sekitar Rp300.000 dari gaji selama 12 bulan. Jadi, terkumpul sekitar Rp3.600.000 untuk kurban,” terangnya.<br />
‎<br />
‎Selain itu, saat pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan, ditemukan beberapa organ dalam hewan kurban yang tidak layak konsumsi. Menindaklanjuti temuan tersebut, panitia langsung memusnahkannya dengan cara mengubur bagian organ yang dinilai tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat.<br />
‎<br />
‎”Tadi ada pemeriksaan hati, paru-paru, ginjal, dan organ lainnya. Ada beberapa bagian hati sapi yang tidak layak sehingga harus dikubur dan tidak boleh dikonsumsi,” ungkap Basri.<br />
‎<img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18870" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/2.webp" alt="" width="3968" height="2976" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/2.webp 3968w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/2-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/2-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/2-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/2-1536x1152.webp 1536w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/2-2048x1536.webp 2048w" sizes="(max-width: 3968px) 100vw, 3968px" /><br />
‎Ia menegaskan pemeriksaan kesehatan hewan kurban penting dilakukan agar daging yang dibagikan benar-benar aman dan sehat untuk masyarakat.<br />
‎<br />
‎”Kita ingin masyarakat mengonsumsi daging yang sehat. Jangan sampai niat meningkatkan gizi masyarakat justru menimbulkan penyakit karena daging yang tidak layak konsumsi,” tambahnya.<br />
‎<br />
Selain itu, panitia telah menyiapkan ratusan kupon untuk membantu proses distribusi daging kepada warga sekitar kampus. ‎Basri menuturkan sekitar 400 kupon pembagian daging kurban diberikan untuk dosen, karyawan, dan masyarakat sekitar kampus. Meski pembagian belum dapat menjangkau seluruh warga, pihak panitia memastikan masyarakat terdekat tetap menerima bagian kurban.<br />
‎<br />
‎”Belum bisa maksimal membagikan ke warga di sekitar kampus, tapi yang terdekat insyaallah dapat. Warga, dosen, dan karyawan pakai kupon, dan yang tidak pakai kupon itu yang berkurban,” tuturnya.<br />
‎<br />
‎Terakhir, Basri berharap kesadaran berkurban di lingkungan kampus terus meningkat setiap tahunnya, sehingga kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar juga makin besar.</p>
<p>‎”Kita berharap dari tahun ke tahun kesadaran berkurban dosen dan karyawan semoga meningkat, sehingga kepedulian sosial kampus kita terhadap masyarakat sekitar juga makin baik,” tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-sembelih-9-ekor-sapi-kurban-pada-iduladha-1447-h/">UIN Jusila Sembelih 9 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/uin-jusila-sembelih-9-ekor-sapi-kurban-pada-iduladha-1447-h/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Akar Pohon Hingga Keramik Terangkat, Kini GSG UIN Jusila Akhirnya Diperbaiki</title>
		<link>https://kronika.id/dari-akar-pohon-hingga-keramik-terangkat-kini-gsg-uin-jusila-akhirnya-diperbaiki/</link>
					<comments>https://kronika.id/dari-akar-pohon-hingga-keramik-terangkat-kini-gsg-uin-jusila-akhirnya-diperbaiki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 13:24:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jusila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bau apak bekas air hujan tercium cukup kuat saat kaki kami melangkah masuk ke bagian dalam Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila). Gedung tersebut saat ini tengah direnovasi seletah beberapa waktu tampak rusak termakan usia. Sabtu siang itu (23/5), kami menginjakkan kaki lewat area pintu belakang sebagai akses pertama. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/dari-akar-pohon-hingga-keramik-terangkat-kini-gsg-uin-jusila-akhirnya-diperbaiki/">Dari Akar Pohon Hingga Keramik Terangkat, Kini GSG UIN Jusila Akhirnya Diperbaiki</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bau apak bekas air hujan tercium cukup kuat saat kaki kami melangkah masuk ke bagian dalam Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila). Gedung tersebut saat ini tengah direnovasi seletah beberapa waktu tampak rusak termakan usia.</p>
<p>Sabtu siang itu (23/5), kami menginjakkan kaki lewat area pintu belakang sebagai akses pertama. Alas sepatu kami basah oleh genangan air bekas hujan yang bercampur lumpur bekas proses renovasi. Genangan setinggi mata kaki itu masih terlihat di beberapa titik dalam gedung. Air menetes dari celah atap yang dibongkar.</p>
<p>Melihat lebih jauh, bagian tengah atap sudah dibongkar setengah dan memperlihatkan rangka bangunan di bagian atas. Sementara itu, plafon berwarna putih di bawah atap masih banyak yang belum dilepas, menyuguhkan potret plafon yang menggantung tidak rata. Sejumlah alat elektronik pun tampak dibungkus plastik guna menghindari tetesan air hujan.</p>
<p>Sambil menghirup udara lembap dan pengap, kami menemui pekerja renovasi GSG. Saat dimintai keterangan, salah satu pekerja mengaku renovasi hanya dilakukan pada bagian atap dan telah dimulai sejak 4 Mei 2026 dan dikerjakan oleh enam orang pekerja.</p>
<p>‎<strong>Penjelasan Pimpinan kampus</strong></p>
<p>Untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut, kami telah menemui pihak pimpinan kampus demi memperoleh informasi lebih lengkap. ‎Wakil Rektor (Warek) II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Yudiyanto, menerangkan jika keputusan renovasi GSG dilakukan setelah kampus melakukan monitoring dan survei terhadap kondisi gedung pada akhir tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_18861" aria-describedby="caption-attachment-18861" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-18861" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-2.webp" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-2.webp 1280w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-2-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-2-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-2-768x576.webp 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-18861" class="wp-caption-text">WR 2 Bidang Akademik Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Jusila, YUDIYANTO</figcaption></figure>
<p>‎”Kemarin sempat bocor sampai menggenang di lantai. Setelah kami survei dan monitoring, akhirnya diputuskan harus diperbaiki,” terangnya saat diwawancara, Selasa (19/05/2026).</p>
<p>‎Menurutnya, kerusakan GSG tidak lagi dapat ditangani melalui pemeliharaan biasa karena sumber utama kerusakan berada pada bagian atap. “Kalau hanya perawatan biasa tidak cukup. Karena akar masalahnya ada di atap, jadi memang harus dibongkar dan diganti,” lanjutnya.</p>
<p>‎<strong>Anggaran Renovasi</strong></p>
<p>‎Dalam proses renovasi, kampus melibatkan konsultan perencana untuk mengobservasi kondisi gedung dan menghitung kebutuhan perbaikan, karena renovasi menyangkut struktur bangunan.</p>
<p>‎”Kalau hanya ganti lampu atau perawatan kecil tentu tidak perlu konsultan. Tapi, ini sudah menyangkut struktur bangunan, jadi memang ada konsultan perencana yang melihat langsung kondisi gedung,” jelasnya.<img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18862" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-3.webp" alt="" width="1040" height="585" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-3.webp 1040w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-3-300x169.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-3-1024x576.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/gsg-3-768x432.webp 768w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></p>
<p>‎Ia juga memperkirakan anggaran renovasi GSG mencapai lebih dari Rp100 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk penggantian sebagian atap yang dinilai sudah tidak layak. “Kemungkinan di atas seratus juta karena memang ada penggantian sebagian atap yang sudah tidak layak,” katanya.</p>
<p>‎<strong>Perbaikan Bertahap</strong></p>
<p>‎Perbaikan GSG dilakukan secara bertahap di tengah kebijakan efisiensi anggaran kampus. Pada tahap awal, kampus memprioritaskan perbaikan atap agar kebocoran tidak makin merusak fasilitas lainnya.</p>
<p>‎“Kita sedang efisiensi, jadi belum bisa langsung mengeksekusi semuanya sekaligus. Yang diprioritaskan sekarang atap dulu supaya tidak bocor lagi,” tuturnya.</p>
<p>‎Selain atap, sejumlah fasilitas di dalam GSG juga dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari keramik terangkat, plafon rusak, kusen lapuk, hingga akar pohon yang menjalar ke area panggung.</p>
<p>‎”Hampir semua fasilitas di GSG ada laporan kerusakan. Bahkan ada akar pohon yang masuk ke bagian panggung,” ungkapnya.</p>
<p>‎<strong></p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/dari-akar-pohon-hingga-keramik-terangkat-kini-gsg-uin-jusila-akhirnya-diperbaiki/">Dari Akar Pohon Hingga Keramik Terangkat, Kini GSG UIN Jusila Akhirnya Diperbaiki</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/dari-akar-pohon-hingga-keramik-terangkat-kini-gsg-uin-jusila-akhirnya-diperbaiki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar Kajian Rutin, ‎DWP UIN Jusila Ajak Tingkatkan Ibadah di Bulan Dzulhijah ‎</title>
		<link>https://kronika.id/gelar-kajian-rutin-dwp-uin-jusila-ajak-tingkatkan-ibadah-di-bulan-dzulhijah/</link>
					<comments>https://kronika.id/gelar-kajian-rutin-dwp-uin-jusila-ajak-tingkatkan-ibadah-di-bulan-dzulhijah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 13:58:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UKK]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[DWPUINJusila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18855</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Kajian Tiga Bulanan dengan mengusung tema “Memaknai Keutamaan Bulan Dzulhijah untuk Meningkatkan Keimanan”, bertempat di Ruang Syaifuddin Zuhri, Gedung Rektorat, Kampus I, UIN Jusila pada Rabu siang (20/05/2026). ‎ ‎Dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jusila, Ida Umami, serta mengundang Guru Besar UIN [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/gelar-kajian-rutin-dwp-uin-jusila-ajak-tingkatkan-ibadah-di-bulan-dzulhijah/">Gelar Kajian Rutin, ‎DWP UIN Jusila Ajak Tingkatkan Ibadah di Bulan Dzulhijah ‎</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Kajian Tiga Bulanan dengan mengusung tema “Memaknai Keutamaan Bulan Dzulhijah untuk Meningkatkan Keimanan”, bertempat di Ruang Syaifuddin Zuhri, Gedung Rektorat, Kampus I, UIN Jusila pada Rabu siang (20/05/2026).<br />
‎<br />
‎Dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jusila, Ida Umami, serta mengundang Guru Besar UIN Jusila Enizar sebagai pemateri utama. Turut hadir Ketua DWP UIN Jusila Masnawati Ali Yudiyanto beserta jajaran pengurus, tamu undangan majelis taklim sekitar kampus, dan perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Jusila.</p>
<p>Kegiatan tersebut merupakan Kajian Tiga Bulanan dari bidang pendidikan DWP agar menambah wawasan peserta terkait keutamaan bulan Dzulhijah. Melalui kajian tersebut, peserta diharapkan dapat memahami keistimewaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah serta memanfaatkannya dengan meningkatkan ibadah dan memperbanyak amalan yang bermanfaat.<br />
‎<br />
‎Dalam sambutannya, Ida Umami mengajak peserta memahami makna berkurban sebagaimana diperintahkan dalam Surah Al-Kausar serta menekankan bahwa salat dan kurban merupakan bagian dari inti kebaikan bagi umat Muslim.<br />
‎<br />
‎”Allah memerintah kita untuk salat dan berkurban, jadi dalam ayat ini Allah mensejajarkan antara salat dan berkurban sama-sama menjadi inti dari kebaikan,” ujarnya.<br />
‎<br />
‎Ia juga mengingatkan bahwa makna kurban tidak hanya sebatas menyembelih hewan, tetapi juga mengorbankan sifat buruk dalam diri, seperti ego, iri, dengki, dan dendam agar menjadi pribadi yang lebih bertakwa.<img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18856" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/dwp-2.webp" alt="" width="3968" height="2976" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/dwp-2.webp 3968w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/dwp-2-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/dwp-2-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/dwp-2-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/dwp-2-1536x1152.webp 1536w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/dwp-2-2048x1536.webp 2048w" sizes="(max-width: 3968px) 100vw, 3968px" /></p>
<p>Di sisi lain, ‎Enizar dalam materinya menjelaskan tentang keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah, amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan Dzulhijah seperti puasa, sedekah, dan kurban, serta pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah dan memahami hadis dengan baik.</p>
<p>“Amalan yang paling baik adalah amalan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah. Di dalamnya berkumpul induk-induk ibadah seperti salat, puasa, sedekah, dan haji,” ujarnya dalam materi kajian.</p>
<p>Sementara itu, Masnawati Ali Yudiyanto menyampaikan jika setiap kegiatan yang diselenggarakan DWP ditujukan untuk menambah ilmu dan pemahaman peserta melalui narasumber yang kompeten, sehingga setiap amalan dan aktivitas yang dilakukan memiliki dasar ilmu yang jelas.<br />
‎<br />
‎”Ketika kita mengadakan sesuatu, meminta ilmu dari narasumber yang insyaallah berkompeten, karena kita ingin apa pun yang kita lakukan itu berdasarkan ilmu dan pemahaman, sehingga semangat dalam melakukannya,” ujarnya.<br />
‎<br />
‎Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah semangat peserta dalam menjalani bulan Dzulhijah, dengan memperbanyak amalan dan ibadah terbaik yang dapat dilakukan.<br />
‎<br />
‎”Mudah-mudahan setelah mengikuti acara ini kita makin mantap menjalani bulan Dzulhijah dengan amalan-amalan terbaik yang bisa kita lakukan,” harapnya.<br />
‎<br />
Salah seorang peserta kegiatan, ‎Roswati, menanggapi bahwa kegiatan tersebut merupakan hal yang positif. Namun, ia menyayangkan waktu yang dinilai sangat singkat. “Ya bagus karena kita memang perlu siraman rohani, cuma karena waktunya saja jadi nggak bisa lama,” ujarnya.<br />
‎<br />
‎Ia berharap kegiatan tersebut rutin diadakan dan dirinya dapat kembali membersamai acara tersebut. “Kalau bisa beberapa bulan sekali diadakan dan diundang,” tambahnya.<br />
‎<br />
‎Ketua Majelis Taklim Anisa, Siti Muamanah, turut menuturkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum yang baik untuk mendapatkan pengetahuan terkait keutamaan bulan Dzulhijah.<br />
‎<br />
‎”Tentunya ini momen yang tidak boleh kita sia-siakan untuk mengamalkan amalan saleh yang bisa kita lakukan. Insyaallah sangat bermanfaat sekali untuk kita sebagai umat muslim,” terangnya.<br />
‎<br />
‎Siti Muamanah juga berharap ke depannya majelis taklim dapat kembali diundang, mengingat kajian tersebut dapat menambah wawasan ilmu agama.<br />
‎<br />
‎”Sebagai seorang muslim, kita tentu tidak berhenti belajar walaupun sudah tidak bersekolah lagi, tetapi insyaallah ilmu yang kita pelajari itu akan sampai akhir hayat,” tutupnya.</p>
<p>Reporter: Habibila/Sasi</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/gelar-kajian-rutin-dwp-uin-jusila-ajak-tingkatkan-ibadah-di-bulan-dzulhijah/">Gelar Kajian Rutin, ‎DWP UIN Jusila Ajak Tingkatkan Ibadah di Bulan Dzulhijah ‎</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/gelar-kajian-rutin-dwp-uin-jusila-ajak-tingkatkan-ibadah-di-bulan-dzulhijah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dialog Aliansi Mahasiswa dan Pimpinan Kampus Terkait Polemik Sema Dema-U Temui Jalan Buntu</title>
		<link>https://kronika.id/dialog-aliansi-mahasiswa-dan-pimpinan-kampus-terkait-polemik-sema-dema-u-temui-jalan-buntu/</link>
					<comments>https://kronika.id/dialog-aliansi-mahasiswa-dan-pimpinan-kampus-terkait-polemik-sema-dema-u-temui-jalan-buntu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 17:12:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Aktual]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Sema Dema]]></category>
		<category><![CDATA[Ormawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sema Dema-U]]></category>
		<category><![CDATA[UIN jusila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18831</guid>

					<description><![CDATA[<p>Estimasi Baca: 10 menit Forum audiensi yang semula dirancang sebagai ruang dialog berubah menjadi panggung ketegangan ketika Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) berhadapan langsung dengan Wakil Rektor III Aria Septi Anggaira, didampingi Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) Hemlan Elhany, dan Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/dialog-aliansi-mahasiswa-dan-pimpinan-kampus-terkait-polemik-sema-dema-u-temui-jalan-buntu/">Dialog Aliansi Mahasiswa dan Pimpinan Kampus Terkait Polemik Sema Dema-U Temui Jalan Buntu</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Estimasi Baca: 10 menit</p>
<p><!-- /wp:post-content -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Forum audiensi yang semula dirancang sebagai ruang dialog berubah menjadi panggung ketegangan ketika Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) berhadapan langsung dengan Wakil Rektor III Aria Septi Anggaira, didampingi Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) Hemlan Elhany, dan Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Rina El Maza.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Audiensi berlangsung di Ruang Teater, Gedung Academic Center (GAC) pada Senin, 18 Mei 2026, mempertemukan dua belah pihak, yaitu Aliansi Mahasiswa yang menolak hasil pemilihan Ketua Senat Mahasiswa (Sema) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas periode 2026, dengan pihak birokrasi kampus yang mempertahankan keabsahan proses dan hasilnya.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Aliansi Mahasiswa tersebut datang untuk mempertanyakan mekanisme penyelenggaraan pemilihan yang dinilai tidak sesuai dengan buku Pedoman Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan tata tertib persidangan.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Di sisi lain, pihak kampus mempertahankan posisi bahwa proses pemilihan tetap sah secara organisatoris dan administratif meskipun diwarnai sejumlah dinamika di lapangan.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p><strong>Awal Mula Polemik</strong></p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Polemik bermula dari pelaksanaan pemilihan Ketua Sema Dema-U yang berlangsung pada 29−30 April 2026. Bagi sebagian <em>civitas academica</em>, pemilihan tersebut terkesan sebagai prosedur administratif yang biasa. Namun, bagi Aliansi Mahasiswa yang hadir dalam audiensi tersebut, pemilihan itu menyimpan sejumlah persoalan yang tidak bisa diabaikan begitu saja.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Aliansi Mahasiswa mengidentifikasi sejumlah persoalan yang dinilai fundamental. Mereka menduga adanya ketidaksesuaian antara praktik penyelenggaraan pemilihan dengan buku Pedoman Ormawa dan tata tertib Sema Dema yang berlaku.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>“Kami sangat keberatan terkait mekanisme penyelenggaraan pemilihan yang tidak sesuai dengan pedoman ormawa dan tata tertib Sema Dema,” ujar Fajar Dwi selaku perwakilan aliansi di hadapan pimpinan kampus.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Ia menyampaikan persoalan lain terkait mekanisme kuota delegasi, karakteristik pengurus ormawa, pelaksanaan pemilihan yang dianggap tergesa-gesa, hingga jalannya forum persidangan yang dinilai tidak memenuhi standar organisasi.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p><strong>Tuntutan yang Disuarakan</strong></p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Di hadapan Warek III, perwakilan aliansi membacakan enam butir tuntutan secara runtut. Fajar, salah satu juru bicara aliansi, menyampaikan bahwa pangkal persoalan terletak pada mekanisme penyelenggaraan yang dinilai menyimpang.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:image {"id":18834,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none"} --></p>
<figure><img decoding="async" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260518_111802.jpg-1024x768.webp" alt="" /></figure>
<p><!-- /wp:image -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Secara substansial, keberatan aliansi mencakup empat dimensi permasalahan. Pertama, dugaan penyimpangan ketentuan kuota delegasi yang dinilai tidak merata dan tidak proporsional. Kedua, persoalan karakteristik pengurus ormawa yang dianggap tidak memenuhi kriteria yang dipersyaratkan. Ketiga, pelaksanaan pemilihan yang dinilai tergesa-gesa dan minim persiapan. Keempat, forum persidangan yang dianggap tidak berjalan sesuai standar persidangan organisasi kemahasiswaan.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Dari empat persoalan itu, aliansi kemudian menurunkan enam tuntutan konkret. Enam poin tuntutan, yaitu:</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>1. Menolak hasil pemilihan Ketua Sema Dema-U yang dilaksanakan pada 29−30 April 2026.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>2. Mendesak Rektor untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Wakil Rektor III selaku penanggung jawab bidang kemahasiswaan.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>3. Meminta pertanggungjawaban dari panitia penyelenggara pemilihan atas seluruh proses yang telah berlangsung.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>4. Mendesak pemberian sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan dan mekanisme yang berlaku.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>5. Meminta pembentukan lembaga pengawasan kemahasiswaan independen melalui Panitia Khusus (Pansus).</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>6. Mendesak pelaksanaan pemilihan ulang yang sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>“Kami menyatakan menolak hasil penyelenggaraan pemilihan ketua Sema Dema pada 29−30 April 2026 yang tidak sesuai dengan mekanisme pedoman organisasi mahasiswa dan tata tertib pemilihan Sema Dema-U,” tegas Fajar.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Puncak dari seluruh tuntutan itu adalah desakan agar Rektor memerintahkan pemilihan ulang. “Kami sangat prihatin, kenapa pemilihan ini tergesa-gesa, terkesan terburu-buru. Apa urgensinya? Atau karena mahasiswa sangat membutuhkan wadah, tetapi apakah hal tersebut harus menyalahi aturan? ‘Kan tidak,” lanjutnya.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Audiensi berlangsung dalam suasana serius dan beberapa kali diwarnai perdebatan argumentatif. Aliansi secara bergantian menyampaikan pertanyaan serta keberatan terhadap jalannya pemilihan. Salah satu titik ketegangan yang paling terasa adalah ketika perwakilan mahasiswa mempertanyakan kejanggalan pada hari pertama pemilihan.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>Mereka mencatat bahwa panitia sendiri sempat menyatakan forum pada hari pertama tidak sah, tetapi pemilihan hari berikutnya tetap dilanjutkan, seolah pernyataan ketidaksahan itu tidak pernah ada.</p>
<p><!-- /wp:paragraph -->

<!-- wp:paragraph --></p>
<p>“Panitia, lagi-lagi panitia, itu menyatakan tidak sah pada saat pemilihan Sema berlangsung. Bagaimana tiba-tiba hari selanjutnya, yang notabennya hari pertama itu dinyatakan tidak sah, lalu pemilihan selanjutnya itu bisa berlangsung. Nah, itu kejanggalan juga,” terang Fajar.</p>
<p><!-- /wp:paragraph --> <p>The post <a href="https://kronika.id/dialog-aliansi-mahasiswa-dan-pimpinan-kampus-terkait-polemik-sema-dema-u-temui-jalan-buntu/">Dialog Aliansi Mahasiswa dan Pimpinan Kampus Terkait Polemik Sema Dema-U Temui Jalan Buntu</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/dialog-aliansi-mahasiswa-dan-pimpinan-kampus-terkait-polemik-sema-dema-u-temui-jalan-buntu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mapala UIN Jusila Gelar LPTTD, Bangun Jiwa Tangguh Melalui Panjat Tebing‎</title>
		<link>https://kronika.id/mapala-uin-jusila-gelar-lpttd-bangun-jiwa-tangguh-melalui-panjat-tebing/</link>
					<comments>https://kronika.id/mapala-uin-jusila-gelar-lpttd-bangun-jiwa-tangguh-melalui-panjat-tebing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 07:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Metro]]></category>
		<category><![CDATA[Metro]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[UKM Mapala]]></category>
		<category><![CDATA[#mapala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18827</guid>

					<description><![CDATA[<p>Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Latihan Panjat Tebing Tingkat Dasar (LPTTD) bertema “Basic Climbing Techniques and Safety”. Bertempat di Ruang Teater, Gedung Academic Center (GAC), sebagai pengantar materi awal. Serta Wall Climbing, Kampus II, UIN Jusila, sebagai lokasi praktik lapangan, Minggu (17/05/2026).‎‎Dihadiri Wakil [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/mapala-uin-jusila-gelar-lpttd-bangun-jiwa-tangguh-melalui-panjat-tebing/">Mapala UIN Jusila Gelar LPTTD, Bangun Jiwa Tangguh Melalui Panjat Tebing‎</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar Latihan Panjat Tebing Tingkat Dasar (LPTTD) bertema “Basic Climbing Techniques and Safety”. Bertempat di Ruang Teater, Gedung Academic Center (GAC), sebagai pengantar materi awal. Serta Wall Climbing, Kampus II, UIN Jusila, sebagai lokasi praktik lapangan, Minggu (17/05/2026).<br>‎<br>‎Dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama (Warek) III Aria Septi Anggaira, Pembina UKM Mapala Supendi, Ketua Umum Ahmad Fauzan, perwakilan Dewan Penasehat dari alumni Aisyah Fitriani, serta tamu undangan UKM dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) UIN Jusila, dan para delegasi perwakilan siswa SMP hingga SMA.<br>‎<br>‎Turut hadir pula Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sebagai pemateri utama yang memberikan pembekalan teori dan praktik kepada para peserta. Kegiatan tersebut diadakan guna menambah wawasan peserta mengenai teknik dasar dan aspek keselamatan dalam panjat tebing, sekaligus mengubah pandangan bahwa panjat tebing bukan hanya sekadar hobi, melainkan juga mampu menjadi potensi dan prestasi yang lebih terarah.<br>‎<br>Aria Septi Anggair, dalam sambutannya menuturkan jika peyelenggaraan kegiatan LPTTD bermanfaat sebagai wadah pengembangan olahraga, sekaligus pembinaan kemampuan peserta dalam bidang panjat tebing.<br>‎<br>‎”Ikuti dengan baik semua rangkaian kegiatan ini, sehingga nantinya kalian dapat terbekali dengan ilmu yang mumpuni terkait panjat tebing ini,” tegasnya.<br>‎<br>‎Pada kesempatan itu, peserta juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti rangkaian kegiatan, ia meminta agar seluruh peserta mengikuti standar operasional dan arahan panitia.<br>‎<br>‎”Karena apa pun itu, keselamatan tetap yang utama. Silakan ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, mulai dari materi indoor hingga praktik outdoor,” pesannya di akhir sebelum membuka acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Ia juga mengingatkan peserta untuk tidak ragu menggali ilmu dan pengalaman selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, proses yang dijalani dari tahap dasar merupakan langkah awal menuju kemampuan yang lebih baik di bidang panjat tebing.<br>‎<br>‎”Kepada para peserta untuk tidak ragu dan tidak takut menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Karena dari sinilah pemanjat hebat dimulai, dari pijakan kecil hingga akhirnya mampu mencapai ketinggian,” harapnya.<br>‎<br>Di sisi lain, ‎Supendi selaku pembina UKM Mapala, berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tetap mengutamakan keselamatan selama praktik berlangsung. Menurutnya, keberanian dalam panjat tebing harus diimbangi dengan kedisiplinan dan penerapan standar keamanan yang baik.<br>‎<br>‎“Semua yang dilakukan harus mengutamakan keselamatan. Bukan hanya berani, tetapi juga harus hati-hati dan disiplin agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan,” pesanya.<br>‎<br>‎Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi wadah pengembangan mahasiswa sekaligus memperkenalkan organisasi Mapala kepada masyarakat dan kalangan pelajar secara lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah pengembangan mahasiswa dan memperkenalkan Mapala lebih luas lagi,” harapapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ahmad Fauzan turut menyampaikan jika kegiatan tersebut berguna untuk mengenalkan olahraga panjat tebing kepada para peserta, sekaligus menjadi wadah dalam menggali potensi dan bakat yang dimiliki di bidang olahraga tersebut.<br>‎<br>‎”Untuk kegiatan kali ini, kita ‎menyosialisasikan olahraga panjat tebing dan semoga dalam olahraga ini ada bakat terpendam dalam diri kalian sehingga bisa berprestasi,” ujarnya.<br>‎<br>‎Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik mungkin sebagai sarana menambah wawasan dan pengalaman dalam dunia panjat tebing.<br>‎<br>‎”Jadi, untuk kesempatan kali ini, para peserta silakan gunakan sebaik mungkin. Nanti akan ada pemateri dari Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Metro, dicatat materinya dan diaplikasikan untuk praktiknya,” pesannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ghazialghifari, salah satu siswa SMA Pondok Pesantren Islam Al-Muslim sekaligus peserta kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya karena diberikan kesempatan untuk mengikuti acara tersebut.<br>‎<br>‎”Alhamdulillah, bersyukur diberi waktu untuk datang. Senang karena bisa mengikuti kegiatan pada hari ini,” ungkapnya.<br>‎<br>‎Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan lancar hingga usai. “Semoga acara ini berjalan lancar sampai akhir,” harapnya.<br>‎<br>Peserta lainnya, ‎Rista Agung Novita Dewi, siswa SMP 1 Batanghari, mengaku saat pertama kali mendengar adanya kegiatan tersebut membuatnya cukup penasaran karena ini merupakan pengalaman baru untuknya.<br>‎<br>‎”Pas denger acara ini kayanya seru, terus pengen juga menggali pengalaman terus potensi diri juga,” ujarnya.<br>‎<br>‎Ia juga menaruh harapan agar setelah acara usai dirinya memiliki potensi yang mumpuni dan relasi pertemanan yang luas. “Aku berharap potensi diriku berkembang dan juga pengalaman berteman dengan banyak orang juga berkembang,” tutupnya.<br>‎<br>Reporter: Anggun/Habibila</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/mapala-uin-jusila-gelar-lpttd-bangun-jiwa-tangguh-melalui-panjat-tebing/">Mapala UIN Jusila Gelar LPTTD, Bangun Jiwa Tangguh Melalui Panjat Tebing‎</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/mapala-uin-jusila-gelar-lpttd-bangun-jiwa-tangguh-melalui-panjat-tebing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah: Inspirasi Kepemimpinan Inklusif di UIN Jusila‎</title>
		<link>https://kronika.id/bedah-buku-kh-abdul-wahab-hasbullah-inspirasi-kepemimpinan-inklusif-di-uin-jusila/</link>
					<comments>https://kronika.id/bedah-buku-kh-abdul-wahab-hasbullah-inspirasi-kepemimpinan-inklusif-di-uin-jusila/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 13:17:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceremony]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jurai Siwo Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18819</guid>

					<description><![CDATA[<p>‎Gelaran Tasyakuran Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) sekaligus Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah, menghadirkan Direktur Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Basnang Said. Kegiatan tersebut mengusung tema “ The Mastermind of Movement: Mengupas Tuntas Seni Kepemimpinan Inklusif dan Dialektika Moderasi KH. Abdul Wahab Hasbullah”. Bertempat di Gedung Academic Center (GAC), [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/bedah-buku-kh-abdul-wahab-hasbullah-inspirasi-kepemimpinan-inklusif-di-uin-jusila/">Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah: Inspirasi Kepemimpinan Inklusif di UIN Jusila‎</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">‎Gelaran Tasyakuran Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) sekaligus Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah, menghadirkan Direktur Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Basnang Said. Kegiatan tersebut mengusung tema “ <em>The Mastermind of Movement:</em> Mengupas Tuntas Seni Kepemimpinan Inklusif dan Dialektika Moderasi KH. Abdul Wahab Hasbullah”. Bertempat di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Sabtu (16/05/2026).<br>‎<br>‎Acara tersebut diadakan guna memberikan pemahaman mengenai perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai tokoh ulama melalui bedah buku serta penayangan video “Bakti Santri untuk Negeri” sebagai bentuk refleksi atas perjuangan, dedikasi, dan kontribusi santri dalam membangun pendidikan, keagamaan, serta kemajuan bangsa.<br>‎<br>‎Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jusila, Ida Umami, beserta jajaran pimpinan kampus dan seluruh <em>civitas academica</em> . Turut hadir Direktur Pesantren Kementerian Agama RI Basnang Said, Muassis Nahdlatul Ulama (NU) Hizbiyah Rochim Wahab, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah beserta jajaran, penulis buku Abdul Mun’im, akademisi sekaligus tokoh NU Lampung Ahmad Ishomuddin, serta sejumlah tamu undangan lainnya.<br>‎<br>‎Rektor UIN Jusila dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas ‘buah tangan’ istimewa yang diberikan kepada Ma’had UIN Jusila.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p class="wp-block-paragraph">“Terima kasih atas oleh-oleh kuota beasiswa santri untuk mahasiswa UIN Jurai Siwo Lampung,” syukurnya.<br>‎<br>‎Selepas pembukaan, rombongan melakukan peninjauan Gedung Laboratorium Terintegrasi guna melihat secara langsung progres pembangunan serta kesiapan sarana dan fasilitas penunjang akademik di lingkungan kampus.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" data-id="18822" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ooo-1024x768.webp" alt="" class="wp-image-18822" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ooo-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ooo-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ooo-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ooo.webp 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan tersebut, pihak kampus turut memaparkan perkembangan pembangunan laboratorium yang diharapkan dapat menunjang kualitas pendidikan dan pembelajaran di universitas.<br>‎<br>‎Acara dilanjutkan dengan bedah buku yang dipandu oleh Elfa Murdiana. Mengawali acara, ia menyampaikan bahwa kehidupan dewasa kini harus berjalan seimbang antara budaya dan agama. Di situlah poin utama dalam diskusi bedah buku KH. Abdul Wahab Hasbullah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Menyelemai bagaimana beliau menyeimbangkan antara tradisi dan modernitas, antara kepentingan agama dan nasionalisme, serta diplomasi tingkat tinggi dengan kedekatan terhadap akar rumput,” ungkapnya.<br>‎<br>‎Ia juga berharap pemikiran dan keteladanan KH. Abdul Wahab Hasbullah dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk memiliki kepekaan sosial serta keberanian dalam mengambil keputusan sebagai calon pemimpin masa depan.<br>‎<br>‎”Menjadi pemimpin masa depan yang inklusif, memiliki kepekaan sosial, serta keberanian dalan mengambil keputusan,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesi diskusi tersebut menghadirkan tiga pemateri utama, yakni Abdul Mun’im, Ahmad Ishomuddin, dan Ela Siti Nuryamah yang membahas pemikiran KH. Abdul Wahab Hasbullah tentang nasionalisme dan perjuangan ulama, penguatan sumber daya manusia, serta pentingnya pengembangan keterampilan dan pola kerja yang adaptif di era saat ini.<br>‎<br>Sementara itu, ‎‎tanggapan datang dari Githa Marsyalia Azzahra, perwakilan Unit Kegaiatan Khusus (UKK) Pramuka. Ia mengatakan bahwa acara tersebut berdampak luas bagi elemen mahasiswa dan masyarakat umum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Acaranya bagus untuk UIN Jusila sebagai Universitas Islam, bedah buku mengundang tokoh agama pondok pesantren. Menurut saya bagus, untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa UIN tentang pesantren,” ucapnya.<br>‎<br>‎Ia juga berharap peserta yang mengikuti acara tersebut mendapatkan manfaat nyata di kehidupan. “Semoga benar-benar berdampak, memberikan manfaat ilmu dari tokoh-tokoh yang sudah datang,” harapnya.<br>‎<br>‎Selain itu, tanggapan juga datang dari Brian Rona Ardila (PAI’25). Ia mengatakan bahwa materi yang disampaikan sangat penting untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" data-id="18823" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ppp-1024x768.webp" alt="" class="wp-image-18823" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ppp-1024x768.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ppp-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ppp-768x576.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/ppp.webp 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">“Sangat bermanfaat bagi mahasiswa, menambah ilmu dan juga penyampaian pemateri sangat bermanfaat,” ungkapnya.<br>‎<br>Peserta lainnya, ‎Salwa Hanina Arrosi (HKI’25) juga memberikan tanggapan terkait acara tersebut. Ia berpandangan kegiatan tersebut berguna dalam kehidupan, terkhususnya bagi para santri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kegiatan amat bermanfaat karena manambah pengetahuan kita, bukan cuma buku, tetapi juga tentang pesantren,” tuturnya.<br>‎<br>‎Salwa juga memberikan harapan agar mahasiswa yang bukan berasal dari pondok dapat mengetahui asas fundamental dari kehidupan pesantren.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semoga adanya kegiatan ini kita bisa mengetahui jika di pesantren itu bukan cuma tentang belajar agama saja, tetapi banyak pengetahuan wawasan yang disebarkan di dalamnya,” harapnya.<br>‎<br>‎Reporter: Rafi/Rian</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/bedah-buku-kh-abdul-wahab-hasbullah-inspirasi-kepemimpinan-inklusif-di-uin-jusila/">Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah: Inspirasi Kepemimpinan Inklusif di UIN Jusila‎</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/bedah-buku-kh-abdul-wahab-hasbullah-inspirasi-kepemimpinan-inklusif-di-uin-jusila/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FTIK UIN Jusila Kukuhkan Guru Profesional PPG Batch IV Tahun 2025</title>
		<link>https://kronika.id/uin-jusila-kukuhkan-guru-profesional-ppg-batch-iv-tahun-2025/</link>
					<comments>https://kronika.id/uin-jusila-kukuhkan-guru-profesional-ppg-batch-iv-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kronika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 15:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FTIK]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#PPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kronika.id/?p=18815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar kegiatan Pengukuhan Guru Profesional Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch IV Tahun 2025. Mengusung tema “Guru Profesional, Pendidikan Berkualitas”, bertempat di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Jumat (15/05/2026).‎‎Meluluskan sekitar 989 wisudawan, kegiatan tersebut [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-kukuhkan-guru-profesional-ppg-batch-iv-tahun-2025/">FTIK UIN Jusila Kukuhkan Guru Profesional PPG Batch IV Tahun 2025</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) menggelar kegiatan Pengukuhan Guru Profesional Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch IV Tahun 2025. Mengusung tema “Guru Profesional, Pendidikan Berkualitas”, bertempat di Gedung Academic Center (GAC), Kampus II, UIN Jusila, Jumat (15/05/2026).<br>‎<br>‎Meluluskan sekitar 989 wisudawan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mencetak guru profesional yang berintegritas dan berkualitas. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jusila Ida Umami, Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dedi Irwansyah, Warek II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Yudianto, Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Aria Septi Anggaira, Ketua Senat Mukhtar Hadi, Direktur Pascasarjana Akla, para dekan, jajaran Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta tamu undangan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Dalam sambutannya, Rektor UIN Jusila Ida Umami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa PPG yang telah mengikuti proses pendidikan profesi hingga tahap pengukuhan. Menurutnya, mengikuti pendidikan profesi membutuhkan komitmen, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam membangun kualitas diri sebagai calon pendidik profesional.<br>‎<br>‎Ia juga mengungkapkan rasa bangga kepada para peserta yang terus bertahan dan menyelesaikan pendidikan profesi dengan baik sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mari kita selalu berusaha memperbaiki diri kita, sehingga kita bisa melaksanakan tugas kita sebagai pendidik profesional dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.<br>‎<br>‎Ida Umami juga berharap seluruh peserta yang telah dikukuhkan mampu menjadi guru yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki integritas, dedikasi, dan kepedulian terhadap peserta didik maupun lingkungan sekitar.<br>‎<br>‎Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Siti Annisah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta PPG yang telah menyelesaikan pendidikan profesi guru. Ia menegaskan bahwa PPG menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-4 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="767" data-id="18817" src="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-15-at-21.09.26-1024x767.webp" alt="" class="wp-image-18817" srcset="https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-15-at-21.09.26-1024x767.webp 1024w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-15-at-21.09.26-300x225.webp 300w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-15-at-21.09.26-768x575.webp 768w, https://kronika.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-15-at-21.09.26.webp 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">“PPG bukan hanya profesi semata, tetapi merupakan impian bersama lembaga, negara, dan profesional guru Indonesia,” tuturnya.<br>‎<br>‎Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta, serta memberikan harapan agar seluruh peserta terus meningkatkan kompetensi sebagai pendidik profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pengukuhan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Hal ini harus diwujudkan melalui sikap, kompetensi, integritas, dan keyakinan kepada peserta didik,” tegasnya.<br>‎<br>‎Salah satu peserta wisuda, Faridotul Fauziyah, Guru Kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎“ini luar biasa, dan harapannya ke depan semoga lebih baik lagi serta bisa menjadi bagian dari UIN Jusila,” ungkapnya.<br>‎<br>‎Hal serupa juga disampaikan oleh peserta wisuda lainnya, Solihun, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Ia menilai kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi profesi guru. “Kegiatan berjalan dengan baik. PPG ini sangat berguna agar menjadi guru yang lebih baik lagi,” ujarnya.<br>‎<br>‎Selain itu, ia berharap fasilitas kegiatan ke depannya dapat lebih ditingkatkan. “Harapannya, ke depan fasilitas tempat acara dapat lebih ditingkatkan lagi,” tutupnya.<br>‎<br>‎Reporter: Riska</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ralat: Berita tersebut telah terbit pada 15 Mei 2026, mengalami penambahan redaksi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) pada awal judul dan lead berita, diralat pada 17 Mei 2026. Terima kasih.</p>
<p>The post <a href="https://kronika.id/uin-jusila-kukuhkan-guru-profesional-ppg-batch-iv-tahun-2025/">FTIK UIN Jusila Kukuhkan Guru Profesional PPG Batch IV Tahun 2025</a> appeared first on <a href="https://kronika.id">Kronika</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kronika.id/uin-jusila-kukuhkan-guru-profesional-ppg-batch-iv-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
